• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Monday, 01 June 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Tabiat Arunika dan Kotak Pandora

Puisi-Puisi Lina Septianasari

Lina Septianasari by Lina Septianasari
24 November 2020
in Puisi
0
Gambar Artikel Tabiat Arunika dan Kotak Pandora

Sumber Gambar: https://www.behance.net/gallery/71204999/

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Tabiat

Dunia tanpa sekat itu indah
Tapi sedikit rentan karena mudah dijarah
Karenanya benteng kubangun agar tak mudah goyah

 

Manusia lalu-lalang silih berganti
Ada yang datang dan pergi
Ada yang terusir dan tak kan pernah kembali

 

Sejak kapan jiwa ini menjadi begitu pendendam?
Ah, mungkin sejak terlalu lahap kutelan nasihat ibu
Katanya, “Jangan khianat! Sekali kau khianat, tak seorang kan percaya.”
Karena ini, giat kujaga percaya
Karena ini, setiap terkhianati
Dendam menjadi bara yang tak akan padam

 

Bandung, 23 Oktober 2020

 

Arunika

Mari bercinta dengan semesta
Mencumbui angin
Membelai bumi
Dan merindui-Nya

 

Yogyakarta, 18 Oktober 2020

 

Pekat

Matinya hati
Adalah ketika ia
Tak mampu memuja kekasih

 

Adalah benar ujaran sajak Rumi
Di hatiku pun ada bara
Maka seperti Rumi
Aku menantang duka cita

 

Pada kepekatan
Buah dari lara, pun duka
Tak ada yang dirasa
Kecuali dendam dan kehampaan

 

Yogyakarta, 18 Oktober 2020

 

Kotak Pandora

Aku bisa menjelma madu
Pada tetes-tetes embun yang kau hisap
Lalu lenyap ke dalam tubuhmu
Menyatu dengan napas yang kau hirup

Pada saat yang sama
Aku juga bisa menjadi racun
Perlahan mematikanmu
Tanpa sedikit ampun

 

Yogyakarta, 12 Oktober 2020

Tags: dendamkepercayaanpuisitabiat
ShareTweetSendShare
Previous Post

Pahlawan Bukan Hanya tentang Sejarah, Tapi Juga Pemuda

Next Post

Ketan Memang ‘Keraketan’

Lina Septianasari

Lina Septianasari

Seorang penikmat leksikon dan pengagum karya Pablo Neruda yang biasa menyibukkan diri mengkaji bahasa dan puisi. Perempuan kelahiran Lampung ini, saat ini tengah menetap di Bandung. Menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mendongeng perihal kata dan frasa.

Artikel Terkait

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
Puisi

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya

17 May 2026

Bidikan Sangkar Baja Bidikan sangkar baja, Berlabuh di pura karang yang memilih terhempas. Dalam rayuan kau cengang yang berterbangan Bidikan...

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
Puisi

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya

9 May 2026

Aku melihat ayah, di sana Aku melihat ayah pada setiap wanita yang terikat kakinya pada jalan-jalan mereka yang terjal dan...

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
Puisi

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya

9 April 2026

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi 1. Aku membuka ponsel, mencari-Mu di kolom pencarian. Tidak ada notifikasi dari langit. Hanya...

Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya
Puisi

Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya

29 March 2026

Risalah Gufran: Al-Ma’arri  Sejak lama al-qarih jenuh sebagai tokoh rekaan dan membentang peta perjalanan baru menuju surga. demi sebuah liburan...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Harga Buku, Nasib Penulis, dan IQ Kita yang Menghkhawatirkan

Harga Buku, Nasib Penulis, dan IQ Kita yang Menghkhawatirkan

17 December 2025
Gambar Artikel Tut Wuri Golek Rai

Tut Wuri Golek Rai

25 November 2020
Gambar Artikel Menghidupkan Tuhan yang Telah Mati

Menghidupkan Tuhan yang Telah Mati

26 December 2020
4 Suguhan Apik yang Ditawarkan Film “Don’t Look Up”

4 Suguhan Apik yang Ditawarkan Film “Don’t Look Up”

27 March 2022
Heliofilia: Narasi Psikopat dan Kemuraman Berlapis

Heliofilia: Narasi Psikopat dan Kemuraman Berlapis

22 July 2021
Pulau Bajak Laut, Topi Jerami, dan Gen Z Madagaskar

Pulau Bajak Laut, Topi Jerami, dan Gen Z Madagaskar

21 October 2025
Membangun Literasi Peduli Bumi: Festival Buku Berjalan

Membangun Literasi Peduli Bumi: Festival Buku Berjalan

5 May 2024
Konsep Cahaya Menurut Suhrawardi dalam Epistimologi Ishraqi (Tasawuf Falsafi)

Konsep Cahaya Menurut Suhrawardi dalam Epistimologi Ishraqi (Tasawuf Falsafi)

20 April 2022
Alir-an

Alir-an

10 February 2021
Membaca Rute Evolusi Otak Kita

Membaca Rute Evolusi Otak Kita

4 March 2026
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
  • Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
  • Saung
  • Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
  • Membela Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Prahara
  • Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya
  • Melawan Tirani Kebahagiaan
  • Membaca Rute Evolusi Otak Kita
  • Totem Kumbang: Karya Seni Jan Fabre yang Mengherankan di Leuven
  • Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya
  • Membaca Ulang Kecakapan Matematika dan Sains
  • Salam Terakhir

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (70)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (57)
  • Metafor (229)
    • Cerpen (58)
    • Puisi (147)
    • Resensi (23)
  • Milenial (52)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (16)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.