• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Friday, 17 April 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Pasir Pantai

Bulan Nurguna by Bulan Nurguna
16 May 2021
in Puisi
0
Pasir Pantai

https://unsplash.com/photos/v4qkZlA6Ka8

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Pasir putih

Papuq mengunyah sirih

Ibu-ibu menata

Barang dari pinggir

Hingga rapi

 

Matahari meninggi

Kakap pucat pasi

Gagal terbeli

Dibawa kembali

 

Papuq meludah

Ludah sirih

Menjadi matahari

Di atas pasir putih

Blencong, 31 Januari 2021

 

Spaghetti Bolognese

Di piring

Seperti ulat berdarah

Yang mati

 

Di lidah

Terasa bergerak-gerak

Susah digigit

Dan dikunyah

Jadi kutelan saja

 

Biar berenang di lambungku

Blencong, 31 Januari 2021

 

Hutan Bulu Kucing

Aku ingin mengecil

Dan melarikan diri ke dalam

Hutan bulu kucing

Putih bulunya seperti

Pohon-pohon salju

 

Hewan paling besar di sana

Adalah kutu

Mungkin dia berselera

Memakanku

Dan otakku akan bersuara

Gemerutuk kecil di dalam

Rahangnya

 

Belakang Gereja, 13 Desember 2020

 

 

 

Perihal Kutil

Kutil kecil

Adalah masalah besar

Bagi seorang yang tak punya masalah besar

 

Puncak kutil bermata

Satu titik bagai mata dajal

Menatap kedua mataku

Yang menatapnya

 

Kucabut  ia

Ia tumbuh lagi

Sebab akarnya jauh di dalam sana

 

Kubakar ia

Dengan dupa

Beberapa hari ia tanggal

Akarnya bukan serabut

Bukan tunggang

Melainkan lempeng

Seperti bokor kembung

 

Blencong, 14 Desember 2020

 

 

Tubuh

Gaun ungu

Kaos ukuran ‘s’ Marilyn Monroe

Celana dari loakan

Bra norak nakal

 

Ia ingat lima belas kilogram yang lalu

Segala yang pas dalam artian

Sedikit longgar

 

Pakaian-pakaian itu kini masih

Terlihat baru

Tapi tubuhnya membaru

Dua yang baru yang sama-sama

Berasal dari masa lalu

Akan sama-sama saling berlalu

Blencong, 13 Desember 2020

 

Baru Mati

Orang mati ada tiap hari

Soalnya apakah ia cukup berarti?

Walau kuping telah tuli

Hatinya yang baik akan dibahas berhari-hari

Seolah ia hadir dan sedang mematut diri

Blencong, 6 Desember 2020

 

Susu

Putih Gurih

Susu hasil perah

Adakah sapinya perih?

Pengusahanya gigih

Buruhnya lirih

Anak sapi ingin disapih

Blencong, 4 Desember 2020

Tags: kutilpasirpasir pantaipuisi kutilpuisi mati
ShareTweetSendShare
Previous Post

Dari Nafas Malamku

Next Post

Aku Pernah Melihatmu Tertidur

Bulan Nurguna

Bulan Nurguna

Lahir di Mataram, Lombok, 4 Juni 1990. Alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta. Cerpen-cerpennya terbit di pelbagai media, baik cetak maupun digital. Kini turut terlibat di Komunitas Akarpohon, Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Artikel Terkait

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
Puisi

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya

9 April 2026

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi 1. Aku membuka ponsel, mencari-Mu di kolom pencarian. Tidak ada notifikasi dari langit. Hanya...

Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya
Puisi

Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya

29 March 2026

Risalah Gufran: Al-Ma’arri  Sejak lama al-qarih jenuh sebagai tokoh rekaan dan membentang peta perjalanan baru menuju surga. demi sebuah liburan...

Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya
Puisi

Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya

18 February 2026

Risoles Tahun Baru Pagi tadi aku masih berada di dalam kotak Dengar ceramah soal kemanusiaan, revolusi, resolusi, segala macam sampai...

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender
Puisi

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender

31 December 2025

Waktu  Serupa api yang melilit apa saja yang menghadangnya. Ia begitu kejam membakar setiap momen dalam hidup kita hingga menjadi...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Bersetubuh dengan Kata

Bersetubuh dengan Kata

24 March 2021
Gambar Esai Advaitam Tagore dan Anasir Subtil D. Zawawi Imron Advaitam Te

Advaitam Tagore dan Anasir Subtil D. Zawawi Imron

14 January 2021
Membaca Rute Evolusi Otak Kita

Membaca Rute Evolusi Otak Kita

4 March 2026
Pemerintah Daerah Tidak Bisa Cari Uang, Rakyat yang Menanggung

Pemerintah Daerah Tidak Bisa Cari Uang, Rakyat yang Menanggung

30 August 2025
Gambar Artikel Lewat Tulisan Aku BerTuhan

Lewat Tulisan Aku BerTuhan

18 December 2020
Tempat: Kenangan dan Seisinya

Tempat: Kenangan dan Seisinya

28 January 2021
Alam Pikiran

Alam Pikiran

9 June 2021
Gambar Artikel Wartawan Ala Cak Rusdi

Wartawan Ala Cak Rusdi

30 April 2021
Bulan Memancar di Rambutmu

Bulan Memancar di Rambutmu

8 March 2021
Di Kemanggisan

Di Kemanggisan

22 December 2021
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
  • Membela Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Prahara
  • Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya
  • Melawan Tirani Kebahagiaan
  • Membaca Rute Evolusi Otak Kita
  • Totem Kumbang: Karya Seni Jan Fabre yang Mengherankan di Leuven
  • Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya
  • Membaca Ulang Kecakapan Matematika dan Sains
  • Salam Terakhir
  • Memanusiakan Teknologi
  • Warisan Luka dan Kepayahan Perempuan Sebatang Kara
  • Secangkir Kopi di Penghujung Kalender

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (70)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (57)
  • Metafor (226)
    • Cerpen (57)
    • Puisi (145)
    • Resensi (23)
  • Milenial (52)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (16)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.