• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Friday, 10 April 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Keangkuhan Ombak

Sehimpun Puisi Katarsis

Mahyar Siregar by Mahyar Siregar
3 June 2021
in Puisi
0
Keangkuhan Ombak

https://madhumitas.wordpress.com/2019/04/28/something-to-say/

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

KEANGKUHAN OMBAK

Di pantai ini
jejak langkah dihapus gulungan ombak
nyanyian tenggelam
oleh gemuruh ombak.

Catatan puisi hanyut
dibawa derasnya arus
tumpukan waktu hilang
diterjang gelombang.

Di pantai ini
senja berubah warna
menjadi darah
keangkuhan ombak
buramkan lukisan cinta.

Pantai ini
layak untuk ditinggal pergi.

 

9 Agustus 2020

 

ADA PELANGI

ada pelangi di tengah deras hujan
melingkar erat memeluk tubuh
warnanya indah menerpa wajah
mataku terbuka merekam sinar terang

pelangi membawa tangga cahaya
kemilaunya merambat hingga rongga jiwa
diri bangkit menapaki pelangi
melangkah pasti membawa semangat

 

5 Agustus 2020

 

BIDADARIKU 1

Bidadariku
fantasiku liar tentangmu
senyummu kunikmati sepuasku
wajahmu kupandangi lekat
tangan halusmu kupandang erat
kupeluk dirimu tanpa istirahat

Bidadariku
khayalku jauh mengenaimu
kusiapkan rumah mungil di tepi danau
ruang kita menyesap waktu
candaku akan mengusir sepimu
nyanyianku pasti sanggup menghiburmu
serimbun puisi akan kucipta untukmu

Bidadariku, maafkan aku
bila cinta ini mengganggumu
akan kujinakkan fantasiku
jika rindu ini mengusikmu
akan kuredam pula angan liarku

Bidadariku
di danau ini kunanti dirimu
ada segenggam bunga di tanganku
ada cinta tulus yang siap membasuhmu
sebab membahagiakanmu adalah bahagiaku

 

31 Maret 2021

 

BIDADARIKU 2

Bidadariku, danau tempatku menunggu
semakin sepi
gelap malam telah menyelimutinya
sinar rembulan enggan memandikannya
sedang gugusan bintang
tiada terlihat

Danau tempatku menunggu
berubah dingin
diriku semakin menggigil
tiada senyummu menghangatkan
tiada sosokmu mengulurkan tangan

Danau tempatku menunggu
semakin pekat
tiada cahaya matamu menerangi
malam gulita semakin menjadi-jadi
sedang harapanku tenggelam
semakin dalam

Bidadariku, masih saja
kupanggil bidadariku
meski bayangmu pun tak nampak
masih saja batin ini menanti
menanti munculnya sang fajar pagi

 

23 Mei 2021

 

Tags: ada pelangibidadarikatarsiskeangkuhan ombakpuisi
ShareTweetSendShare
Previous Post

Win-Win Corruption

Next Post

Resiko Tinggal di Ujung Kalimantan

Mahyar Siregar

Mahyar Siregar

Alumni UNRI, aktif sebagai Pengawas Sekolah SMK di lingkungan Dinas Pendidikan Sumatera Utara. Gemar mengelola perasaan yang dituangkan melalui puisi dan caption kata mutiara. Bisa disapa via Facebook: Mahyar Siregar.

Artikel Terkait

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
Puisi

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya

9 April 2026

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi 1. Aku membuka ponsel, mencari-Mu di kolom pencarian. Tidak ada notifikasi dari langit. Hanya...

Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya
Puisi

Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya

29 March 2026

Risalah Gufran: Al-Ma’arri  Sejak lama al-qarih jenuh sebagai tokoh rekaan dan membentang peta perjalanan baru menuju surga. demi sebuah liburan...

Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya
Puisi

Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya

18 February 2026

Risoles Tahun Baru Pagi tadi aku masih berada di dalam kotak Dengar ceramah soal kemanusiaan, revolusi, resolusi, segala macam sampai...

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender
Puisi

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender

31 December 2025

Waktu  Serupa api yang melilit apa saja yang menghadangnya. Ia begitu kejam membakar setiap momen dalam hidup kita hingga menjadi...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

When The Weather is Fine dan Puisi Kesakitan

When The Weather is Fine dan Puisi Kesakitan

12 November 2021

Calon Kepala Desa

5 March 2024
Beruntung Kita Selalu Bisa Melihat Sisi Baik dari Setiap Bencana

Beruntung Kita Selalu Bisa Melihat Sisi Baik dari Setiap Bencana

2 July 2021
Gambar Artikel Puisi Dengan Angin

Dengan Angin

19 January 2021
Gambar Artikel Jempolmu, Harimaumu

Jempolmu, Harimaumu

2 November 2020
Kriminalitas Jalan Pintas Keterdesakan

Kriminalitas Jalan Pintas Keterdesakan

7 December 2021
Puisi Siap Saji

Puisi Siap Saji

22 February 2021
Siasat Bersama Wong Cilik dan Upaya Menginsafi Diri: Sebuah Perjamuan dengan Sindhunata

Siasat Bersama Wong Cilik dan Upaya Menginsafi Diri: Sebuah Perjamuan dengan Sindhunata

15 June 2025
Kebanyakan Fafifu

Kebanyakan Fafifu

3 May 2021
Keangkuhan Ombak

Keangkuhan Ombak

3 June 2021
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
  • Membela Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Prahara
  • Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya
  • Melawan Tirani Kebahagiaan
  • Membaca Rute Evolusi Otak Kita
  • Totem Kumbang: Karya Seni Jan Fabre yang Mengherankan di Leuven
  • Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya
  • Membaca Ulang Kecakapan Matematika dan Sains
  • Salam Terakhir
  • Memanusiakan Teknologi
  • Warisan Luka dan Kepayahan Perempuan Sebatang Kara
  • Secangkir Kopi di Penghujung Kalender

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (70)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (57)
  • Metafor (226)
    • Cerpen (57)
    • Puisi (145)
    • Resensi (23)
  • Milenial (52)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (16)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.