• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Sunday, 31 May 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Metropolis Berduli

Resmita Nadlofa Rizqi Annisa by Resmita Nadlofa Rizqi Annisa
12 December 2021
in Puisi
0
People vector created by vectorpocket - www.freepik.com

Homeless people in ghetto. Beggars and bums in ragged clothing sleeping on street, warming near barrel with fire, drinking alcohol, collecting garbage. Poor need help. cartoon flat vector illustration

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Di pematang jalan dalam kolong kompra Bassura
Optis mungut awang kecil berlarian menuju si merah Menenteng kangsa berisi receh lima ratus perakan
Berkecaman mendapatkan gulali merah jambu Klakson corong bersiul memadat

Suara enervate melanjurkan harmoni gagap gempita
Deli denai menyeruak tampang juita
Konstruksi semampai tanpa hembusan hijau pokok kayu
Metropolis yang berkecamuk dengan peluh praktisi magasin ranum
Visibel di pelupuk mata cemarnya pelindung tua

Miris,
Hanya neon 14 watt yang menghiasi bangku taman satu tersisa
Memperjelas ikon pura patung dirgantara
Dan stasiun dengan 580 gerbong bolak balik setiap harinya
Awut-awutan memang
Buruh kerah biru resah menanti sampai kapan sabtu akan usai
Dan
Buruh kerah putih menikmati ac disandingkan meja rapi dengan laptop berisi dokumen negeri
Pantaskah perbedaan itu terjadi di praja se prestisius ini? patetis ketika tertumbuk pandangan diri.

Linear bersekat di jalanan penuh kuda-kuda besi tiada spasi tak tertampakan lagi
Trotoar pejalan kaki salah fungsi,
Gerobak ketoprak, cilok, dan jajaran sandang serba lima belas ribuan menempatinya.
Garis putih yang berjejer di simpang susun semanggi
beralih guna begitu saja
“kota yang tidak pernah tidur” kutipnya

 

Mau Temu
Cerita ku bertandang saat redup berselimut awan
Riuh dalam jiwa
Menderu bicara akar yang bercagak
Pokok kayu berkelebat
Terkesan ku tumpukan segala muatan

Apa kau sempat?
Berakal mendapat ruang disela giatmu Malam yang digadang elok kala beriringan Nyatanya senyap begitu saja

Sekejap perihal rasa yang sangat sederhana
Menyihir gemuruh nada

Bersua, saja
Tuan bhamakerti

Tags: metropolis berdulipuisipuisi kritikpuisi kritik sosial
ShareTweetSendShare
Previous Post

Bumi Rantau dan Hilangnya Pengharapan

Next Post

Revolusi Kurikulum

Resmita Nadlofa Rizqi Annisa

Resmita Nadlofa Rizqi Annisa

Mahasiswi Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Sejumlah karyanya berupa puisi, Metropolis Berduli, 1945, Tulus, Tertulis Anggra, dan Mau Temu. Lahir di Banyumas, 11 Februari 2002. Agama Islam. Hobi menulis, menari dan menyanyi. Moto hidup, Jangan pernah berhenti, karena kesempatan selalu ada. Domisili: Banyumas, dapat dihubungi di resmitanadlofa92@gmail.com 

Artikel Terkait

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
Puisi

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya

17 May 2026

Bidikan Sangkar Baja Bidikan sangkar baja, Berlabuh di pura karang yang memilih terhempas. Dalam rayuan kau cengang yang berterbangan Bidikan...

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
Puisi

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya

9 May 2026

Aku melihat ayah, di sana Aku melihat ayah pada setiap wanita yang terikat kakinya pada jalan-jalan mereka yang terjal dan...

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
Puisi

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya

9 April 2026

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi 1. Aku membuka ponsel, mencari-Mu di kolom pencarian. Tidak ada notifikasi dari langit. Hanya...

Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya
Puisi

Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya

29 March 2026

Risalah Gufran: Al-Ma’arri  Sejak lama al-qarih jenuh sebagai tokoh rekaan dan membentang peta perjalanan baru menuju surga. demi sebuah liburan...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Membaca Cara Kerja Pikiran

Membaca Cara Kerja Pikiran

8 April 2022
Para Pengungsi Peradaban (1)

Para Pengungsi Peradaban (1)

23 January 2021
Status Baru Ibu dan Puisi Lainnya

Status Baru Ibu dan Puisi Lainnya

20 July 2025
Makassar dalam Arus Niaga Internasional

Makassar dalam Arus Niaga Internasional

13 March 2022
Kenapa Lagu Jawa Trending Terus Di Youtube? Ini Jawabannya

Kenapa Lagu Jawa Trending Terus Di Youtube? Ini Jawabannya

17 March 2022
Gambar Artikel Rasa Berbahan Sutera

Rasa Berbahan Sutera

30 December 2020
Di Sepanjang Jarak antara Sepasang Kekasih

Di Sepanjang Jarak antara Sepasang Kekasih

13 July 2021
Cinta yang Tidak Pernah Mandi dan Puisi Lainnya

Cinta yang Tidak Pernah Mandi dan Puisi Lainnya

7 September 2025
People vector created by vectorpocket - www.freepik.com

Metropolis Berduli

12 December 2021

Calon Kepala Desa

5 March 2024
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
  • Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
  • Saung
  • Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
  • Membela Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Prahara
  • Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya
  • Melawan Tirani Kebahagiaan
  • Membaca Rute Evolusi Otak Kita
  • Totem Kumbang: Karya Seni Jan Fabre yang Mengherankan di Leuven
  • Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya
  • Membaca Ulang Kecakapan Matematika dan Sains
  • Salam Terakhir

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (70)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (57)
  • Metafor (229)
    • Cerpen (58)
    • Puisi (147)
    • Resensi (23)
  • Milenial (52)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (16)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.