• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Wednesday, 22 July 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Kelas Merindu

dan sajak-sajak lainnya

Wulan Surya Nisa by Wulan Surya Nisa
4 January 2022
in Puisi
0
Kelas Merindu

https://sammixyz.tumblr.com/post/164608366775

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

timuR

Aku adalah puisi
Maknanya rumit
Tak semua orang harus mengerti

Kecuali kau
Yang sederhana
Tidak neko-neko
Tidak ini itu
Tidak seperti yang lain

Tularkan aku kesederhanaanmu
Terima aku layaknya Tuhan yang menerima doa-doa beserta tulus

Terima aku bersama lembut hati
Seumpama waktu yang terkikis mulai menghilir
Percayalah
Rumitku bakal lapuk
Kalau-kalau bahkan musnah

2021

 

Kelas Merindu

Pesawat kertas melambung di awang-awang kelas
Perlahan mulai lenyap terlahap kekasatan
Ternyata sekedar kesaksian lampau
Sebuah kilasan bukan sembarang kilasan

Seperempat lustrum usai berlayar
Papan tulis telah lama tersisih dari sarjana
Si jenama kapur

Meja-meja ruang kelas tak luput rindu mengesun sampul buku
Ruang kelas bagai tempurung tanpa isinya
Tunggal tak berarti

Sedaya di sembarang masa
Para pemulung ilmu pun rindu
Rindu bersalaman
Rindu bertegur sapa
Rindu bercengkrama

2021 

 

Monoton Suram

Malam ke malam
Gelap nan suram
Mimpi ke mimpi
Kau datangi

Temanku sunyi terhiasi
Oleh lara tak habis reda
Kelap kelip macam bintang
Sesekali nampak
Sesekali lenyap

Keluh tak mengikis
Ikhlas terasa sulit

Aku,
Terperangkap dalam diri

2021

 

Tamak

Apakah sukmamu bergetar
Saat suara proklamasi berkumandang
Ataukah sukmamu telah mati
Kemudian raga itu terasuki atma keledai tamak
Jangankan bergetar,
Si keledai tamak tak berotak masih saja
Sibuk mengutil uang rakyat
Tanpa rasa iba
Tanpa rasa dosa
Menyentil begitu saja para rakyat
Ucapan manis yang terlontar
Kini telah busuk
Seperti mayat yang lupa diformalin

2020

 

Sekonyong-konyong

Riuh suara hujan sudah terdengar
Tanpa aba, tanpa suara lonceng
Menyerbu begitu saja
Tanpa izin juga tebakan
Bersamanya mataku mulai tak mau mengatup
Memaksa terbuka untuk melamun
Mendekap kenangan yang datang tanpa diundang

2020

Tags: kelas merindupuisisajakwulan surya nisa
ShareTweetSendShare
Previous Post

Meneladani Sufi Jenaka: Nashrudin Hoja & Keledainya

Next Post

Baret Kuning Si Penyelamat

Wulan Surya Nisa

Wulan Surya Nisa

Penulis kelahiran Brebes, Jawa Tengah. Kini sedang studi di Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Kontributor di antologi puisi "Kunang-kunang Satu Cahaya" dan "Dongeng dari Kampung Halaman".

Artikel Terkait

Pustakawati dan Puisi Lainnya
Puisi

Pustakawati dan Puisi Lainnya

3 July 2026

pustakawati di tempat ini bohlam-bohlam telanjang pagi tersisa bertumpuk-tumpuk buku di kaca-kaca kau temui tak ada suara yang selama ini...

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
Puisi

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya

13 June 2026

SEBUAH SAJAK YANG DIBACA BURUNG JALAK saat prediksi cuaca telah rampung ditata dalam ransel sejenak dunia berhenti menyusun tanggul dari...

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
Puisi

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya

17 May 2026

Bidikan Sangkar Baja Bidikan sangkar baja, Berlabuh di pura karang yang memilih terhempas. Dalam rayuan kau cengang yang berterbangan Bidikan...

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
Puisi

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya

9 May 2026

Aku melihat ayah, di sana Aku melihat ayah pada setiap wanita yang terikat kakinya pada jalan-jalan mereka yang terjal dan...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Menguak Kebodohanmu Melalui Rekomendasi Netflix-ku

Menguak Kebodohanmu Melalui Rekomendasi Netflix-ku

29 March 2023
Dear Orang Tua: Tolong Jangan Perlakukan Anak Semena-mena!

Dear Orang Tua: Tolong Jangan Perlakukan Anak Semena-mena!

9 April 2022
Di Kemanggisan

Di Kemanggisan

22 December 2021
Dari Rongsokan ke Cambridge dan Harvard

Dari Rongsokan ke Cambridge dan Harvard

4 September 2022
Gambar Artikel Pecel Lele Batas Kota

Pecel Lele Batas Kota

8 November 2020
Gambar Artikel Percakapan Orang Sinting Tentang Kota bawah Tanah

Percakapan Orang Sinting

23 January 2021
Belajar Mengitari Israel

Belajar Mengitari Israel

19 April 2023
Memahami Puisi Instan “Malam Lebaran” Sitor Situmorang

Memahami Puisi Instan “Malam Lebaran” Sitor Situmorang

2 March 2021
Sebuah Limerick yang Gagal

Sebuah Limerick yang Gagal

22 March 2022
Membakar Usia

Membakar Usia

4 April 2021
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Pustakawati dan Puisi Lainnya
  • Ruang Mimpi
  • Jalan Keluar Atas Jebloknya Matematika
  • Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
  • Di Teras St. Carolus
  • Manusia dalam Sengkarut Jejaring Informasi
  • Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
  • Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
  • Saung
  • Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
  • Membela Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Prahara
  • Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (71)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (58)
  • Metafor (234)
    • Cerpen (60)
    • Puisi (149)
    • Resensi (24)
  • Milenial (52)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (16)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.