• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Wednesday, 19 August 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Mencintaimu Bagi yang Mampu

Syaichon Ibad by Syaichon Ibad
16 March 2021
in Puisi
0
Mencintaimu Bagi yang Mampu

https://unsplash.com/photos/9_5TJeP4Rdk

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Naas! diantara jeda lebam hati dengan sayatannya yang masih basah menganga,
Ada rindu yang perlahan membuka mata, memudar dengan pasti dan melempar acuh selimutnya ke lantai.

Ia lekas menendang pintu, bergegas keluar, meradang amuk, meratap langit, lalu mengutuknya sesekali.
Perasaan yang rentang waktu telah syahid diperistirahatan, menolak untuk sekedar bercinta dengan biduan-biduan surgawi.

Atas nama ketulusan yang tertulis di batu nisan sebagai saksi gugur berkali-kali.
Ia bangkit dari ufuk cacat yang bersekat-sekat berahi berduri.

Kain kafan yang masih melekat pada tubuh rasa, terkoyak habis dengan sisa tanah liat di dahinya.
Patutlah, memang tidak ada yang lebih nirwana ketimbang mati di rindang dadanya.

Namun, lagi-lagi aku harus tertembak alum oleh selongsong cermin dalam kontak senjata dengan rasa.
Dan benar saja,
Mencintaimu bagi yang mampu meluluhlantakkan asa.

Gresik, 2021

 

Salik

Jasad menggeliat asik kala bunyi jam dinding ringkih membuat ruhku berhayat licik,
Malam itu sukma mengelupas melepas semua sisik.
batu-batu kecil diatas sajadah dan langit yang jatuh di balik bilik,
Leher niat disembelih berkali-kali saat sukmaku satu-persatu menaiki tangga Khaliq.
 
Menengok hati bersila, pendeta-pendeta melipat selendangnya dan tertawa,
Hanya hakikat yang menguap seakan tiada penghujungnya.

Nafsu terbirit-birit sembunyi pada punggung muksa,
Pikiran pu berlomba-lomba mempertontonkan jenis kelaminnya.

Hingga, “Hayya ‘alalfalaah..Hayya ‘alalfalaah.”
Ah Sudahlah, Memang banyak yang dipanggil, namun sedikit sekali yang terpilih.

Surabaya, 2021

Tags: mencintaimu bagi yang mampupuisi cintapuisi sufisalik
ShareTweetSendShare
Previous Post

Gubuk Sajak

Next Post

Bintang Kecil Tetaplah Bernyanyi

Syaichon Ibad

Syaichon Ibad

Lahir 11 Mei 1998 di Gresik. Mahasiswa Aktif prodi Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) dan Kader PMII UIN Sunan Ampel Surabaya. Beberapa essai dan artikel sudah dimuat di media online (IbtimesId, Dorronlinenews, Gresikpos dan Ansorbp.) dan media cetak (Koran Radar Jember, Majalah Al-Mahrusy Lirboyo, Kediri.) lainnya. Ig: @syaichonibad_

Artikel Terkait

Pustakawati dan Puisi Lainnya
Puisi

Pustakawati dan Puisi Lainnya

3 July 2026

pustakawati di tempat ini bohlam-bohlam telanjang pagi tersisa bertumpuk-tumpuk buku di kaca-kaca kau temui tak ada suara yang selama ini...

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
Puisi

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya

13 June 2026

SEBUAH SAJAK YANG DIBACA BURUNG JALAK saat prediksi cuaca telah rampung ditata dalam ransel sejenak dunia berhenti menyusun tanggul dari...

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
Puisi

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya

17 May 2026

Bidikan Sangkar Baja Bidikan sangkar baja, Berlabuh di pura karang yang memilih terhempas. Dalam rayuan kau cengang yang berterbangan Bidikan...

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
Puisi

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya

9 May 2026

Aku melihat ayah, di sana Aku melihat ayah pada setiap wanita yang terikat kakinya pada jalan-jalan mereka yang terjal dan...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Gambar Artikel Puisi Solilukoi Seorang Koruptor

Solilokui Seorang Koruptor

31 January 2021
Ketipu Diri Sendiri Saat Bermedsos

Ketipu Diri Sendiri Saat Bermedsos

12 September 2021
Gambar Artikel Bukan Cuma Positive Thinking, Negative Thinking Juga Perlu Cuks

Bukan Cuma Positive Thinking, Negative Thinking Juga Perlu, Cuks!

10 November 2020
Gambar Artikel Kucing Liar

Kucing Liar

18 November 2020
Kirsip

Kirsip

10 March 2021
Membaca Pikiran Atheis Sam Harris: Manusia Bebas atau Terjajah Selera?

Membaca Pikiran Atheis Sam Harris: Manusia Bebas atau Terjajah Selera?

19 April 2022
Perempuan yang Menyetrika Tubuhnya dan Puisi Lainnya

Perempuan yang Menyetrika Tubuhnya dan Puisi Lainnya

14 August 2025
Cosmic Hospitality dan Puisi Lainnya

Cosmic Hospitality dan Puisi Lainnya

26 May 2025
Tips Menjaga Kesehatan Mental Anak Muda di Masa Pandemi

Tips Menjaga Kesehatan Mental Anak Muda di Masa Pandemi

7 December 2021
When The Weather is Fine dan Puisi Kesakitan

When The Weather is Fine dan Puisi Kesakitan

12 November 2021
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Dari Jakarta ke Borobudur: 20 Hari Jalan Kaki
  • Cik Dian
  • Pustakawati dan Puisi Lainnya
  • Ruang Mimpi
  • Jalan Keluar Atas Jebloknya Matematika
  • Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
  • Di Teras St. Carolus
  • Manusia dalam Sengkarut Jejaring Informasi
  • Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
  • Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
  • Saung
  • Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (71)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (58)
  • Metafor (235)
    • Cerpen (61)
    • Puisi (149)
    • Resensi (24)
  • Milenial (53)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (17)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.