• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Thursday, 16 July 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Goa Isolasi dan Surat Kecilku

Febrian Kisworo by Febrian Kisworo
19 July 2021
in Puisi
0
Goa Isolasi dan Surat Kecilku

http://marinamuun.tumblr.com/

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Goa Isolasi

Memasuki goa isolasi
berjarak aku dari dunia luar
yang mengguyur deras
menjadikanku muara kuyup was-was.

Memasuki goa dalam diri
tak tersentuh oleh tangan-tangan liar
yang terdiri dari: bakteri informasi, kuman penghasut diri, dan virus peremuk hati
meruntuhkan iman, meluruhkan imun, merobohkan rasa aman.

Adalah belantara rimba
yang merimbun benih sejatinya cinta
menjamur kata-kata
pada diri, mentadaruskan puisi
sangkan paraning dumadi.

Gresik, 8 Juli 2021

 

Selamat Jalan dan Sampai Jumpa

Biarlah air mata ini membasahi rumput hijau
yang tumbuh di sekitar gundukan tanah itu
menjalar seperti rinduku padamu
agar bisa secepatnya untuk memelukmu.

Menuju segala tentangmu
berdendang hati ini yang berlagu sendu
sebelum medan lagaku rampung
karena ketar-ketirnya skripsiku yang masih rumpang
Ayah sudah berpulang.

Kutaburkan doa-doa
sebelum melanjutkan langkah
di atas gundukan tanah
bersama mawar, melati, dan kenanga
sebagai bekal menuju surga
selamat jalan dan sampai jumpa, Ayah.

Umpama penyair
hatiku tak pernah sepi dari rasa getir
yang menggetarkan kata
atas kenang yang pernah kita cipta
lalu menyulapnya sebagai syair-syair indah
untuk kupersembahkan bagi Ayah.

Gresik, 2 Juli 2021

 

Dari dalam Rumah

Dunia semakin kejam, Ayah
sedang tubuhku kecil dan terlalu lemah
akankah tergilas oleh waktu yang tajam
lalu membuatku terkapar tak berdaya
dan berdarah-darah.

Ditimang-timang diriku oleh kenangan masa lalu, Ayah
bersama lembutnya telapak tanganmu
melukis tawa
di atas kanvas gemasnya pipiku
yang terbingkai oleh suka-duka, mencacah jiwa.

Kaututup pintu rumah
menanggalkan asa, meninggalkan leha-leha
bertaruh dengan keluh dan peluh
bersama motor keluaran tahun dua ribu lima yang kaupacu
masa depan kaubidik dengan anak panah doa dan usaha.

Gresik, 7 Juli 2021

 

Surat Kecilku

Tentangmu, mengajariku arti dari pelaksanaan kata-kata
yang menanggalkan sedih
untuk tinggal sebagai makna
lalu diperaslah keringat
dari sekujur tubuhmu
yang terlanjur memadat
membaur dengan tabahnya semangat.

Lima puluh dua tahun usiamu adalah doa
pengharapan kekal menuju-Nya
dari tiada menjadi ada
yang mengada karena-Nya.
Berjuang menjadi hal yang niscaya
dalam puisiku; tak cukup menampung segala peluhmu, Ayah.

Kutuliskan kata-kata, kuabadikan segala cerita
dalam surat kecilku; kutitipkan pesan kepadamu
Ayah, sampaikan salam rinduku kepada para pendahulu
kepada Kanjeng Nabi
dan kepada Tuhan pencipta jagad raya beserta seisinya

Semoga, ketika aku berpulang di rumah keabadian
mereka berkenan menyambutku dengan kegembiraan.

Aamiin, aamiin, Insya Allah.
Insya Allah, aamiin, aamiin.

Gresik, 12 Juli 2021

 

Mendengkur di atas Kasur 

“Hidup ini memang asu, anakku. Kau harus sekeras dan sedingin batu.”
Kata Joko Pinurbo pada puisinya berjudul Mengenang Asu yang termuat dalam buku Selamat Menunaikan Ibadah Puisi.

Sebelas hari telah berlalu, di saat kau membaringkan tubuh
kaki terbujur, di atas kasur kau mulai mendengkur,
“Aku wis nggak kuat maneh”
lalu kau diam dan membisu.

Belum sempat diriku meneguk pesanmu
yang kautuang dalam segelas harapan dan doa-doa adamu
ternyata air itu sudah lebih dulu menguap ke udara, Ayah,
untuk kausesap melalui hidungmu selama-lamanya.

Gresik, 13 Juli 2021

Tags: ayahcoronaGoa Isolasi dan Surat Kecilkukepergianpandemipuisisajak
ShareTweetSendShare
Previous Post

Nanda dan Kisah Pilunya

Next Post

Heliofilia: Narasi Psikopat dan Kemuraman Berlapis

Febrian Kisworo

Febrian Kisworo

Lahir di Gresik, 17 Februari 2000. Seorang bocah ingusan yang gemar riwa-riwi mencari ide, dan mengumpulkan inspirasi. Habis merantau di Jombang, kini ia bermukim sementara di Surabaya. Terjatuh dalam jurang tulis-menulis sejak usia belia dan kini sedang asyik menikmati ‘ketersesatannya’ dalam rimbunnya hutan sastra.

Artikel Terkait

Pustakawati dan Puisi Lainnya
Puisi

Pustakawati dan Puisi Lainnya

3 July 2026

pustakawati di tempat ini bohlam-bohlam telanjang pagi tersisa bertumpuk-tumpuk buku di kaca-kaca kau temui tak ada suara yang selama ini...

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
Puisi

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya

13 June 2026

SEBUAH SAJAK YANG DIBACA BURUNG JALAK saat prediksi cuaca telah rampung ditata dalam ransel sejenak dunia berhenti menyusun tanggul dari...

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
Puisi

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya

17 May 2026

Bidikan Sangkar Baja Bidikan sangkar baja, Berlabuh di pura karang yang memilih terhempas. Dalam rayuan kau cengang yang berterbangan Bidikan...

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
Puisi

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya

9 May 2026

Aku melihat ayah, di sana Aku melihat ayah pada setiap wanita yang terikat kakinya pada jalan-jalan mereka yang terjal dan...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Gambar Artikel Bias Kegelisahan dan Kenangan

Bias Kegelisahan dan Kenangan

17 November 2020
Ali Syari’ati: Mempercayai Tuhan Sekaligus Menjaga Alam dan Hubungan Sesama Manusia

Ali Syari’ati: Mempercayai Tuhan Sekaligus Menjaga Alam dan Hubungan Sesama Manusia

16 February 2022
Khaled Abou El Fadl: Islam Puritan atau Islam Moderat?

Khaled Abou El Fadl: Islam Puritan atau Islam Moderat?

16 June 2021
Gambar Artikel Aku dan Yogyakarta: Orang Kalah Berjubah Istimewa

Aku dan Yogyakarta: Orang Kalah yang Berjubah Istimewa

11 November 2020
Gambar Artikel Komunikasi Mahasiswa dan Dosen Pembimbing Ala Habermas

Komunikasi Mahasiswa dan Dosen Pembimbing Ala Habermas

13 November 2020
Homo Digitalis dan Kebutuhan Kita pada Filsafat

Homo Digitalis dan Kebutuhan Kita pada Filsafat

17 January 2022
Hadir itu Bukan Kamu

Hadir itu Bukan Kamu

25 August 2021
Aku Pernah Melihatmu Tertidur

Aku Pernah Melihatmu Tertidur

17 May 2021
Gambar Artikel Puisi Selamanya Laut. Kumpulan Puisi Faris Al Faisal

Selamanya Laut

14 January 2021
Cerita Orang Mabuk

Cerita Orang Mabuk

23 July 2021
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Pustakawati dan Puisi Lainnya
  • Ruang Mimpi
  • Jalan Keluar Atas Jebloknya Matematika
  • Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
  • Di Teras St. Carolus
  • Manusia dalam Sengkarut Jejaring Informasi
  • Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
  • Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
  • Saung
  • Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
  • Membela Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Prahara
  • Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (71)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (58)
  • Metafor (234)
    • Cerpen (60)
    • Puisi (149)
    • Resensi (24)
  • Milenial (52)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (16)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.