• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Friday, 17 April 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Goa Isolasi dan Surat Kecilku

Febrian Kisworo by Febrian Kisworo
19 July 2021
in Puisi
0
Goa Isolasi dan Surat Kecilku

http://marinamuun.tumblr.com/

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Goa Isolasi

Memasuki goa isolasi
berjarak aku dari dunia luar
yang mengguyur deras
menjadikanku muara kuyup was-was.

Memasuki goa dalam diri
tak tersentuh oleh tangan-tangan liar
yang terdiri dari: bakteri informasi, kuman penghasut diri, dan virus peremuk hati
meruntuhkan iman, meluruhkan imun, merobohkan rasa aman.

Adalah belantara rimba
yang merimbun benih sejatinya cinta
menjamur kata-kata
pada diri, mentadaruskan puisi
sangkan paraning dumadi.

Gresik, 8 Juli 2021

 

Selamat Jalan dan Sampai Jumpa

Biarlah air mata ini membasahi rumput hijau
yang tumbuh di sekitar gundukan tanah itu
menjalar seperti rinduku padamu
agar bisa secepatnya untuk memelukmu.

Menuju segala tentangmu
berdendang hati ini yang berlagu sendu
sebelum medan lagaku rampung
karena ketar-ketirnya skripsiku yang masih rumpang
Ayah sudah berpulang.

Kutaburkan doa-doa
sebelum melanjutkan langkah
di atas gundukan tanah
bersama mawar, melati, dan kenanga
sebagai bekal menuju surga
selamat jalan dan sampai jumpa, Ayah.

Umpama penyair
hatiku tak pernah sepi dari rasa getir
yang menggetarkan kata
atas kenang yang pernah kita cipta
lalu menyulapnya sebagai syair-syair indah
untuk kupersembahkan bagi Ayah.

Gresik, 2 Juli 2021

 

Dari dalam Rumah

Dunia semakin kejam, Ayah
sedang tubuhku kecil dan terlalu lemah
akankah tergilas oleh waktu yang tajam
lalu membuatku terkapar tak berdaya
dan berdarah-darah.

Ditimang-timang diriku oleh kenangan masa lalu, Ayah
bersama lembutnya telapak tanganmu
melukis tawa
di atas kanvas gemasnya pipiku
yang terbingkai oleh suka-duka, mencacah jiwa.

Kaututup pintu rumah
menanggalkan asa, meninggalkan leha-leha
bertaruh dengan keluh dan peluh
bersama motor keluaran tahun dua ribu lima yang kaupacu
masa depan kaubidik dengan anak panah doa dan usaha.

Gresik, 7 Juli 2021

 

Surat Kecilku

Tentangmu, mengajariku arti dari pelaksanaan kata-kata
yang menanggalkan sedih
untuk tinggal sebagai makna
lalu diperaslah keringat
dari sekujur tubuhmu
yang terlanjur memadat
membaur dengan tabahnya semangat.

Lima puluh dua tahun usiamu adalah doa
pengharapan kekal menuju-Nya
dari tiada menjadi ada
yang mengada karena-Nya.
Berjuang menjadi hal yang niscaya
dalam puisiku; tak cukup menampung segala peluhmu, Ayah.

Kutuliskan kata-kata, kuabadikan segala cerita
dalam surat kecilku; kutitipkan pesan kepadamu
Ayah, sampaikan salam rinduku kepada para pendahulu
kepada Kanjeng Nabi
dan kepada Tuhan pencipta jagad raya beserta seisinya

Semoga, ketika aku berpulang di rumah keabadian
mereka berkenan menyambutku dengan kegembiraan.

Aamiin, aamiin, Insya Allah.
Insya Allah, aamiin, aamiin.

Gresik, 12 Juli 2021

 

Mendengkur di atas Kasur 

“Hidup ini memang asu, anakku. Kau harus sekeras dan sedingin batu.”
Kata Joko Pinurbo pada puisinya berjudul Mengenang Asu yang termuat dalam buku Selamat Menunaikan Ibadah Puisi.

Sebelas hari telah berlalu, di saat kau membaringkan tubuh
kaki terbujur, di atas kasur kau mulai mendengkur,
“Aku wis nggak kuat maneh”
lalu kau diam dan membisu.

Belum sempat diriku meneguk pesanmu
yang kautuang dalam segelas harapan dan doa-doa adamu
ternyata air itu sudah lebih dulu menguap ke udara, Ayah,
untuk kausesap melalui hidungmu selama-lamanya.

Gresik, 13 Juli 2021

Tags: ayahcoronaGoa Isolasi dan Surat Kecilkukepergianpandemipuisisajak
ShareTweetSendShare
Previous Post

Nanda dan Kisah Pilunya

Next Post

Heliofilia: Narasi Psikopat dan Kemuraman Berlapis

Febrian Kisworo

Febrian Kisworo

Lahir di Gresik, 17 Februari 2000. Seorang bocah ingusan yang gemar riwa-riwi mencari ide, dan mengumpulkan inspirasi. Habis merantau di Jombang, kini ia bermukim sementara di Surabaya. Terjatuh dalam jurang tulis-menulis sejak usia belia dan kini sedang asyik menikmati ‘ketersesatannya’ dalam rimbunnya hutan sastra.

Artikel Terkait

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
Puisi

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya

9 April 2026

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi 1. Aku membuka ponsel, mencari-Mu di kolom pencarian. Tidak ada notifikasi dari langit. Hanya...

Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya
Puisi

Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya

29 March 2026

Risalah Gufran: Al-Ma’arri  Sejak lama al-qarih jenuh sebagai tokoh rekaan dan membentang peta perjalanan baru menuju surga. demi sebuah liburan...

Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya
Puisi

Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya

18 February 2026

Risoles Tahun Baru Pagi tadi aku masih berada di dalam kotak Dengar ceramah soal kemanusiaan, revolusi, resolusi, segala macam sampai...

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender
Puisi

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender

31 December 2025

Waktu  Serupa api yang melilit apa saja yang menghadangnya. Ia begitu kejam membakar setiap momen dalam hidup kita hingga menjadi...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Soledad

Soledad

7 September 2021
Takbiran Buruh, Hardiknas Ki Hadjar Dewantara dan Lebaran Pascapandemi

Takbiran Buruh, Hardiknas Ki Hadjar Dewantara dan Lebaran Pascapandemi

2 May 2022
Status Baru Ibu dan Puisi Lainnya

Status Baru Ibu dan Puisi Lainnya

20 July 2025
Sebungkus Sunyi

Sebungkus Sunyi

20 November 2021
Gambar Artikel Lirih Menangis

Lirih Menangis

17 January 2021
Gambar Artikel Puisi Musafir yang Selesai

Musafir yang Selesai

25 January 2021
Apa Tidak Eman-eman?

Apa Tidak Eman-eman?

1 March 2021
Menemui Emosi dari Diri

Menemui Emosi dari Diri

20 August 2021
Melawan Tirani Kebahagiaan

Melawan Tirani Kebahagiaan

17 March 2026
Mengeja Karya Hanna Hirsch Pauli di Museum Stockholm

Mengeja Karya Hanna Hirsch Pauli di Museum Stockholm

15 November 2025
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
  • Membela Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Prahara
  • Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya
  • Melawan Tirani Kebahagiaan
  • Membaca Rute Evolusi Otak Kita
  • Totem Kumbang: Karya Seni Jan Fabre yang Mengherankan di Leuven
  • Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya
  • Membaca Ulang Kecakapan Matematika dan Sains
  • Salam Terakhir
  • Memanusiakan Teknologi
  • Warisan Luka dan Kepayahan Perempuan Sebatang Kara
  • Secangkir Kopi di Penghujung Kalender

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (70)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (57)
  • Metafor (226)
    • Cerpen (57)
    • Puisi (145)
    • Resensi (23)
  • Milenial (52)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (16)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.