• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Tuesday, 19 May 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya

Januara by Januara
9 May 2026
in Puisi
0
Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya

Sumber ilustrasi: Pinterest

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Aku melihat ayah, di sana

Aku melihat ayah
pada setiap wanita yang terikat kakinya
pada jalan-jalan mereka
yang terjal dan panjang.

Aku melihat ayah
pada jemari wanita
yang terluka
dan penuh kapalan;
yang hangat
dan menenangkan.

Aku melihat ayah
pada punggung wanita yang rapuh
tapi gemar berpura-pura tangguh,
dan pada tangis yang mengalir halus
meliuk molek di balik punggung.

 

Leila, 1

Aku melihat seorang wanita
yang bibirnya kehitaman
sebab tak pernah diberi
kecupan oleh kebahagiaan

Dari kepalanya
yang kebocoran
keluar angka-angka;
berhamburan
ke wajahnya
yang kesepian

 

Puisi hari ini

Sehabis berkehidupan
biasanya aku mampir ke taman kota
duduk berdua dengan puisi

Tapi
puisi tak hadir hari ini.

Kutanya pada tukang parkir,
“Ke mana puisi hari ini?”

“Sudah jadi pegawai negeri,
karena tak dapat gaji
dari menemani orang-orang yang bersedih.”

 

Teduh-berteduh

Andai
kau terlempar ke masa lalu
dan tak punya tempat untuk berteduh

Datanglah ke rumahku,
biar aku bisa berteduh
di bawah kedua kaki
yang ‘kan kupeluk dan kucium

 

Meromantisasi hujan di kota Medan

Saat ingin
bercumbu mesra
dan menghiasi hujan
dengan metafora

Seorang tukang becak
menabrak sopir angkot
di lampu merah.

Dan begitulah
seanjing hujan
yang kimak-kimak
tercipta.

 

Tak enak(an)

Aku tak enak
untuk menolak usik
dan berisik
yang kusimpan di kepala,
karena semua kantungku
sudah terisi
dengan sejenisnya.

Ke mana aku bisa pulang
dan membuangnya
tanpa dilihat siapa-siapa?

Di mana lagi
aku bisa bersembunyi
dari mereka
jika pintu-Mu
hanya untuk mereka
yang penuh dengan cinta.

 

Tags: januarametaforpuisisajaksastra
ShareTweetSendShare
Previous Post

Saung

Next Post

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya

Januara

Januara

Penulis asal Medan, Sumatera Utara. Bisa disapa via Instagram @ja.nuara

Artikel Terkait

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
Puisi

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya

17 May 2026

Bidikan Sangkar Baja Bidikan sangkar baja, Berlabuh di pura karang yang memilih terhempas. Dalam rayuan kau cengang yang berterbangan Bidikan...

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
Puisi

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya

9 April 2026

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi 1. Aku membuka ponsel, mencari-Mu di kolom pencarian. Tidak ada notifikasi dari langit. Hanya...

Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya
Puisi

Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya

29 March 2026

Risalah Gufran: Al-Ma’arri  Sejak lama al-qarih jenuh sebagai tokoh rekaan dan membentang peta perjalanan baru menuju surga. demi sebuah liburan...

Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya
Puisi

Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya

18 February 2026

Risoles Tahun Baru Pagi tadi aku masih berada di dalam kotak Dengar ceramah soal kemanusiaan, revolusi, resolusi, segala macam sampai...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Bahagia itu Sederhana

3 July 2021
Kenangan, Bahasa, dan Pengetahuan

Kenangan, Bahasa, dan Pengetahuan

26 April 2025
Pelabuhan Terakhir dan Puisi Buatmu

Pelabuhan Terakhir dan Puisi Buatmu

27 July 2021
Dari Rongsokan ke Cambridge dan Harvard

Dari Rongsokan ke Cambridge dan Harvard

4 September 2022
Perihal Wajah Asing di Kereta

Perihal Wajah Asing di Kereta

8 December 2023
Pada Suatu Kangen dan Kontradiksi Interminus

Pada Suatu Kangen dan Kontradiksi Interminus

6 August 2021
Buron dan Segelas Es Teh

Buron dan Segelas Es Teh

26 March 2022
Seni Memahami (Diri)

Seni Memahami (Diri)

11 April 2022
Kidung Rindu

Kidung Rindu

11 June 2021
Gambar Artikel Pesona dan Kuliner Kepulauan Anambas

Pesona dan Kuliner Kepulauan Anambas

19 November 2020
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
  • Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
  • Saung
  • Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
  • Membela Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Prahara
  • Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya
  • Melawan Tirani Kebahagiaan
  • Membaca Rute Evolusi Otak Kita
  • Totem Kumbang: Karya Seni Jan Fabre yang Mengherankan di Leuven
  • Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya
  • Membaca Ulang Kecakapan Matematika dan Sains
  • Salam Terakhir

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (70)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (57)
  • Metafor (229)
    • Cerpen (58)
    • Puisi (147)
    • Resensi (23)
  • Milenial (52)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (16)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.