• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Wednesday, 14 October 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Sunyi dalam Kerinduan

S. Fio Atmaja by S. Fio Atmaja
29 December 2020
in Puisi
1
Gambar Artikel Sunyi dalam Kerinduan

Sumber Gambar: https://www.booooooom.com/

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

malam ini aku berdiri di atas kesunyian
berbaring di tempatku yang kedap rasa
aku sudah merasa putus asa
tentang perjalanan demi perjalanan yang telah kutempuh

semakin jauh perjalanan
semakin ku merasa jauh denganmu
perasaan sedih selalu menghantui hati ini
seluas cakrawala yang muram
sedalam kesedihan ini ku pendam

akan segala rasa tentangmu
saat ku membayangkan betapa bersinarnya rembulan
di atas keremangan ruang yang hampa
aku berharap dirimu datang
menemuiku di kala kebingungan menjalani kehidupan.

–

Sajak Kerinduan

pada malam yang kosong
pada bintang yang berkilat remang
di jalanan yang ghaib
di rimbun semak semak ruang
terlihat anak anak kebingungan

dalam sebuah lorong yang gelap
dalam kesunyian aku sering bertanya pada rembulan
dalam sinarmu kau selalu membasuh kami dengan rasa bahagia
di balik senyum dan bahagiamu
sesungguhnya kau merasakan duka dan keperihan terus menerus
kata yang selalu kau ucapkan kepada anak cucumu

kutitipkan rinduku ini lewat alunan musik yang indah
ada cinta di setiap kata yang selalu kau ucapkan
di tengah panasnya gurun pasir yang lengang
kata maupun pikiran yang selalu merindukan sosok dirimu
seiring waktu yang berputar begitu cepat
rasa haus menyelimuti diri
perjalanan tiada henti mencari sumber air
di tengah panasnya gurun kau bagaikan oase
kami rindu sosok dirimu yang selalu hadir
bagaikan mata air yang mengalirkan ilmu kesejatian.

Tags: kehidupanpuisirindusajaksunyi
ShareTweetSendShare
Previous Post

Bahagia Menurut Aristoteles

Next Post

Problematika I’m Okay

S. Fio Atmaja

S. Fio Atmaja

Pemuda asal Mojokembang, Pacet - Mojokerto yang gemar menulis sajak dan puisi. Bisa disapa di Instagram @Fioatmaja_79 

Artikel Terkait

Khutbah Ibu sebelum Tidur dan Puisi Lainnya
Puisi

Khutbah Ibu sebelum Tidur dan Puisi Lainnya

26 August 2026

Kematian di Pulau Kosong Di pulau yang tak lagi mengenal jejak kaki kematian duduk serupa air pasang yang kehilangan laut...

Pustakawati dan Puisi Lainnya
Puisi

Pustakawati dan Puisi Lainnya

3 July 2026

pustakawati di tempat ini bohlam-bohlam telanjang pagi tersisa bertumpuk-tumpuk buku di kaca-kaca kau temui tak ada suara yang selama ini...

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
Puisi

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya

13 June 2026

SEBUAH SAJAK YANG DIBACA BURUNG JALAK saat prediksi cuaca telah rampung ditata dalam ransel sejenak dunia berhenti menyusun tanggul dari...

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
Puisi

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya

17 May 2026

Bidikan Sangkar Baja Bidikan sangkar baja, Berlabuh di pura karang yang memilih terhempas. Dalam rayuan kau cengang yang berterbangan Bidikan...

Comments 1

  1. Pingback: Sandalku Dicuri Tuhan | Puisi-puisi Widya Prayoga T. - Metafor.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Goa Isolasi dan Surat Kecilku

Goa Isolasi dan Surat Kecilku

19 July 2021
Dari Pesisir

Dari Pesisir

12 August 2021
Anna Maria

Anna Maria

20 September 2021
Rumit Melilit Silit

Rumit Melilit Silit

24 January 2022
Novel “Heaven”: Perundungan dan Pergulatan Hidup Penyintas

Novel “Heaven”: Perundungan dan Pergulatan Hidup Penyintas

28 March 2024
Gambar Artikel Tiga P, Uraian Sajak Rendra Kesaksian Bapak Saijah

Tiga “P”

24 January 2021
Kiriman Nasib dari Seseorang

Kiriman Nasib dari Seseorang

28 January 2021
Gambar Artikel Ada yang Tetap Kuat

Ada yang Tetap Kuat

3 November 2020
Senja Carita

Senja Carita

24 April 2021
Gambar Artikel Pesona dan Kuliner Kepulauan Anambas

Pesona dan Kuliner Kepulauan Anambas

19 November 2020
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • 100 Tahun Kho Ping Hoo dan Jagad Cerita Silat Setelahnya
  • Tersesat di Venesia dan Satu Sruput yang Menebus Segalanya
  • Petang Syair: Puncak Pekan Kata Warung Sastra
  • Yang Tak Dikenali Anaknya, Yang Ditegur Putrinya: Diponegoro dan Motinggo
  • Siti Rukiah: “Aku Memang Dipenjara, tapi Bukan Manusia Kurungan”
  • Beras Satu Setengah Liter, Kelugasan, dan Ironi Idrus
  • Menafsir Sejarah sampai ‘Terbang ke Bulan’: Catatan Beasiswa Kelas Kritik Sastra Fiksi Sejarah
  • “Ngulandara”: Menyusuri Kali Code, Mengeja Sastrawan yang Nyaris Dilupakan Sejarah
  • Jembatan Literasi: Saat Sampah Jadi Buku dan Taman Baca di Tepi Sungai Oya
  • Tuba dan Hal-Hal yang Mungkin Nanti
  • Penyelamat Memoar di Zaman Penjajahan: Catatan Ziarah ke Makam Gladys di Spiez, Swiss
  • Tunggul

Kategori

  • Event (21)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (19)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (73)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (60)
  • Metafor (238)
    • Cerpen (63)
    • Puisi (150)
    • Resensi (24)
  • Milenial (55)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (19)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.