• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Thursday, 15 October 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Event Reportase

Menyulut Api Literasi dari Kediri: Mahanani Book & Art Festival

Taman Baca Mahanani peringati Hari Buku Nasional 2024 dengan menggelar festival literasi dan seni di Kediri, Jawa Timur.

Admin Metafor by Admin Metafor
21 May 2024
in Event, Reportase
0
Menyulut Api Literasi dari Kediri: Mahanani Book & Art Festival

Mahanani Book & Art Festival (Dok. Panitia Acara)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

METAFOR.ID | KEDIRI – Bertepatan dengan Hari Buku Nasional 2024, Taman Baca Mahanani yang didukung oleh sejumlah komunitas menyelenggarakan “Mahanani Book and Art Festival”. Perhelatan ini digelar pada Sabtu- Minggu (17-18 Mei 2024) di Kompleks Taman Baca Mahanani, Jl. Supiturang Utara, Mojoroto, Kota Kediri.

Alvin Nur, ketua panitia Mahanani Book and Art Festival, menjelaskan, bahwa “Mahanani Book and Art Festival” merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan buku di tengah era digitalisasi. Dia membeberkan data tentang rendahnya minat baca masyarakat Indonesia yang memiliki prevalensi hanya 0,001 persen. Artinya, dari seribu orang, hanya ada 1 orang yang rajin membaca. Sebuah rasio yang ironis. Hal ini menguatkan fakta bahwa buku semakin ditinggalkan. Baik anak-anak, remaja, maupun kalangan dewasa, mereka lebih memilih gawai ketimbang buku.

“Kondisi literasi di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan. Minat baca masyarakat rendah, dan buku semakin ditinggalkan. Indeks literasi digital kita masih terendah di ASEAN. Festival ini diharapkan membangkitkan kembali semangat literasi di masyarakat,” ujar Alvin.

Alvin menambahkan, Mahanani Book and Art Festival bukan hanya tentang buku, tetapi juga tentang seni dan budaya.

“Kami ingin menunjukkan bahwa literasi dapat dinikmati dengan berbagai cara, tidak hanya melalui membaca. Kami berharap festival ini dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk berkumpul, berdiskusi, dan merayakan kecintaan mereka terhadap buku dan seni.”

Ragam kegiatan diskusi literasi, seni dan budaya dalam Mahanani Book and Art Festival antara lain; “Sambang Kandang Kewan dan Anak-anak Ramadhani Berbagai Isi Buku”, diskusi publik “Perempuan, Buku, dan Warisan Generasi” dan “Derita Pencinta Buku di Kediri” sebagai ruang bertemu para aktivis, penulis buku, pegiat literasi, pengamat kondisi literasi dan buku di Kediri dan sekitarnya.

Dokumentasi dari Panitia Mahanani Book and Art Festival 2024 (Silakan simak dokumentasi selengkapnya di Instagram @mahananian)

Acara lainnya adalah berbagi isi buku melalui tajuk “Remaja Gila Baca” sebagai bentuk apresiasi kepada remaja usia SMA yang masih meluangkan waktunya untuk membaca buku. Lalu, Mahanani Art Performance dengan topik “Iqra’ Bismirobbika-l-ladzi Kholaq”.

“Tentu, festival buku dan seni yang diselenggarakan oleh Taman Baca Mahanani bukanlah sulapan solusi. Tetapi, festival ini sebagai ‘sulutan api’ kepada masyarakat luas agar kembali jeda sejenak menyelami dan merefleksi kondisi literasi dan buku yang berada di persimpangan jalan,” imbuh Alvin.

Mahanani Book and Art Festival merupakan kolaborasi antara Taman Baca Mahanani dengan berbagai komunitas dan lembaga di Kediri dan sekitarnya. Beberapa di antaranya ada Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kediri, METAFOR.ID, UKM Teater Kanda IAIN Kediri, UKM Pers Dedikasi IAIN Kediri, Sanggar Tari Dworowati, Teater Adab, Sanggar Wasesa, hingga Kampung Dongeng Ramadhani-Kediri. Selain itu, ada pula Warkop Maspu, Tualang Buku, Sokola Pelangi, Forum Taman Baca Masyarakat Kota Kediri, Gubuk Baca Malang, Penerbit Buku Bening-Rua Aksara, Langgar.co, dan Insist Press Yogyakarta.[PR-19/05/2024]

_____________

Editor: M Naufal Waliyuddin

Tags: acara senieventkegiatan literasiliterasimahanani book and art festivalpustaka bergerakreportasetaman baca mahananitaman baca masyarakat
ShareTweetSendShare
Previous Post

Lelaki Tua yang Dipermainkan Nasib

Next Post

Peringati Hari Buku Nasional, Forum Buku Berjalan Adakan Temu Buku di Wisdom Park UGM Yogyakarta

Admin Metafor

Admin Metafor

Artikel Terkait

Petang Syair: Puncak Pekan Kata Warung Sastra
Reportase

Petang Syair: Puncak Pekan Kata Warung Sastra

30 September 2026

Kukuh Basuki dan Etgar Gelegar maju ke panggung. Tata letak dan sorot lampu malam itu tampak seperti konser akan segera...

Siti Rukiah: “Aku Memang Dipenjara, tapi Bukan Manusia Kurungan”
Reportase

Yang Tak Dikenali Anaknya, Yang Ditegur Putrinya: Diponegoro dan Motinggo

29 September 2026

“Kalau ingin tahu tentang saya, tanyalah ke Taufiq Ismail. Dia lebih tahu daripada anak-anak saya.” Begitu ucapan Mohammad Diponegoro, dalam...

Siti Rukiah: “Aku Memang Dipenjara, tapi Bukan Manusia Kurungan”
Reportase

Siti Rukiah: “Aku Memang Dipenjara, tapi Bukan Manusia Kurungan”

28 September 2026

“Engkau memang diburu, tapi bukan pelarian. Aku memang dipenjara, tapi bukan manusia kurungan.” Luna Kharisma membacakan kalimat itu untuk menggambarkan...

Beras Satu Setengah Liter, Kelugasan, dan Ironi Idrus
Reportase

Beras Satu Setengah Liter, Kelugasan, dan Ironi Idrus

27 September 2026

Kala itu, setiap keluarga orang Jepang mendapat jatah lima liter beras. Sementara bumiputera hanya kecipratan satu setengah liter. Lalu, dalam...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Penjual Susu dan Puisi Lainnya

Penjual Susu dan Puisi Lainnya

2 June 2024
Bukti Pemerintah Serius Menangani Pandemi Covid-19

Bukti Pemerintah Serius Menangani Pandemi Covid-19

9 August 2021
Suaka Rasa dan Derita

Suaka Rasa dan Derita

12 February 2021
Anna Maria

Anna Maria

20 September 2021
Gambar Artikel Ekspresi Seni, Ilustrasi dan Alih Wahana Karya

Ekspresi Seni, Ilustrasi dan Alih Wahana Karya

26 November 2020
Membela Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Prahara

Membela Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Prahara

3 April 2026
Jenis-Jenis Garangan Paling Berbahaya bagi Kaum LDR

Jenis-Jenis Garangan Paling Berbahaya bagi Kaum LDR

9 January 2022
Antony Loewenstein saat Wawancara

Antony Loewenstein: “Mendekati Israel adalah Kesalahan yang Memalukan bagi Indonesia”

24 November 2025
Perilaku Umat Beragama Kiwari: Sebuah Ironi

Perilaku Umat Beragama Kiwari: Sebuah Ironi

29 March 2021
Facebook, Penyair, dan Lunatisme

Facebook, Penyair, dan Lunatisme

17 February 2021
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • 100 Tahun Kho Ping Hoo dan Jagad Cerita Silat Setelahnya
  • Tersesat di Venesia dan Satu Sruput yang Menebus Segalanya
  • Petang Syair: Puncak Pekan Kata Warung Sastra
  • Yang Tak Dikenali Anaknya, Yang Ditegur Putrinya: Diponegoro dan Motinggo
  • Siti Rukiah: “Aku Memang Dipenjara, tapi Bukan Manusia Kurungan”
  • Beras Satu Setengah Liter, Kelugasan, dan Ironi Idrus
  • Menafsir Sejarah sampai ‘Terbang ke Bulan’: Catatan Beasiswa Kelas Kritik Sastra Fiksi Sejarah
  • “Ngulandara”: Menyusuri Kali Code, Mengeja Sastrawan yang Nyaris Dilupakan Sejarah
  • Jembatan Literasi: Saat Sampah Jadi Buku dan Taman Baca di Tepi Sungai Oya
  • Tuba dan Hal-Hal yang Mungkin Nanti
  • Penyelamat Memoar di Zaman Penjajahan: Catatan Ziarah ke Makam Gladys di Spiez, Swiss
  • Tunggul

Kategori

  • Event (21)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (19)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (73)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (60)
  • Metafor (238)
    • Cerpen (63)
    • Puisi (150)
    • Resensi (24)
  • Milenial (55)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (19)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.