Berisi kumpulan puisi menarik karya tim / kru metafor.id dan juga dari kontributor yang telah diseleksi.
Di Bandara Boston ke Jenewa dan Puisi Lainnya
Di Bandara Boston ke Jenewa : Angels and Demons (Dan Brown) Dulu orang tua bercerita Akan tiba masa Kita menertawakan...
Sandalku Dicuri Tuhan | Puisi-puisi Widya Prayoga T.
I. rinduku merangkak mengejarmu yang terus berlari aku bisa apa tanpamu? sedang senyum yang kau tinggal ingin sekali kukembalikan. II....
Ode untuk Martir Pengetahuan: Puisi-puisi Moch Aldy MA
Tanpa Musik, Mungkin, Hidup Tinggallah Kesunyian yang Nauseatik : Ludovico Einaudi instrumen experience tiba ke telingaku, seperti seseorang yang kukenal...
Ruang Tunggu: Puisi-puisi Habib Muzaki
Dehoffnung Aku... Sungguh-sungguh menipu hujan Menamainya sebagai hutan Setiap tetesan menitipkan mimpi Akar-akar menumbuhkan sepi Angkuh waktu membalik mundur Menghidupi...
Diam dan Merapal Hujan
Diam /1/ sudah sejak lama aku diam-diam menunggumu dan sialnya, secara diam-diam kau juga menungguku /2/ kini aku sudah bernyali,...
Doa Pengembara
SETITIK AIR MATA; IBUKU Suatu malam; ada rumah kecil di desa yang sepi. Rumput-rumput rapi Bunga-bunga indah menghias halaman. Di...
Cinta yang Tidak Pernah Mandi dan Puisi Lainnya
Ketika Kita Sama-Sama Telanjur Tinggal kau mengikat sepatumu di teras aku mengikat napas agar tidak membentur kalimatmu di antara kita...
Perempuan yang Menyetrika Tubuhnya dan Puisi Lainnya
Perempuan yang Menyetrika Tubuhnya setiap malam ia menyetrika tubuhnya di depan kaca mencari lipatan-lipatan yang membuat lelaki itu malas pulang...
Hisap Aku hingga Putih dan Puisi Lainnya
Hisap Aku hingga Putih bulan merabun serbuk langit bebal pohon dan batu tak bergaris hitam coreng malam yang sumuk punggung...
Status Baru Ibu dan Puisi Lainnya
Status Baru Ibu Ia tidak menangis di depan siapa pun. Tapi aku tahu, ada yang basah tiap kali ia mencuci...
Kiat Marah yang Payah dan Puisi Lainnya
Kiat Marah yang Payah Malam hari yang dingin mencekam cepat menusuk pori-pori. Dan keniscayaan lupa mendekam di hati dan kantong...
Cosmic Hospitality dan Puisi Lainnya
belum genap pagi belum genap pagi, belum genap jajanan cuma ganjil-ganjil di hati dan lubang-lubang memenuhi sanubari menjadi tak sampai,...





















