• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Saturday, 04 July 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya

Efridus Rebo Ona by Efridus Rebo Ona
17 May 2026
in Puisi
0
Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya

Sumber ilustrasi: Pinterest

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Bidikan Sangkar Baja

Bidikan sangkar baja,
Berlabuh di pura karang yang memilih terhempas.
Dalam rayuan kau cengang yang berterbangan

Bidikan sangkar baja,
Ujungnya pada langit biru.
Kau terlalu tinggal dalam rayuan pucuk awan,
Dan perlahan kau membiarkan Nasib datang.

Di suatu waktu yang kelam,
Kau terus hampiri Nasib yang salah.
Para pemburu memangkas ranting-ranting dedaunan,
Demi melihat penerbangan yang luas,
Dan menangkap burung-burung di udara yang jauh.

Burung-burung yang hidup dengan udara malam.
Kau melihat bulu-bulu dari dua mata udara,
Dengan sangkar baja kau membidiknya.
Suara bidikan menghampiri bulu duka.

Udara malam melepas napas yang elah.
Burung-burung meratapinya dengan sehelai bulu.
Kau menatap wajahnya dan tersaruk pergi.
Desar pun mengelilingi ranting dalam tangis.
Makin lama, tak terlihat.

 

Halaman Kosong

Aku hanya selembar kertas yang kusut,
Kosong halamannya.
Tapi kini kutulis syair-syair
Yang terus bersayembara.

Dan tak ada kata yang pertama
Dalam syair-syair itu.
Kini hanya sebuah tanda hitam
Menempel pada lembaran kusut itu.

Guyuran hujan berhamburan,
Menghilangkan syair-syair.
Aku hanya sebuah lembaran yang tak hilang,
Meskipun setetes jarum hujan
Terus mengkoyah,
Dan melacak semua syair-syair.

Pada saatnya semua akan kembali
Ke dalam permukaan.
Usai sudah semuanya.
Tiada lagi kata yang perlu kutulis.

Dalam lembaran kertas kusut,
Halamannya tinggal kosong.
Waktu sedang mencari untuk Kembali,
Sebagai kunang-kunang terbang merdeka
Kuasa malam.

Di dalam syair itu,
Telah kusiapkan ruang dan waktu untukmu.
Meskipun dari halaman kosong
Tak nyaman ditatap,
Kamu memiliki tatapan
Merusak syairku.

Coretan syair itu sempit
Menyapa bumi.

Sejumlah nama dan waktu kulukis
Untuk kukenang.

Waktu tak terkunci
Sejak awal mula.

Merdeka menaruh dalam sepih separuh.
Entah apa keluar dan masuk,
Padahal kau teramat sukar
Menempel pada lembaran kosong.

Tentulah lembaran jadi lengang.
Terasa, sebab waktu diam
Tak banyak bicara.

 

Benang Merah Kesunyian

Ibu, menggendong embun
Melintasi dermaga, merangkul kesunyian
Setelah hawa mengayomi duka,
Ia perlahan menggerakan tangan, menengok embun.

Menunggu langit biru
Menyentuh sehelai rambutnya.
Lalu bumi bergetar,
Menghilang di lubang telaga.

Menghembus napas petuah
Sebab awan kian bertebaran
Menangkap telinga yang memerah.
Di pinggir dermaga ia berhenti.

Menoleh pada wajah lesuh
Hingga sore tiba,
Matanya yang berkedip tetap bertahan di tepi sunyi.
Lalu ia meronta pada malam.

Kicau burung, bumi bergetar pada sunyi.
Melihat tubuh sebelum tali bergelung,
Menuntut kembali ke atap
Memberinya setapak benang merah,
Yang tak mengenal tubuh.

 

Tags: efridus rebo onametaforpuisisajaksastra
ShareTweetSendShare
Previous Post

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya

Next Post

Manusia dalam Sengkarut Jejaring Informasi

Efridus Rebo Ona

Efridus Rebo Ona

Lahir di Nagekeo, Flores. Saat ini masih menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Di tengah kesibukan kuliah, ia berusaha untuk aktif dalam menulis sebagai bentuk ekspresi diri. Cerpennya telah dipublikasikan di media online, sementara puisi-puisinya juga telah dimuat di media daring serta dalam buku antologi puisi. Melalui karya-karyanya, ia berusaha mencoba menuangkan sudut pandang yang dapat dipubikasikan dan dibaca oleh banyak orang. Instagram: efen870

Artikel Terkait

Pustakawati dan Puisi Lainnya
Puisi

Pustakawati dan Puisi Lainnya

3 July 2026

pustakawati di tempat ini bohlam-bohlam telanjang pagi tersisa bertumpuk-tumpuk buku di kaca-kaca kau temui tak ada suara yang selama ini...

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
Puisi

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya

13 June 2026

SEBUAH SAJAK YANG DIBACA BURUNG JALAK saat prediksi cuaca telah rampung ditata dalam ransel sejenak dunia berhenti menyusun tanggul dari...

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
Puisi

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya

9 May 2026

Aku melihat ayah, di sana Aku melihat ayah pada setiap wanita yang terikat kakinya pada jalan-jalan mereka yang terjal dan...

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
Puisi

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya

9 April 2026

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi 1. Aku membuka ponsel, mencari-Mu di kolom pencarian. Tidak ada notifikasi dari langit. Hanya...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Gambar Artikel Puisi Tentang Kopi - Setabah Kopi

Setabah Kopi

24 December 2020
Gambar Artikel Puisi Pilu Sajak-Sajak Larasati Onna Roufsita

Sajak-Sajak Larasati Onna Roufista

2 November 2020
Cerpenis Itu Bernama Raa

Cerpenis Itu Bernama Raa

15 September 2021
Status Baru Ibu dan Puisi Lainnya

Status Baru Ibu dan Puisi Lainnya

20 July 2025
Gambar Artikel Ekspresi Seni, Ilustrasi dan Alih Wahana Karya

Ekspresi Seni, Ilustrasi dan Alih Wahana Karya

26 November 2020
Akhirnya Aku Mati!

Akhirnya Aku Mati!

17 June 2021
Di Kemanggisan

Di Kemanggisan

22 December 2021
Nyala Lilin dan Puisi Lainnya

Nyala Lilin dan Puisi Lainnya

14 March 2022
Selain Rindu, Apa Lagi yang Kaucari di Palpitu?

Selain Rindu, Apa Lagi yang Kaucari di Palpitu?

24 July 2025
Mendikte dan Menyombongi Tuhan

Mendikte dan Menyombongi Tuhan

12 February 2021
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Pustakawati dan Puisi Lainnya
  • Ruang Mimpi
  • Jalan Keluar Atas Jebloknya Matematika
  • Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
  • Di Teras St. Carolus
  • Manusia dalam Sengkarut Jejaring Informasi
  • Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
  • Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
  • Saung
  • Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
  • Membela Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Prahara
  • Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (71)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (58)
  • Metafor (234)
    • Cerpen (60)
    • Puisi (149)
    • Resensi (24)
  • Milenial (52)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (16)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.