• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Friday, 16 January 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Sunyi dalam Kerinduan

S. Fio Atmaja by S. Fio Atmaja
29 December 2020
in Puisi
1
Gambar Artikel Sunyi dalam Kerinduan

Sumber Gambar: https://www.booooooom.com/

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

malam ini aku berdiri di atas kesunyian
berbaring di tempatku yang kedap rasa
aku sudah merasa putus asa
tentang perjalanan demi perjalanan yang telah kutempuh

semakin jauh perjalanan
semakin ku merasa jauh denganmu
perasaan sedih selalu menghantui hati ini
seluas cakrawala yang muram
sedalam kesedihan ini ku pendam

akan segala rasa tentangmu
saat ku membayangkan betapa bersinarnya rembulan
di atas keremangan ruang yang hampa
aku berharap dirimu datang
menemuiku di kala kebingungan menjalani kehidupan.

–

Sajak Kerinduan

pada malam yang kosong
pada bintang yang berkilat remang
di jalanan yang ghaib
di rimbun semak semak ruang
terlihat anak anak kebingungan

dalam sebuah lorong yang gelap
dalam kesunyian aku sering bertanya pada rembulan
dalam sinarmu kau selalu membasuh kami dengan rasa bahagia
di balik senyum dan bahagiamu
sesungguhnya kau merasakan duka dan keperihan terus menerus
kata yang selalu kau ucapkan kepada anak cucumu

kutitipkan rinduku ini lewat alunan musik yang indah
ada cinta di setiap kata yang selalu kau ucapkan
di tengah panasnya gurun pasir yang lengang
kata maupun pikiran yang selalu merindukan sosok dirimu
seiring waktu yang berputar begitu cepat
rasa haus menyelimuti diri
perjalanan tiada henti mencari sumber air
di tengah panasnya gurun kau bagaikan oase
kami rindu sosok dirimu yang selalu hadir
bagaikan mata air yang mengalirkan ilmu kesejatian.

Tags: kehidupanpuisirindusajaksunyi
ShareTweetSendShare
Previous Post

Bahagia Menurut Aristoteles

Next Post

Problematika I’m Okay

S. Fio Atmaja

S. Fio Atmaja

Pemuda asal Mojokembang, Pacet - Mojokerto yang gemar menulis sajak dan puisi. Bisa disapa di Instagram @Fioatmaja_79 

Artikel Terkait

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender
Puisi

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender

31 December 2025

Waktu  Serupa api yang melilit apa saja yang menghadangnya. Ia begitu kejam membakar setiap momen dalam hidup kita hingga menjadi...

Cinta yang Tidak Pernah Mandi dan Puisi Lainnya
Puisi

Cinta yang Tidak Pernah Mandi dan Puisi Lainnya

7 September 2025

Ketika Kita Sama-Sama Telanjur Tinggal kau mengikat sepatumu di teras aku mengikat napas agar tidak membentur kalimatmu di antara kita...

Perempuan yang Menyetrika Tubuhnya dan Puisi Lainnya
Puisi

Perempuan yang Menyetrika Tubuhnya dan Puisi Lainnya

14 August 2025

Perempuan yang Menyetrika Tubuhnya setiap malam ia menyetrika tubuhnya di depan kaca mencari lipatan-lipatan yang membuat lelaki itu malas pulang...

Hisap Aku hingga Putih dan Puisi Lainnya
Puisi

Hisap Aku hingga Putih dan Puisi Lainnya

3 August 2025

Hisap Aku hingga Putih bulan merabun serbuk langit bebal pohon dan batu tak bergaris hitam coreng malam yang sumuk punggung...

Comments 1

  1. Pingback: Sandalku Dicuri Tuhan | Puisi-puisi Widya Prayoga T. - Metafor.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Sandalku Dicuri Tuhan | Puisi-puisi Widya Prayoga T.

Sandalku Dicuri Tuhan | Puisi-puisi Widya Prayoga T.

24 May 2023
Bekas Kecupan

Bekas Kecupan

28 April 2021
Fenomena #MacanTernak

Fenomena #MacanTernak

3 August 2021
Fenomena Narsisisme Religius Kaum Milenial

Fenomena Narsisisme Religius Kaum Milenial

3 May 2021
Di Balik Senyum Warga Desa

Di Balik Senyum Warga Desa

13 July 2021
Surat dari Eretria

Surat dari Eretria

7 February 2021
Gambar Artikel Rasa Berbahan Sutera

Rasa Berbahan Sutera

30 December 2020
Gambar Artikel Sajak Asal Njeplak

Sajak Asal Njeplak

20 December 2020
Dear Orang Tua: Tolong Jangan Perlakukan Anak Semena-mena!

Dear Orang Tua: Tolong Jangan Perlakukan Anak Semena-mena!

9 April 2022
Apakah Koruptor Layak di Dor?

Apakah Koruptor Layak di Dor?

7 February 2021
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Secangkir Kopi di Penghujung Kalender
  • Berkelana dan Membaca Zürich dengan Kapal
  • Harga Buku, Nasib Penulis, dan IQ Kita yang Menghkhawatirkan
  • Menjajaki Pameran Seni Islam di Seoul
  • Perempuan yang Menghapus Namanya
  • Mempersenjatai Trauma: Strategi Jahat Israel terhadap Palestina
  • Antony Loewenstein: “Mendekati Israel adalah Kesalahan yang Memalukan bagi Indonesia”
  • Gelembung-Gelembung
  • Mengeja Karya Hanna Hirsch Pauli di Museum Stockholm
  • Di Balik Prokrastinasi: Naluri Purba Vs Tuntutan Zaman
  • Pulau Bajak Laut, Topi Jerami, dan Gen Z Madagaskar
  • Bersikap Maskulin dalam Gerakan Feminisme

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (67)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (54)
  • Metafor (219)
    • Cerpen (56)
    • Puisi (142)
    • Resensi (20)
  • Milenial (51)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (15)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.