• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Friday, 17 April 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Dalam Buku untuk Bersikap Mangap

Alvida Maulida Bowo by Alvida Maulida Bowo
11 February 2021
in Puisi
0
Dalam Buku untuk Bersikap Mangap

https://unsplash.com/photos/1VATqD3HYiA

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Satu atau dua, pilih aku atau dia yang engkau suka

  • Gamma1

 

Dua atau tiga yang dipilih orang biasa, kala hari senja ….

Kentut pada senja yang saja terminum mula

Penampakan uang-uang receh beterbangan oleh senja

yang ditaksir sama oleh para wanita:

Para pria.

 

Namun, dalam buku yang bertajuk

“Musim: utusan-utusan yang merata”

Selayaknya cecairan suci nan berguna

Seputih susu sapu yang berharap terhadap apa

Yang dilaluinya.

 

Ialah seorang wanita yang

Selayaknya tersemat di bawah sang saka merahnya

Darah dalam buku “Seni untuk bersikap

Mangap!”

Darahnya sejernih air yang

Mengalir dari sumber-Nya:

Membasuh pundak tegapnya dan terutama bibirnya

Semerah sang saka di balik keringat

pejuangnya.

 

Di penjuru kamar mandi,

Ada lubang suara

Dan Kartini terbawa. Namun, lokasinya

Terlangkup Kartini tengah berada di ambang

Kotak suara bagian pria sang mata tiga yang semula.

Para kaum wanita dalam buku “Ratus tahun lamanya,” yang belum

Sampai kiamat: aku menjatuhkan kotak suara mudahnya

Seperti memusing telapak tangan putih namanya. Aku tak benci

Melakukannya:

Dengan telunjuk, aku berdoa. Namun ternyata,

Telunjukku harum: sebab Kartini

Ialah sampo khusus wanita.

 

Madiun, 31 Januari 2021

 

Aku Mengangkasa

 

Aku membarut-barut menyeberangi komet-komet

Adalah rambutku:

Yang hening, tak ada pengunjung. Yang dingin

permukaannya seperti salju di Enceladus¹

Yang bahkan menjelma bumi bersandarnya

Komet-komet mahkotaku.

 

Daripada Saturnus

Aku adalah banjar, cincin-

Cincin yang berputar-putar

Di Pasar. Pak Presiden: matahari berkunjung

Datang

Mesem, dan membiayai bayiku siang dan malam.

 

Daripada Saturnus

Mahkotaku adalah komet yang beredar mengerumuni pasar terus

Mendapati presiden matahari memancar.

 

Madiun, 29 Januari 2021

 

 

Harapan yang Hidup

 

Harapan,

adalah tatkala rambut rontok yang

makin damping. Adalah rambut

yang rontok yang dilawannya musuh-musuh harapan. Pada yang makin dempang

adalah Tuhan. Ialah uang demi uang

dalam bekerja mengeluarkan rona.

Adalah selerang uang kurasa bersama

tenunan Tuhan jempol dengan telunjuk yang memincuk lembut.

 

Bak, bak, bak, bak, bak!

Bukan lagi uang adalah

Tuhan. Bukan lagi

waktu ialah uang.

 

Bak, bak, bak, bak, bak!

Tak lagi pula mengucur:

Menginjak saatnya mandi, air pancur semestinya membilas harapan

yang tak kunjung nur. Ialah kehendak-Nya:

Harapan adalah segenap penghuni

Dunia-Nya ialah kecoak.

Bagi manusia yang lega hati,

Harapan adalah dirinya sendiri.

 

 

Belakang Drama Liam Silk

 

L ama di wajah, kujumpa junjungannya yang berdendang

dan terlihat terus-menerus dibasuh

seorang gadis.

I a mendepak dan seret tutur,

Dan memecat cara mereka:

Orang-orang memainkan drama yang meriwayatkan

Wahai, ahli surga.

A ku adalah kunang-kunang di kasur lama. tak berani

M embenarkan sungguh-sungguh yang nyenyak dan

kasur berbunga-bunga, adanya sambung tangan yang

mengajukan suara.

S uara receh.

I a adalah yang sudah.

L ahir berupa otak seorang biji mata yang

menjeramah objeknya mengarah-arahi tanda-tanda muram dan

diamnya sebuah hutan.

K enangan adalah pesawat baja yang awet menyinggung kesejukan.

 

Madiun, 25 Januari 2021

 

Kata Harapan

 

Kata ia. Memestakan situasi nyepi dalam sebuah kubus yang serupa

Enam kali mengempap. Serupa bunyinya

Yaitu terus membancuh kartu di tangan, dan selalu memangkung

Pintu dalam hati. Sedikit meroyak saat ini

Pelepasanku mengedor rusuk-rusuk yang membentengi

Ketamakannya. Adalah sebab telah bermodal kebarat-

baratan. Beserta negara Australia yang berangkap kabut. Kataku,

Ia serupa seseorang yang memang ambruk. Maka, dan hanya

Belum positif dikawini kabut. Katanya,

“Iya! Aku bangga.” Mendabik dada. Serupa

Orang yang gering sepanjang hayatnya:

 

Tak pernah ombak yang memanggul dan

Sampai-sampai ke daratan. Yang padat kabut

Aku adalah harapan, maka aku tidak pernah melihat kabut:

Oleh karena ini aku dilahirkan. Belum pernah berpautan oleh ke sana-

Ke mari dan setuju untuk dikhususkan. Walaupun begitu, para orang tua yang buta

Warna: teguh ditetapkannya kepada kelak dunia yang dijawat

wanita-wanita berkuasa.

 

Madiun, 20 Januari 2021

Tags: dalam buku untuk bersikap mangapdramaharapanliam silkpuisi
ShareTweetSendShare
Previous Post

Pembaharuan Pendidikan Muhammadiyah di Indonesia: Refleksi Pemikiran K.H. Ahmad Dahlan

Next Post

Suaka Rasa dan Derita

Alvida Maulida Bowo

Alvida Maulida Bowo

Penulis asal Madiun - Jawa Timur.  Ingin tau lebih lanjut bisa hubungi via Instagram: @alvd_52253.

Artikel Terkait

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
Puisi

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya

9 April 2026

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi 1. Aku membuka ponsel, mencari-Mu di kolom pencarian. Tidak ada notifikasi dari langit. Hanya...

Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya
Puisi

Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya

29 March 2026

Risalah Gufran: Al-Ma’arri  Sejak lama al-qarih jenuh sebagai tokoh rekaan dan membentang peta perjalanan baru menuju surga. demi sebuah liburan...

Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya
Puisi

Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya

18 February 2026

Risoles Tahun Baru Pagi tadi aku masih berada di dalam kotak Dengar ceramah soal kemanusiaan, revolusi, resolusi, segala macam sampai...

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender
Puisi

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender

31 December 2025

Waktu  Serupa api yang melilit apa saja yang menghadangnya. Ia begitu kejam membakar setiap momen dalam hidup kita hingga menjadi...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Memanusiakan Teknologi

Memanusiakan Teknologi

31 January 2026
Kandang Menjangan Menggugat dan Puisi Lainnya

Kandang Menjangan Menggugat dan Puisi Lainnya

5 April 2024
Gambar Makanan dan Orang Jawa

Makanan dan Orang Jawa

4 February 2021
Sebuah Limerick yang Gagal

Sebuah Limerick yang Gagal

22 March 2022
Bintang Kecil Tetaplah Bernyanyi

Bintang Kecil Tetaplah Bernyanyi

17 March 2021
Cerpenis Itu Bernama Raa

Cerpenis Itu Bernama Raa

15 September 2021
Puisi Siap Saji

Puisi Siap Saji

22 February 2021
Revolusi Kurikulum

Revolusi Kurikulum

13 December 2021
Gambar Artikel Mengapa Jamie Vardy Layak Jadi Guru Untuk Kaum Pekerja?

Mengapa Jamie Vardy Layak Jadi Guru untuk Kaum Pekerja?

20 November 2020
Gambar Artikel Ketersinggungan, Resolusi Hidup dan Stoisisme

Ketersinggungan, Resolusi Hidup dan Stoisisme

7 January 2021
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
  • Membela Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Prahara
  • Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya
  • Melawan Tirani Kebahagiaan
  • Membaca Rute Evolusi Otak Kita
  • Totem Kumbang: Karya Seni Jan Fabre yang Mengherankan di Leuven
  • Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya
  • Membaca Ulang Kecakapan Matematika dan Sains
  • Salam Terakhir
  • Memanusiakan Teknologi
  • Warisan Luka dan Kepayahan Perempuan Sebatang Kara
  • Secangkir Kopi di Penghujung Kalender

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (70)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (57)
  • Metafor (226)
    • Cerpen (57)
    • Puisi (145)
    • Resensi (23)
  • Milenial (52)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (16)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.