• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Sunday, 18 January 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Keangkuhan Ombak

Sehimpun Puisi Katarsis

Mahyar Siregar by Mahyar Siregar
3 June 2021
in Puisi
0
Keangkuhan Ombak

https://madhumitas.wordpress.com/2019/04/28/something-to-say/

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

KEANGKUHAN OMBAK

Di pantai ini
jejak langkah dihapus gulungan ombak
nyanyian tenggelam
oleh gemuruh ombak.

Catatan puisi hanyut
dibawa derasnya arus
tumpukan waktu hilang
diterjang gelombang.

Di pantai ini
senja berubah warna
menjadi darah
keangkuhan ombak
buramkan lukisan cinta.

Pantai ini
layak untuk ditinggal pergi.

 

9 Agustus 2020

 

ADA PELANGI

ada pelangi di tengah deras hujan
melingkar erat memeluk tubuh
warnanya indah menerpa wajah
mataku terbuka merekam sinar terang

pelangi membawa tangga cahaya
kemilaunya merambat hingga rongga jiwa
diri bangkit menapaki pelangi
melangkah pasti membawa semangat

 

5 Agustus 2020

 

BIDADARIKU 1

Bidadariku
fantasiku liar tentangmu
senyummu kunikmati sepuasku
wajahmu kupandangi lekat
tangan halusmu kupandang erat
kupeluk dirimu tanpa istirahat

Bidadariku
khayalku jauh mengenaimu
kusiapkan rumah mungil di tepi danau
ruang kita menyesap waktu
candaku akan mengusir sepimu
nyanyianku pasti sanggup menghiburmu
serimbun puisi akan kucipta untukmu

Bidadariku, maafkan aku
bila cinta ini mengganggumu
akan kujinakkan fantasiku
jika rindu ini mengusikmu
akan kuredam pula angan liarku

Bidadariku
di danau ini kunanti dirimu
ada segenggam bunga di tanganku
ada cinta tulus yang siap membasuhmu
sebab membahagiakanmu adalah bahagiaku

 

31 Maret 2021

 

BIDADARIKU 2

Bidadariku, danau tempatku menunggu
semakin sepi
gelap malam telah menyelimutinya
sinar rembulan enggan memandikannya
sedang gugusan bintang
tiada terlihat

Danau tempatku menunggu
berubah dingin
diriku semakin menggigil
tiada senyummu menghangatkan
tiada sosokmu mengulurkan tangan

Danau tempatku menunggu
semakin pekat
tiada cahaya matamu menerangi
malam gulita semakin menjadi-jadi
sedang harapanku tenggelam
semakin dalam

Bidadariku, masih saja
kupanggil bidadariku
meski bayangmu pun tak nampak
masih saja batin ini menanti
menanti munculnya sang fajar pagi

 

23 Mei 2021

 

Tags: ada pelangibidadarikatarsiskeangkuhan ombakpuisi
ShareTweetSendShare
Previous Post

Win-Win Corruption

Next Post

Resiko Tinggal di Ujung Kalimantan

Mahyar Siregar

Mahyar Siregar

Alumni UNRI, aktif sebagai Pengawas Sekolah SMK di lingkungan Dinas Pendidikan Sumatera Utara. Gemar mengelola perasaan yang dituangkan melalui puisi dan caption kata mutiara. Bisa disapa via Facebook: Mahyar Siregar.

Artikel Terkait

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender
Puisi

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender

31 December 2025

Waktu  Serupa api yang melilit apa saja yang menghadangnya. Ia begitu kejam membakar setiap momen dalam hidup kita hingga menjadi...

Cinta yang Tidak Pernah Mandi dan Puisi Lainnya
Puisi

Cinta yang Tidak Pernah Mandi dan Puisi Lainnya

7 September 2025

Ketika Kita Sama-Sama Telanjur Tinggal kau mengikat sepatumu di teras aku mengikat napas agar tidak membentur kalimatmu di antara kita...

Perempuan yang Menyetrika Tubuhnya dan Puisi Lainnya
Puisi

Perempuan yang Menyetrika Tubuhnya dan Puisi Lainnya

14 August 2025

Perempuan yang Menyetrika Tubuhnya setiap malam ia menyetrika tubuhnya di depan kaca mencari lipatan-lipatan yang membuat lelaki itu malas pulang...

Hisap Aku hingga Putih dan Puisi Lainnya
Puisi

Hisap Aku hingga Putih dan Puisi Lainnya

3 August 2025

Hisap Aku hingga Putih bulan merabun serbuk langit bebal pohon dan batu tak bergaris hitam coreng malam yang sumuk punggung...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Istirahat dan Pelukan Ibu

Istirahat dan Pelukan Ibu

29 June 2022
Gambar Artikel Wartawan Ala Cak Rusdi

Wartawan Ala Cak Rusdi

30 April 2021
https://unsplash.com/photos/g4I_Lq-p4o0

Pengguna VPN Bukan Berarti Pecinta Bokep

14 February 2021
Gambar Artikel Seringai Pedih yang Ia Tulis

Seringai Pedih yang Ia Tulis

28 December 2020
Gambar Artikel Bias Kegelisahan dan Kenangan

Bias Kegelisahan dan Kenangan

17 November 2020
Diri yang Tak Bersih dan Sejumlah Tegangan – Bagian 1

Diri yang Tak Bersih dan Sejumlah Tegangan – Bagian 1

1 April 2024
Gambar Artikel Jempolmu, Harimaumu

Jempolmu, Harimaumu

2 November 2020
Alir-an

Alir-an

10 February 2021
Meneladani Sufi Jenaka: Nashrudin Hoja & Keledainya

Meneladani Sufi Jenaka: Nashrudin Hoja & Keledainya

3 January 2022
Balada Mobile Legends

Balada Mobile Legends

22 February 2021
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Secangkir Kopi di Penghujung Kalender
  • Berkelana dan Membaca Zürich dengan Kapal
  • Harga Buku, Nasib Penulis, dan IQ Kita yang Menghkhawatirkan
  • Menjajaki Pameran Seni Islam di Seoul
  • Perempuan yang Menghapus Namanya
  • Mempersenjatai Trauma: Strategi Jahat Israel terhadap Palestina
  • Antony Loewenstein: “Mendekati Israel adalah Kesalahan yang Memalukan bagi Indonesia”
  • Gelembung-Gelembung
  • Mengeja Karya Hanna Hirsch Pauli di Museum Stockholm
  • Di Balik Prokrastinasi: Naluri Purba Vs Tuntutan Zaman
  • Pulau Bajak Laut, Topi Jerami, dan Gen Z Madagaskar
  • Bersikap Maskulin dalam Gerakan Feminisme

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (67)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (54)
  • Metafor (219)
    • Cerpen (56)
    • Puisi (142)
    • Resensi (20)
  • Milenial (51)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (15)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.