• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Thursday, 15 October 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Metropolis Berduli

Resmita Nadlofa Rizqi Annisa by Resmita Nadlofa Rizqi Annisa
12 December 2021
in Puisi
0
People vector created by vectorpocket - www.freepik.com

Homeless people in ghetto. Beggars and bums in ragged clothing sleeping on street, warming near barrel with fire, drinking alcohol, collecting garbage. Poor need help. cartoon flat vector illustration

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Di pematang jalan dalam kolong kompra Bassura
Optis mungut awang kecil berlarian menuju si merah Menenteng kangsa berisi receh lima ratus perakan
Berkecaman mendapatkan gulali merah jambu Klakson corong bersiul memadat

Suara enervate melanjurkan harmoni gagap gempita
Deli denai menyeruak tampang juita
Konstruksi semampai tanpa hembusan hijau pokok kayu
Metropolis yang berkecamuk dengan peluh praktisi magasin ranum
Visibel di pelupuk mata cemarnya pelindung tua

Miris,
Hanya neon 14 watt yang menghiasi bangku taman satu tersisa
Memperjelas ikon pura patung dirgantara
Dan stasiun dengan 580 gerbong bolak balik setiap harinya
Awut-awutan memang
Buruh kerah biru resah menanti sampai kapan sabtu akan usai
Dan
Buruh kerah putih menikmati ac disandingkan meja rapi dengan laptop berisi dokumen negeri
Pantaskah perbedaan itu terjadi di praja se prestisius ini? patetis ketika tertumbuk pandangan diri.

Linear bersekat di jalanan penuh kuda-kuda besi tiada spasi tak tertampakan lagi
Trotoar pejalan kaki salah fungsi,
Gerobak ketoprak, cilok, dan jajaran sandang serba lima belas ribuan menempatinya.
Garis putih yang berjejer di simpang susun semanggi
beralih guna begitu saja
“kota yang tidak pernah tidur” kutipnya

 

Mau Temu
Cerita ku bertandang saat redup berselimut awan
Riuh dalam jiwa
Menderu bicara akar yang bercagak
Pokok kayu berkelebat
Terkesan ku tumpukan segala muatan

Apa kau sempat?
Berakal mendapat ruang disela giatmu Malam yang digadang elok kala beriringan Nyatanya senyap begitu saja

Sekejap perihal rasa yang sangat sederhana
Menyihir gemuruh nada

Bersua, saja
Tuan bhamakerti

Tags: metropolis berdulipuisipuisi kritikpuisi kritik sosial
ShareTweetSendShare
Previous Post

Bumi Rantau dan Hilangnya Pengharapan

Next Post

Revolusi Kurikulum

Resmita Nadlofa Rizqi Annisa

Resmita Nadlofa Rizqi Annisa

Mahasiswi Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Sejumlah karyanya berupa puisi, Metropolis Berduli, 1945, Tulus, Tertulis Anggra, dan Mau Temu. Lahir di Banyumas, 11 Februari 2002. Agama Islam. Hobi menulis, menari dan menyanyi. Moto hidup, Jangan pernah berhenti, karena kesempatan selalu ada. Domisili: Banyumas, dapat dihubungi di resmitanadlofa92@gmail.com 

Artikel Terkait

Kebiasaan Masa Kecil dan Puisi Lainnya
Puisi

Kebiasaan Masa Kecil dan Puisi Lainnya

13 October 2026

Kebiasaan Masa Kecil masa kecil tak ingin kubayangkan lagi, menyesak tak berpihak membuatku terus-menerus terpencil sebagai anak kecil --hanya sebagai...

Khutbah Ibu sebelum Tidur dan Puisi Lainnya
Puisi

Khutbah Ibu sebelum Tidur dan Puisi Lainnya

26 August 2026

Kematian di Pulau Kosong Di pulau yang tak lagi mengenal jejak kaki kematian duduk serupa air pasang yang kehilangan laut...

Pustakawati dan Puisi Lainnya
Puisi

Pustakawati dan Puisi Lainnya

3 July 2026

pustakawati di tempat ini bohlam-bohlam telanjang pagi tersisa bertumpuk-tumpuk buku di kaca-kaca kau temui tak ada suara yang selama ini...

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
Puisi

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya

13 June 2026

SEBUAH SAJAK YANG DIBACA BURUNG JALAK saat prediksi cuaca telah rampung ditata dalam ransel sejenak dunia berhenti menyusun tanggul dari...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Kalporina

Kalporina

18 June 2021
Perempuan yang Menghapus Namanya

Perempuan yang Menghapus Namanya

30 November 2025
Warna

Warna

11 May 2023
Gambar Artikel Wartawan Ala Cak Rusdi

Wartawan Ala Cak Rusdi

30 April 2021
Secangkir Kopi di Penghujung Kalender

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender

31 December 2025
Suaka Rasa dan Derita

Suaka Rasa dan Derita

12 February 2021
Resiko Tinggal di Ujung Kalimantan

Resiko Tinggal di Ujung Kalimantan

4 June 2021
Cermin Peradaban

Cermin Peradaban

14 February 2021

Calon Kepala Desa

5 March 2024
Menulis sebagai Aktivitas Produksi Pengetahuan

Menulis sebagai Aktivitas Produksi Pengetahuan

30 January 2021
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Kebiasaan Masa Kecil dan Puisi Lainnya
  • 100 Tahun Kho Ping Hoo dan Jagad Cerita Silat Setelahnya
  • Tersesat di Venesia dan Satu Sruput yang Menebus Segalanya
  • Petang Syair: Puncak Pekan Kata Warung Sastra
  • Yang Tak Dikenali Anaknya, Yang Ditegur Putrinya: Diponegoro dan Motinggo
  • Siti Rukiah: “Aku Memang Dipenjara, tapi Bukan Manusia Kurungan”
  • Beras Satu Setengah Liter, Kelugasan, dan Ironi Idrus
  • Menafsir Sejarah sampai ‘Terbang ke Bulan’: Catatan Beasiswa Kelas Kritik Sastra Fiksi Sejarah
  • “Ngulandara”: Menyusuri Kali Code, Mengeja Sastrawan yang Nyaris Dilupakan Sejarah
  • Jembatan Literasi: Saat Sampah Jadi Buku dan Taman Baca di Tepi Sungai Oya
  • Tuba dan Hal-Hal yang Mungkin Nanti
  • Penyelamat Memoar di Zaman Penjajahan: Catatan Ziarah ke Makam Gladys di Spiez, Swiss

Kategori

  • Event (21)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (19)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (73)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (60)
  • Metafor (239)
    • Cerpen (63)
    • Puisi (151)
    • Resensi (24)
  • Milenial (55)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (19)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (71)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (20)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.