• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Thursday, 16 July 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Revolusi Kurikulum

Umam Hudaya by Umam Hudaya
13 December 2021
in Puisi
0
Revolusi Kurikulum

https://blush.design/illustration/s/fnh4oXsxg

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Apakah kami kuliah dijadikan
kuli sawah? atau bisa jadi
kuli babu? atau bisa jadi
kuli bangunan? atau bisa jadi
kuli buruh? atau bisa jadi
kuli pabrik? atau bisa jadi
kuli pendidik? atau bisa jadi
kuli rebahan? atau bisa jadi
kuli pengangguran? atau bisa jadi
salahkah kami berbakat usaha? atau bisa jadi
salahkah kami berbakat bisnis? atau bisa jadi
salahkah kami berbakat dagang? atau bisa jadi
mimpi kami dibunuh kurikulum berpatok kuli

Bongkol, 21

Kuliah Jadi Kuli
Mahasiswa membabi buta
tak ada masa selain membaca
letih pun tak juga tiba
tak lama sadar telah wisuda
menghitung apa yang telah terlewat
di lawang taubat

teringat: “kampus tidak mendidik menjadi penguasa. kampus mendidik menjadi kuli terdidik. menjadi bawahan terpelajar”

ku terbangun hidup kian sulit
kebutuhan semakin menghimpit
jiwaku makin terjepit
ku mati di antara celah-celah sempit

Bongkol, 21

Pengemis Terdidik
Apa bedanya kami dengan peminta-minta di seberang jalan sana?
sama-sama mengarahkan kedua tangan untuk meminta belas kasihan
apa bedanya kami dengan pengemis di sela-sela bilik jembatan?
sama-sama merintih pada si pemilik uang yang berpesta dengan gelimang kekayaan

kami tak jauh berbeda
kaum pelajar peminta-minta
bedanya mereka tidak sekolah
sedang kami terdidik

kami masih tak jauh berbeda dengan segerombolan pengemis muda di antara redupnya lampu jalanan kota. bermimpi ada segelintir manusia melempar koin di kantong kosong melompong
bedanya…
kami menodong di gedung ber AC
kami menodong di gedung tinggi
kami menodong di gedung mewah
kami menodong secara terdidik
kami menodong dengan lembaran kertas

ketika kami dicerai berai interogasi
apa gerakan selepas itu?
kami menjawab,
“susah, recehan tidak ada…” atau mungkin
“susah, patron tidak ada..” atau mungkin
“susah kampus tidak mau memberi recehan..”

kami seumpama golongan peminta-minta bermental proposal
apa bedanya kami dengan pengemis bermental kasihan?
apakah demikian?
mahasiswa dididik bagaikan pengemis terdidik
berharap kelak kantong kami penuh recehan berlimpah, usah menabur proposal di gedung akademik.

Bongkol, 21

Tags: pengemis terdidikpuisi kritik pendidikanpuisi pendidikanrevolusi kurikulum
ShareTweetSendShare
Previous Post

Metropolis Berduli

Next Post

Buku Mengajak Bicara dengan Diri Sendiri

Umam Hudaya

Umam Hudaya

Lahir pada 1 Maret 2000. Kalau bisa menjadi orang yang luar biasa kenapa harus jadi orang biasa Kunjungi: IG Pribadi @umam.hudaya.

Artikel Terkait

Pustakawati dan Puisi Lainnya
Puisi

Pustakawati dan Puisi Lainnya

3 July 2026

pustakawati di tempat ini bohlam-bohlam telanjang pagi tersisa bertumpuk-tumpuk buku di kaca-kaca kau temui tak ada suara yang selama ini...

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
Puisi

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya

13 June 2026

SEBUAH SAJAK YANG DIBACA BURUNG JALAK saat prediksi cuaca telah rampung ditata dalam ransel sejenak dunia berhenti menyusun tanggul dari...

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
Puisi

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya

17 May 2026

Bidikan Sangkar Baja Bidikan sangkar baja, Berlabuh di pura karang yang memilih terhempas. Dalam rayuan kau cengang yang berterbangan Bidikan...

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
Puisi

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya

9 May 2026

Aku melihat ayah, di sana Aku melihat ayah pada setiap wanita yang terikat kakinya pada jalan-jalan mereka yang terjal dan...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Saung

Saung

28 April 2026
Dari Nafas Malamku

Dari Nafas Malamku

11 May 2021
People vector created by vectorpocket - www.freepik.com

Metropolis Berduli

12 December 2021
Menyoal Tirani: Pelajaran Penting Demokrasi Abad Ini

Menyoal Tirani: Pelajaran Penting Demokrasi Abad Ini

9 August 2022
Perempuan Sumba dan Budaya Kawin Tangkap

Perempuan Sumba dan Budaya Kawin Tangkap

23 June 2021
Kidung Rindu

Kidung Rindu

11 June 2021
Pendidikan, Multiple Intelligences dan Persoalan Era Digital

Pendidikan, Multiple Intelligences dan Persoalan Era Digital

25 June 2021
Bersetubuh dengan Kata

Bersetubuh dengan Kata

24 March 2021
Balapan yang Dibudayakan

Balapan yang Dibudayakan

20 October 2021
Gambar Artikel Pengarang Feminis

Pengarang Feminis

9 January 2021
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Pustakawati dan Puisi Lainnya
  • Ruang Mimpi
  • Jalan Keluar Atas Jebloknya Matematika
  • Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
  • Di Teras St. Carolus
  • Manusia dalam Sengkarut Jejaring Informasi
  • Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
  • Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
  • Saung
  • Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
  • Membela Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Prahara
  • Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (71)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (58)
  • Metafor (234)
    • Cerpen (60)
    • Puisi (149)
    • Resensi (24)
  • Milenial (52)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (16)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.