• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Wednesday, 22 April 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Pengasingan

M. Royfan Ardian by M. Royfan Ardian
27 January 2021
in Puisi
0
Gambar Artikel Puisi Pengasingan

Sumber Gambar : https://unsplash.com/photos/UCQkkkFQE5k

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Puisi Pengasingan

 

Kertas berdawat dalam amplop yang telah lekat

menggeletak, berisi amsal dari kumpulan kalimat:

 

Umpama tanah tak mengabarimu tentang jejakku yang menukil pada dirinya, setidaknya, carilah kehidupan baru. 

Umpama kata-katamu menyesaki isi hati tempo hari, setidaknya, kau tidak perlu cari kehidupan baru. 

 

Dan seterusnya.

 

Genta kapal diam menggantung di sudut anjungan, diadili oleh angin,

erang ting-ting-ting lamat-lamat terdengar.

 

Telah jatuh ratapan-ratapan ke geladak,

mengalir derai menuju laut─tempat yang baru dikenal.

 

Mengenalkan air mata dengan air laut, yang sama rasanya.

Apakah laut adalah kumpulan air mata?

 

Laut adalah tempat melarung,

semua yang dianggap tidak bisa diulang.

 

2020

 

Puisi Hari Jumat Tertua Dari Jumat Lainnya

 

Barangkali kita terlupa untuk bangun

untuk merayakan matinya Hari Jumat.

Sedang kematiannya, tidak pernah menyakal

kesadaran.

 

2019

 

Puisi Malam Minggu

 

Lalu lalang 

beberapa pasang

melewati cahaya lampu 

berenang di genang jalanan

sehabis hujan

tidak masalah.

 

Adalah masalah ketika

roda motor bocor 

di tengah

kesepian dan gigil

dari hujan yang ketagihan.

 

2020

 

Puisi Semangat!

 

Antara maut dan dokter,

semua bersikeras,

merayu tubuhku yang terbaring.

 

Antara maut dan dokter,

semua bersikejar,

menggaet jarum jam yang terus berjalan.

 

Antara maut dan dokter, 

semua bersikeras, 

mengadu cinta 

dan kasihnya kepadaku.

 

Antara maut dan dokter,

sama beratnya mereka berdua

melepaskanku.

 

Semangat semuanya!

 

2020

Tags: malammalam minggupengasingansedihsemangat
ShareTweetSendShare
Previous Post

Telur, Susu, dan Viagra di Cafe Puisi Mbeling

Next Post

Maret, Masihkah Kau Ingat Namaku?

M. Royfan Ardian

M. Royfan Ardian

Seorang mahasiswa dari Universitas Negeri Yogyakarta. Menempati sebuah rumah di Klaten, Jawa Tengah. Selain menulis puisi, ia juga bermain basket.

Artikel Terkait

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
Puisi

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya

9 April 2026

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi 1. Aku membuka ponsel, mencari-Mu di kolom pencarian. Tidak ada notifikasi dari langit. Hanya...

Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya
Puisi

Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya

29 March 2026

Risalah Gufran: Al-Ma’arri  Sejak lama al-qarih jenuh sebagai tokoh rekaan dan membentang peta perjalanan baru menuju surga. demi sebuah liburan...

Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya
Puisi

Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya

18 February 2026

Risoles Tahun Baru Pagi tadi aku masih berada di dalam kotak Dengar ceramah soal kemanusiaan, revolusi, resolusi, segala macam sampai...

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender
Puisi

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender

31 December 2025

Waktu  Serupa api yang melilit apa saja yang menghadangnya. Ia begitu kejam membakar setiap momen dalam hidup kita hingga menjadi...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Facebook, Penyair, dan Lunatisme

Facebook, Penyair, dan Lunatisme

17 February 2021

Calon Kepala Desa

5 March 2024
Membaca Pikiran Atheis Sam Harris: Manusia Bebas atau Terjajah Selera?

Membaca Pikiran Atheis Sam Harris: Manusia Bebas atau Terjajah Selera?

19 April 2022
Yang Mengelucak dari Lembar-Lembar Buku Pepak

Yang Mengelucak dari Lembar-Lembar Buku Pepak

18 February 2021
Gambar Artikel Kedalaman dan Sajak untuk Novel Baswedan

Kedalaman dan Sajak untuk Novel Baswedan

3 December 2020
Gambar Artikel Jempolmu, Harimaumu

Jempolmu, Harimaumu

2 November 2020
Revolusi Kurikulum

Revolusi Kurikulum

13 December 2021
Fafifu John Mayer

Fafifu John Mayer

16 March 2021
Kandang Menjangan Menggugat dan Puisi Lainnya

Kandang Menjangan Menggugat dan Puisi Lainnya

5 April 2024
Serba-serbi Kali

Serba-serbi Kali

1 March 2021
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
  • Membela Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Prahara
  • Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya
  • Melawan Tirani Kebahagiaan
  • Membaca Rute Evolusi Otak Kita
  • Totem Kumbang: Karya Seni Jan Fabre yang Mengherankan di Leuven
  • Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya
  • Membaca Ulang Kecakapan Matematika dan Sains
  • Salam Terakhir
  • Memanusiakan Teknologi
  • Warisan Luka dan Kepayahan Perempuan Sebatang Kara
  • Secangkir Kopi di Penghujung Kalender

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (70)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (57)
  • Metafor (226)
    • Cerpen (57)
    • Puisi (145)
    • Resensi (23)
  • Milenial (52)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (16)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.