• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Wednesday, 20 May 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya

Salman Alade by Salman Alade
9 April 2026
in Puisi
0
Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya

Sumber ilustrasi: Pinterest

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi

1.

Aku membuka ponsel,
mencari-Mu di kolom pencarian.
Tidak ada notifikasi dari langit.
Hanya lingkaran kecil berputar
seperti doa yang buffering.

2.

Di meja, segelas air sahur
menatapku lebih jernih daripada niatku sendiri.
Aku meneguknya pelan-pelan
seolah menelan waktu
yang belum sempat kumintai maaf.

3.

Tuhan,
apakah Engkau membaca pesan yang tak kukirim?
Draft-draft doa yang kusimpan
karena takut terdengar tidak khusyuk?

4.

Di luar,
kucing-kucing menggelar rapat sunyi.
Langit belum memutuskan warna.
Fajar masih menimbang
apakah aku layak diberi pagi.

5.

Aku pernah berpikir
iman itu seperti saklar lampu:
tinggal klik,
maka terang.

Ternyata ia lebih mirip lorong panjang
yang lampunya satu-satu padam
setiap kali aku merasa sudah sampai.

6.

Di kamar mandi,
air wudu jatuh ke lantai
seperti huruf-huruf yang gagal jadi ayat.
Tubuhku bersih,
tapi pikiranku masih berdebu.

7.

Tuhan,
jika aku mengetuk-Mu dengan tangan yang sama
yang tadi menggenggam kesombongan,
apakah pintu-Mu tetap terbuka?

8.

Aku sujud,
dan lantai tiba-tiba terasa seperti langit terbalik.
Kepalaku di bawah,
hatiku entah di mana

9.

Seseorang di rumah sebelah batuk keras.
Seseorang di gang belakang menyalakan motor.
Seseorang di kota lain mungkin sedang menangis.
Dan Engkau,
kataku dalam diam,
mengurus semuanya
tanpa pernah terlihat lelah.

10.

Aku iri pada batu.
Ia tak pernah ragu menjadi batu.
Sementara aku,
yang diberi nama “hamba”,
sering lupa siapa yang memanggilku begitu.

11.

Waktu bergerak seperti jarum suntik,
menyuntikkan detik ke pembuluh hariku.
Aku takut suatu pagi
Engkau memutuskan
tidak lagi membangunkanku.

12.

Tuhan tidak online pukul tiga pagi.
Atau mungkin
akulah yang mematikan sinyal
setiap kali kebenaran mendekat.

13.
Sebelum azan benar-benar lahir,
aku menutup mata
dan membayangkan Engkau
bukan sebagai cahaya yang menyilaukan,
melainkan sebagai jeda,

ruang kecil
tempat aku bisa mengaku:

aku belum sepenuhnya pulang,
tapi aku sedang belajar
tidak lagi lari.

*

Junub

tubuh adalah arsip

ia menyimpan sentuhan
seperti rahasia

air turun
tanpa menghakimi

ia tidak bertanya kronologi
tidak meminta saksi

hanya mengguyur

dan untuk sesaat
aku merasa seperti halaman kosong
yang siap ditulisi lagi

barangkali suci
bukan soal tak pernah kotor

melainkan soal
bersedia kembali

*

Imsak

tidak ada sirene
tidak ada pagar besi

hanya waktu
yang tiba-tiba menjadi polisi

air di gelas berubah status
dari halal menjadi ujian

aku menatap nasi terakhir
seperti menatap kesempatan
yang sebentar lagi ilegal

imsak adalah kudeta kecil
yang dilakukan niat
atas tubuh

kau berhenti bukan karena kenyang
melainkan karena takut
pada dirimu sendiri

di detik itu
iman bukan cahaya

ia lebih mirip rem darurat
yang ditarik paksa
di kereta bernama nafsu

*

Tarhim

Sebelum azan,
ada suara yang lebih pelan dari cahaya
merayap di sela jendela,
mengusap wajah-wajah yang masih separuh dunia.

Ia bukan lagu,
melainkan pintu
yang diketuk berkali-kali
oleh nama-Mu sendiri.

“Ya Allah…”

suara itu menggantung
di antara kabel listrik
dan sisa mimpi yang belum dibersihkan.

Di kamar sempit,
di rumah besar,
di dada yang retak,
ia menyelinap tanpa permisi.

Ada yang menutup telinga.
Ada yang menutup dosa.
Ada yang akhirnya bangun
meski hatinya masih tidur.

Tarhim itu hanya udara yang bergetar.
Namun ia mampu
menggeser batu
yang kita sebut diri.

Dan ketika ia berhenti,
sunyi berdiri di ambang fajar
seperti cermin.

Aku bertanya pada diri sendiri:
yang bangun ini tubuhku,
atau jiwaku?

*

 

Surah 109

ayat ini seperti garis demarkasi

ia tidak memaksa
tidak membujuk
tidak menjual surga dengan diskon

“bagimu agamamu, bagiku agamaku”

di dunia yang gemar mengatur
kalimat ini terdengar subversif

ia membiarkan perbedaan
hidup

tanpa harus dibunuh
atau dipeluk paksa

mungkin toleransi bukan pelukan

melainkan keberanian
untuk tidak menyeret orang lain
ke dalam ketakutanmu

 

(Yogyakarta, 2026)

Tags: metaforpuisisajaksalman aladesastra
ShareTweetSendShare
Previous Post

Membela Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Prahara

Next Post

Saung

Salman Alade

Salman Alade

Mahasiswa Doktoral Ilmu Pendidikan Bahasa, yang berasal dari Gorontalo dan sedang berdomisili sementara di Yogyakarta. Senang menulis puisi, sesekali menulis cerpen, esai, dan opini. Beberapa waktu terakhir, tertarik menulis dan meneliti buku cerita anak. Lebih sering menulis untuk bertanya daripada menjawab. Instagram: @salmenulis_

Artikel Terkait

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
Puisi

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya

17 May 2026

Bidikan Sangkar Baja Bidikan sangkar baja, Berlabuh di pura karang yang memilih terhempas. Dalam rayuan kau cengang yang berterbangan Bidikan...

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
Puisi

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya

9 May 2026

Aku melihat ayah, di sana Aku melihat ayah pada setiap wanita yang terikat kakinya pada jalan-jalan mereka yang terjal dan...

Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya
Puisi

Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya

29 March 2026

Risalah Gufran: Al-Ma’arri  Sejak lama al-qarih jenuh sebagai tokoh rekaan dan membentang peta perjalanan baru menuju surga. demi sebuah liburan...

Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya
Puisi

Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya

18 February 2026

Risoles Tahun Baru Pagi tadi aku masih berada di dalam kotak Dengar ceramah soal kemanusiaan, revolusi, resolusi, segala macam sampai...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Gambar Artikel Aliran Sungai Maya

Aliran Sungai Maya

10 December 2020
Novel “Heaven”: Perundungan dan Pergulatan Hidup Penyintas

Novel “Heaven”: Perundungan dan Pergulatan Hidup Penyintas

28 March 2024
Resolusi Parmin

Resolusi Parmin

6 February 2021
Public Speaking Bukan Hanya Keterampilan Orang Terpelajar

Public Speaking Bukan Hanya Keterampilan Orang Terpelajar

4 April 2023
Khaled Abou El Fadl: Islam Puritan atau Islam Moderat?

Khaled Abou El Fadl: Islam Puritan atau Islam Moderat?

16 June 2021
Baret Kuning Si Penyelamat

Baret Kuning Si Penyelamat

7 January 2022
Gambar Artikel Membersihkan Luka dengan Alkohol Vs Air Bersih

Membersihkan Luka dengan Alkohol Vs Air Bersih

23 November 2020
Perempuan di Mata Asghar Ali Engineer

Perempuan di Mata Asghar Ali Engineer

29 June 2021
Dua Jam Sebelum Bekerja

Dua Jam Sebelum Bekerja

21 September 2025
Gambar Artikel Game yang lagi viral tahun 2021. Higgs Domino. Chip. Spin. Game yang menghasilkan Uang

Game yang Lagi Viral di Tahun 2021

23 April 2021
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
  • Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
  • Saung
  • Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
  • Membela Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Prahara
  • Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya
  • Melawan Tirani Kebahagiaan
  • Membaca Rute Evolusi Otak Kita
  • Totem Kumbang: Karya Seni Jan Fabre yang Mengherankan di Leuven
  • Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya
  • Membaca Ulang Kecakapan Matematika dan Sains
  • Salam Terakhir

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (70)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (57)
  • Metafor (229)
    • Cerpen (58)
    • Puisi (147)
    • Resensi (23)
  • Milenial (52)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (16)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.