• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Thursday, 16 July 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Puisi-Puisi Kemas Ferri Rahman

Kemas Ferri Rahman by Kemas Ferri Rahman
5 November 2020
in Puisi
0
Gambar Artikel Puisi-Puisi Kema Ferri Rahman

Sumber gambar: https://id.pinterest.com/pin/72198400265960630/

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Ibu, Rindu Tumbuh di Labirin Dada,
Di Antara Sepasang Usia Kita

Sesuatu berdesir di labirin dadaku membentuk irama.
Mungkin rindu, mungkin pula kenangan purba.
Aku menerjemahkannya sembari mengatur ulang
rencana perjalananku yang sibuk, dan menempatkan
hari pertemuan denganmu di daftar paling atas.

Di kepalaku tak hilang–bahkan akan terus menebal
catatan tentang masa kanakku yang lugu
yang tekun engkau basuh dengan hangat doa-doa subuh,
mendampingiku menjadi besar dan tumbuh
dalam tumpukan peristiwa pada sepasang usia kita,
sepasang usia yang kerap memburu dua perihal
berbeda; usiaku mengejar–menuju dewasa,
sedang usiamu menjelma wajah renta
dan ada kekhawatiranku terselip di dalamnya,

meski kurahasiakan.

Di damai bola matamu, ada yang terang menyala,
kendati hitam putih cuaca kerap menyerangnya.
Di sanalah, kutahu, engkau menyimpankan banyak harapan bercahaya, yang membuatku
semakin jatuh cinta, kepadamu.
Permohonanmu melahirkan perisai menghalangi
cuaca buruk melukaiku.

Ada yang terus menjejak di ingatan,
mengetuk pikiranku berulang serupa penanda,
ketika banyak hal mulai mengancam
membuatku, hampir, lupa; engkau,
yang kusebut dan kupelihara sebagai mimpi,
akan terus menjadi mimpi.

Keberadaanmu ruang teduh tempatku pulang,
meski sepasang usia kita telah melewati
bentang perjalanan gelap dan terang.

Mengenai Cinta

/1/

Cinta tumbuh di telaga matamu yang menggenang.
Aku ikan terus berenang, bertemu masa kanak
yang lembut dan tenang.

/2/

Cinta dan hatimu serupa rumah pulang dengan
pekarangan teduh, tempat segala biji kasih sayang
tumbuh sempurna dan perdu.

/3/

Cinta juga doa; kita diajarkan tabah di dalamnya,
untuk tetap kuat berjalan menuju pulang, ke arah senja.

/4/

Cinta adalah puisi yang tak henti ditulisi dan dieja,
yang tak pernah habis kata-kata. Senantiasa merekah
sebagai kuntum bunga di wajah tanahmu yang tua.

/5/

Tentang bijaksana, ada yang selalu mengajarkan kita
serupa guru. Lagi-lagi, cinta.

Tags: ibupuisirahimrindurumahsajak
ShareTweetSendShare
Previous Post

Kasihan Manusia

Next Post

Menemui Aku yang Aku

Kemas Ferri Rahman

Kemas Ferri Rahman

Kemas Ferri Rahman, lahir di Muaradua, Sumatera Selatan, 30 tahun lalu, tepatnya di tanggal 14 Mei 1990. Sangat menyukai dan mendalami menulis puisi sejak 2010. Saat ini ia berstatus sebagai pegawai di PT PLN (Persero) Kantor Pusat.Untuk aktif berinteraksi dengannya, rekan pembaca dapat menghubungi email kemasferri1990@gmail.com, akun facebook Kemas Ferri Rahman, dan akun Instagram kemas_ferri_rahman.

Artikel Terkait

Pustakawati dan Puisi Lainnya
Puisi

Pustakawati dan Puisi Lainnya

3 July 2026

pustakawati di tempat ini bohlam-bohlam telanjang pagi tersisa bertumpuk-tumpuk buku di kaca-kaca kau temui tak ada suara yang selama ini...

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
Puisi

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya

13 June 2026

SEBUAH SAJAK YANG DIBACA BURUNG JALAK saat prediksi cuaca telah rampung ditata dalam ransel sejenak dunia berhenti menyusun tanggul dari...

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
Puisi

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya

17 May 2026

Bidikan Sangkar Baja Bidikan sangkar baja, Berlabuh di pura karang yang memilih terhempas. Dalam rayuan kau cengang yang berterbangan Bidikan...

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
Puisi

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya

9 May 2026

Aku melihat ayah, di sana Aku melihat ayah pada setiap wanita yang terikat kakinya pada jalan-jalan mereka yang terjal dan...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Drama Korea Yumi’s Cell dan Mencintai Diri

Drama Korea Yumi’s Cell dan Mencintai Diri

3 November 2021
Gambar Artikel Metafora Mutualisme

Metafora Mutualisme

8 November 2020
Malam Kutukan

Malam Kutukan

28 February 2021
Gambar Artikel Ternak Ilmu(wan)

Ternak Ilmu(wan)

1 December 2020
Hujan Menulis Air

Hujan Menulis Air

30 April 2021
4 Alasan Fundamental Mengapa Kita Perlu Membaca

4 Alasan Fundamental Mengapa Kita Perlu Membaca

3 April 2022
Gambar Artikel Romantisme Kopi Sachet Angkringan

Romantisme Kopi Sachet Angkringan

11 November 2020
Gambar Artikel Kenangan yang Kusimpan Dalam-dalam

Kenangan yang Kusimpan Dalam-dalam

2 November 2020
Selamat Bertugas Selamanya!

Selamat Bertugas Selamanya!

27 April 2021
Gambar Artikel Puisi Pengasingan

Pengasingan

27 January 2021
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Pustakawati dan Puisi Lainnya
  • Ruang Mimpi
  • Jalan Keluar Atas Jebloknya Matematika
  • Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
  • Di Teras St. Carolus
  • Manusia dalam Sengkarut Jejaring Informasi
  • Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
  • Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
  • Saung
  • Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
  • Membela Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Prahara
  • Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (71)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (58)
  • Metafor (234)
    • Cerpen (60)
    • Puisi (149)
    • Resensi (24)
  • Milenial (52)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (16)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.