• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Sunday, 19 July 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Embun Asing Bagimu

Puisi-Puisi Febrian Kisworo

Febrian Kisworo by Febrian Kisworo
15 November 2020
in Puisi
1
Gambar Artikel Embun Asing Bagimu

Sumber Gambar: https://www.lenamacka.com/

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Embun Asing Bagimu

Kau yang datang dalam hening
Begitu sekejap menjelang fajar menyingsing

Senyum-senyum semangat siap menyambut datangmu
Energi pulih kembali, setelah lelap mengistirahatkan ragaku

Udara sejuk pagi hari
Dalam waktu subuh yang tenteramkan hati

Melahirkan bulir-bulir embun yang menyejukkan
Menemanimu sebelum cahaya terang benderang

Begitu singkat, lalu saling meninggalkan
Kemudian menjadi asing

Aku embun sejuk di pagi hari
Untuk kamu yang mentari sebelum menjulang tinggi

Terima kasih
Setidaknya aku bisa menemani
Meski hanya sebentar, lalu pergi kembali

 

Gresik, 8 November 2020

 

 

Sudikah Kau Duduk di Sini

Sudikah kau duduk di sini?
Di antara lengang kursi-kursi
Kita cipta sebuah bincang
Dalam detik-detik juang
Tentang basa-basi, kisah-kasih,
dan kobaran emosi yang berapi-api

 

Sudikah kau duduk di sini?
Berdua, hanya duduk-duduk saja
Aku memesan pahitnya gaduh dalam kepala,
juga laparnya rasa asing yang terus bersuara
Entah kamu mau memesan apa

 

Surabaya, 11 Agustus 2020

 

Tempat Bersandar

Aku sudah lelah
Bertualang tanpa arah
Ingin merasakan  nikmatnya jeda
Mengistirahatkan segala payah

Wajar saja
Bila cemasku berujung marah
Emosi meluap tak terduga
Kasih, jangan meledakkan isi kepala

Izinkan aku berlabuh
Meredam gelisah
Terdekap dalam pelukmu
Tidak ada kata sia-sia

Kasih, izinkan aku bersandar
Kepadamu satu-satunya debar

Kasih, izinkan aku tertambat
Kepadamu satu-satunya pegangan yang erat

 

Gresik, 5 Juli 2020

Tags: hatikekasihpanggilanperasaanpuisi
ShareTweetSendShare
Previous Post

Teori Resep Rahasia yang Membuat Krabby Patty Laris

Next Post

Bias Kegelisahan dan Kenangan

Febrian Kisworo

Febrian Kisworo

Lahir di Gresik, 17 Februari 2000. Seorang bocah ingusan yang gemar riwa-riwi mencari ide, dan mengumpulkan inspirasi. Habis merantau di Jombang, kini ia bermukim sementara di Surabaya. Terjatuh dalam jurang tulis-menulis sejak usia belia dan kini sedang asyik menikmati ‘ketersesatannya’ dalam rimbunnya hutan sastra.

Artikel Terkait

Pustakawati dan Puisi Lainnya
Puisi

Pustakawati dan Puisi Lainnya

3 July 2026

pustakawati di tempat ini bohlam-bohlam telanjang pagi tersisa bertumpuk-tumpuk buku di kaca-kaca kau temui tak ada suara yang selama ini...

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
Puisi

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya

13 June 2026

SEBUAH SAJAK YANG DIBACA BURUNG JALAK saat prediksi cuaca telah rampung ditata dalam ransel sejenak dunia berhenti menyusun tanggul dari...

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
Puisi

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya

17 May 2026

Bidikan Sangkar Baja Bidikan sangkar baja, Berlabuh di pura karang yang memilih terhempas. Dalam rayuan kau cengang yang berterbangan Bidikan...

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
Puisi

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya

9 May 2026

Aku melihat ayah, di sana Aku melihat ayah pada setiap wanita yang terikat kakinya pada jalan-jalan mereka yang terjal dan...

Comments 1

  1. Pingback: Anak-anak Afrika Sedang Makan di Warung Tegal - Metafor.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Hujan Musim Kemarau

Hujan Musim Kemarau

25 October 2021
Gambar Artikel Tuntunan atau Tips Merayakan Valentine untuk Jomblo

Tuntunan Merayakan Bulan Asmara ala Jomblo

17 February 2021
Yang Mengelucak dari Lembar-Lembar Buku Pepak

Yang Mengelucak dari Lembar-Lembar Buku Pepak

18 February 2021
Belajar Mengitari Israel

Belajar Mengitari Israel

19 April 2023
Cermin Peradaban

Cermin Peradaban

14 February 2021
Nyala Lilin dan Puisi Lainnya

Nyala Lilin dan Puisi Lainnya

14 March 2022
Sastra, Memancing, Bunuh Diri: Mengenang Ernest Hemingway

Sastra, Memancing, Bunuh Diri: Mengenang Ernest Hemingway

28 July 2025
Resolusi Parmin

Resolusi Parmin

6 February 2021
Pergi

Pergi

25 March 2021
Gambar Artikel Wisata di Tarempa : Perjalanan Menuju Tarempa, Kepulauan Anambas

Perjalanan Menuju Tarempa, Kepulauan Anambas

30 April 2021
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Pustakawati dan Puisi Lainnya
  • Ruang Mimpi
  • Jalan Keluar Atas Jebloknya Matematika
  • Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
  • Di Teras St. Carolus
  • Manusia dalam Sengkarut Jejaring Informasi
  • Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
  • Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
  • Saung
  • Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
  • Membela Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Prahara
  • Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (71)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (58)
  • Metafor (234)
    • Cerpen (60)
    • Puisi (149)
    • Resensi (24)
  • Milenial (52)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (16)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.