• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Wednesday, 28 October 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Kedalaman dan Sajak untuk Novel Baswedan

Farid Merah by Farid Merah
3 December 2020
in Puisi
0
Gambar Artikel Kedalaman dan Sajak untuk Novel Baswedan

Sumber Gambar: http://www.oldskull.net/2015/11/tom-haugomat/

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Kedalaman

aku adalah pecundang di pelukan duka
dan segala kejujuranmu
ruang intim pengap dari segala
yang kau sembunyikan
cairan pekat di antara kerongkonganmu

dan ketika kau berjalan mengarah pada tujuanmu
jangan pernah mengikuti arahku
sebab aku hanya akan melawati gurun dan belantaraku sendiri

aku mau sendiri, aku tidak mau diwakili siapa pun, tidak mewakili siapa pun,
aku enggan digembala oleh siapa pun
bekalku hanyalah pengakuan

tinggal lah di sini

di sana kau hanya akan temukan kelahiran-kelahiran baru
: anak-anak haram yang menertawai ketakutan dan keresahanmu
bayi yang lahir dari hasil ragu dan yakinmu yang tak menentu

 

Sleman, 15 Januari 2020

 

Untuk Novel Baswedan

di sebuah kursi kamu duduķ
di sebelahmu kegelapan
jaraknya satu setengah senti dari hidungmu.

sejak peristiwa ba’da subuh itu
segalanya menjadi hitam-putih dan abu-abu di negara ini
begitu katamu

yang berani menjadi ragu
yang Tahu menjadi ramai
yang mendengar merasa lurus
yang gagah menjadi resah
yang tuli sedang bicara
yang Buta memandu jalan

segalanya menjadi hitam-putih, dan abu-abu
itu katamu

tapi itu adalah pintumu

itu pintu awal menuju
ketersingkapan rahasia yang disembunyikan darimu

 

Bantul, 12 November 2019

Tags: kedalamanNovel Baswedanpuisisendiri
ShareTweetSendShare
Previous Post

Keraguan dalam Keyakinan

Next Post

Syafaat Rasul Menurut Abu Mansur al-Maturidi

Farid Merah

Farid Merah

Seorang buruh Coffeeshop bodoh, yang berkesempatan melanjutkan sekolah hingga perguruan tinggi. Saat ini masi menempuh pendidikan S1 jurusan Studi Agama-Agama di UIN Sunan Kalijaga. Penikmat sastra Amerika Latin. Aktif di bidang musik, menulis dan aktor di Komunitas Teater Eska Yogyakarta. Membuat sebuah project musik etnis bernama "Kemarin Siang". Buku pertama berjudul Imajinasi Jelata (2020). Instagram @faridmerah08

Artikel Terkait

Kebiasaan Masa Kecil dan Puisi Lainnya
Puisi

Kebiasaan Masa Kecil dan Puisi Lainnya

13 October 2026

Kebiasaan Masa Kecil masa kecil tak ingin kubayangkan lagi, menyesak tak berpihak membuatku terus-menerus terpencil sebagai anak kecil --hanya sebagai...

Khutbah Ibu sebelum Tidur dan Puisi Lainnya
Puisi

Khutbah Ibu sebelum Tidur dan Puisi Lainnya

26 August 2026

Kematian di Pulau Kosong Di pulau yang tak lagi mengenal jejak kaki kematian duduk serupa air pasang yang kehilangan laut...

Pustakawati dan Puisi Lainnya
Puisi

Pustakawati dan Puisi Lainnya

3 July 2026

pustakawati di tempat ini bohlam-bohlam telanjang pagi tersisa bertumpuk-tumpuk buku di kaca-kaca kau temui tak ada suara yang selama ini...

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
Puisi

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya

13 June 2026

SEBUAH SAJAK YANG DIBACA BURUNG JALAK saat prediksi cuaca telah rampung ditata dalam ransel sejenak dunia berhenti menyusun tanggul dari...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Violinis Caitlin

Violinis Caitlin

26 July 2021
Ihwal Mawat

Ihwal Mawat

7 February 2021
Gambar Artikel Keraguan dalam Keyakinan

Keraguan dalam Keyakinan

2 December 2020
Gambar Artikel Lewat Tulisan Aku BerTuhan

Lewat Tulisan Aku BerTuhan

18 December 2020
Makassar dalam Arus Niaga Internasional

Makassar dalam Arus Niaga Internasional

13 March 2022
Gambar Artikel El Diego di Luar Lapangan Hijau

El Diego di Luar Lapangan Hijau

30 November 2020
Gambart Artikel : Analisis Puisi Goenawan Muhammad Saya Cemaskan Sepotong Lumpur

Analisis Puisi Goenawan Mohamad “Saya Cemaskan Sepotong Lumpur”

23 April 2021
Emas di Piring Elite dan Jualan Masa Depan Cerah yang Selalu Nanti

Emas di Piring Elite dan Jualan Masa Depan Cerah yang Selalu Nanti

26 September 2025
Gambar Artikel Tuntunan atau Tips Merayakan Valentine untuk Jomblo

Tuntunan Merayakan Bulan Asmara ala Jomblo

17 February 2021
Pentingnya Literasi Kepribadian pada Buku Cerita Anak

Pentingnya Literasi Kepribadian pada Buku Cerita Anak

2 March 2022
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Kebiasaan Masa Kecil dan Puisi Lainnya
  • 100 Tahun Kho Ping Hoo dan Jagad Cerita Silat Setelahnya
  • Tersesat di Venesia dan Satu Sruput yang Menebus Segalanya
  • Petang Syair: Puncak Pekan Kata Warung Sastra
  • Yang Tak Dikenali Anaknya, Yang Ditegur Putrinya: Diponegoro dan Motinggo
  • Siti Rukiah: “Aku Memang Dipenjara, tapi Bukan Manusia Kurungan”
  • Beras Satu Setengah Liter, Kelugasan, dan Ironi Idrus
  • Menafsir Sejarah sampai ‘Terbang ke Bulan’: Catatan Beasiswa Kelas Kritik Sastra Fiksi Sejarah
  • “Ngulandara”: Menyusuri Kali Code, Mengeja Sastrawan yang Nyaris Dilupakan Sejarah
  • Jembatan Literasi: Saat Sampah Jadi Buku dan Taman Baca di Tepi Sungai Oya
  • Tuba dan Hal-Hal yang Mungkin Nanti
  • Penyelamat Memoar di Zaman Penjajahan: Catatan Ziarah ke Makam Gladys di Spiez, Swiss

Kategori

  • Event (21)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (19)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (73)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (60)
  • Metafor (239)
    • Cerpen (63)
    • Puisi (151)
    • Resensi (24)
  • Milenial (55)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (19)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (71)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (20)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.