• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Friday, 09 October 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Musafir yang Selesai

M. Royfan Ardian by M. Royfan Ardian
25 January 2021
in Puisi
0
Gambar Artikel Puisi Musafir yang Selesai

Sumber Gambar : https://unsplash.com/photos/i0LHp4OROB8

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Puisi Musafir yang Selesai

 

Pada kedua telapak tangannya tergurat peta perjalanan. 

Pada kedua matanya terdapat cerlang bekas lampu-lampu kota.

Pada dahinya ternukil beberapa dalil-dalil.

Pada telapak kakinya terdapat ceruk-ceruk yang semat oleh kerikil atau batuan.

 

Kembali ia melihat tangannya,  dibebat semua guratan.

Ia bercermin, bersitatap keduanya, melihat mata dan dahi, 

sudah terkumpul kurik-kurik cahaya untuk ia lewati gelap.

Ia melihat kakinya, semua ceruk di kulit telah mengendur.

 

Tuntas-lunas semua tak tertinggal,

kecuali yang menjadi prasasti di hati yang ia jumpai.

Ia kumpulkan doa-doa dari mereka menjadi setangkup tangan,

sebagai pengiring menuju pulang.

 

2021

 

 

 

Tahun Baru

 

Hari-hari yang terlipat pada ujung-ujungnya

belum sempat kubaca lagi.

Tetapi, almanak dan tahun 

telah berganti

 

2021

 

 

 

Kuburan

 

Setiap hari tanah menyempit;

menyisakan celah-celah.

Celah-celah mengimpit;

mengubur dalam-dalam tanpa payah.

 

2020

 

 

 

Arus Balik

 

Ada yang ditinggal pergi

Ada yang dibuat sibuk oleh celah-celah sempit jalanan

Ada yang tertahan oleh deru mesin

Ada yang mencari celah di panjang waktu dan jalan

 

Esok hari,

ada yang harus dikerjakan lagi

Dengan angan-angan

tanggal-tanggal tangkas berlari 

mengganti warna diri

 

2020

 

 

Tags: kuburanmusafirpergipuisitahun baru
ShareTweetSendShare
Previous Post

Bangle

Next Post

Hamba untuk Tuhan

M. Royfan Ardian

M. Royfan Ardian

Seorang mahasiswa dari Universitas Negeri Yogyakarta. Menempati sebuah rumah di Klaten, Jawa Tengah. Selain menulis puisi, ia juga bermain basket.

Artikel Terkait

Khutbah Ibu sebelum Tidur dan Puisi Lainnya
Puisi

Khutbah Ibu sebelum Tidur dan Puisi Lainnya

26 August 2026

Kematian di Pulau Kosong Di pulau yang tak lagi mengenal jejak kaki kematian duduk serupa air pasang yang kehilangan laut...

Pustakawati dan Puisi Lainnya
Puisi

Pustakawati dan Puisi Lainnya

3 July 2026

pustakawati di tempat ini bohlam-bohlam telanjang pagi tersisa bertumpuk-tumpuk buku di kaca-kaca kau temui tak ada suara yang selama ini...

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
Puisi

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya

13 June 2026

SEBUAH SAJAK YANG DIBACA BURUNG JALAK saat prediksi cuaca telah rampung ditata dalam ransel sejenak dunia berhenti menyusun tanggul dari...

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
Puisi

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya

17 May 2026

Bidikan Sangkar Baja Bidikan sangkar baja, Berlabuh di pura karang yang memilih terhempas. Dalam rayuan kau cengang yang berterbangan Bidikan...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Rindu Bersaung di Senaru

Rindu Bersaung di Senaru

10 March 2021
Gambar Artikel Puisi Semua Semau

Semua Semau

7 January 2021
Membakar Usia

Membakar Usia

4 April 2021
Gambar Artikel Jembatan Lamper

Jembatan Lamper

2 November 2020
Gambar Artikel Kemarin dan Rindu

Kemarin dan Rindu

31 October 2020
Siti Rukiah: “Aku Memang Dipenjara, tapi Bukan Manusia Kurungan”

Yang Tak Dikenali Anaknya, Yang Ditegur Putrinya: Diponegoro dan Motinggo

29 September 2026
Siasat Bersama Wong Cilik dan Upaya Menginsafi Diri: Sebuah Perjamuan dengan Sindhunata

Siasat Bersama Wong Cilik dan Upaya Menginsafi Diri: Sebuah Perjamuan dengan Sindhunata

15 June 2025
Nanda dan Kisah Pilunya

Nanda dan Kisah Pilunya

19 July 2021
Daftar Momen Saat Perempuan Minta Maaf dengan Tulus

Daftar Momen Saat Perempuan Minta Maaf dengan Tulus

26 December 2021
Dari Jakarta ke Borobudur: 20 Hari Jalan Kaki

Dari Jakarta ke Borobudur: 20 Hari Jalan Kaki

8 August 2026
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • 100 Tahun Kho Ping Hoo dan Jagad Cerita Silat Setelahnya
  • Tersesat di Venesia dan Satu Sruput yang Menebus Segalanya
  • Petang Syair: Puncak Pekan Kata Warung Sastra
  • Yang Tak Dikenali Anaknya, Yang Ditegur Putrinya: Diponegoro dan Motinggo
  • Siti Rukiah: “Aku Memang Dipenjara, tapi Bukan Manusia Kurungan”
  • Beras Satu Setengah Liter, Kelugasan, dan Ironi Idrus
  • Menafsir Sejarah sampai ‘Terbang ke Bulan’: Catatan Beasiswa Kelas Kritik Sastra Fiksi Sejarah
  • “Ngulandara”: Menyusuri Kali Code, Mengeja Sastrawan yang Nyaris Dilupakan Sejarah
  • Jembatan Literasi: Saat Sampah Jadi Buku dan Taman Baca di Tepi Sungai Oya
  • Tuba dan Hal-Hal yang Mungkin Nanti
  • Penyelamat Memoar di Zaman Penjajahan: Catatan Ziarah ke Makam Gladys di Spiez, Swiss
  • Tunggul

Kategori

  • Event (21)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (19)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (73)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (60)
  • Metafor (238)
    • Cerpen (63)
    • Puisi (150)
    • Resensi (24)
  • Milenial (55)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (19)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.