• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Thursday, 16 July 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Sambatologi Cangkem

Jangan Baper!

Fajri Zulia Ramdhani by Fajri Zulia Ramdhani
23 December 2020
in Cangkem
0
Gambar Artikel Jangan Baper!

Sumber Gambar : https://unsplash.com/photos/TS5Pi8jqJZY

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Di hari mendung sebab hujan yang tak kunjung datang, tapi mentari sudah malas mau terang. Mari ini kita refleksi diri lewat cangkem yang melegakan.

Aplikasi chat yang katanya memudahkan komunikasi lintas negara dan benua, nyatanya juga turut memudahkan komunikasi lintas perasaan. Seperti perasaan cintamu, tapi dianya tak kunjung cinta juga. Sambatan ini lahir dari curhatan teman yang merasa status seseorang yang disukainya adalah tentang dirinya. Nah, disinilah mulainya kawan. Fitur status tidak hanya bikin insyekyur sama pencapaian orang yang dipamerkan, tapi juga bikin salah paham. Kukira cinta ternyata salah rasa, uwoo uwoo.

Begini lo ya mbak dan mas, fitur status di aplikasi pesan itu harusnya diperuntukkan secara umum. Mbok ya ojo geer. ‘Etapi, dia kok ya respon cepat tiap chat. Udah gitu, kalau bahas nyerempet perasaan ditanggapi kok’. Lah dikira dia cuma chat sama kamu doang? Kali aja dia merespon demikian dengan satu, dua, tiga kontak lainnya. Respon cepatnya bisa jadi lahir dari kegabutan hakiki akibat pandemi. Kuliah online, bikin dia punya banyak waktu merespon banyak chat bahkan memulai percakapan puitis yang bikin gagal paham.

Terus statusnya gimana? Ya kali aja, dia lagi abis baper romantis karena drama korea yang ditontonnya atau kelar baca quotes ala-ala berseliweran di beranda ins*tagramnya. Kemudian menjadikan status karena minatnya pada kata-kata romantis. Jadi mbak’e, mas’e.. Jangan geer begitu hanya karena satu status dan menyimpulkan semaunya. Menganggap doi punya rasa yang sama, apalagi kemudian ngeyel pas dibilang bukan untukmu.

Setelah ditolak karena baper sepihak yang kamu rasakan, kamu menjadi menyalahkan doi yang tak berperasaan. Duh, terlalu lama di karantina kamu jadi hidup dalam dunia khayal dan menganggap semua tentang perasaanmu adalah benar nyatanya.

Mbak, mas.. Perasaan suka bisa jadi hadir dari sapa-sapa sederhana di aplikasi pesan. Tapi setiap rasa belum tentu berbalas perasaan yang sama. Boleh jadi, ia hanya menyapa untuk hilangkan penatnya. Atau sembari menunggu balasan pesan orang yang dicintainya. Jadi kamu hanya pelarian sepi, dan tak pernah jadi istimewa.

Setelah kamu tau, bahwa kamu tak istimewa. Eh malah menghidupi malam dengan tangisan bombay. Halah halah. Mengutuk si doi dengan sederetan nama buah-buahan pasar, dasar alpukat, ih jeruk, (tarik sis) semongko, dan lain lain.

Jadi berhenti merasa istimewa hanya karena satu dua status yang tak pasti untukmu. Pun juga jangan mudah percaya soal sapaan manis selamat malam berlanjut curhat hingga kemalaman. Bangun!

Kukira kau anggapku istimewa

Aku berbunga syalala, tiap malam khayalku tentangmu

Cangkir-cangkir romantis ku terisi dari puisi puisi pagi

Dan status menyenangkan yang menambah semangat hari

Tapi ku tau kemarin malam

Kau upload foto berdua dengan seseorang yang ku tak kenal siapa,

Jadi bagaimana tentangku yang masih kau sapa pagi ini

Ah. Dasar jambu!

Tags: baperchatpatah hati
ShareTweetSendShare
Previous Post

Senyuman Malaikat Maut

Next Post

Setabah Kopi

Fajri Zulia Ramdhani

Fajri Zulia Ramdhani

Penulis ABCD Perempuan, asal Klungkung Bali. Aktif berkhidmat di Santri Mengglobal sebagai Koordinator Bidang Pendidikan dan Penerbitan. Menyukai puisi dan prosa apalagi ditambah segelas kopi pandan janji jiwa.

Artikel Terkait

Belajar Mengitari Israel
Cangkem

Belajar Mengitari Israel

19 April 2023

Kebetulan tulisan saya kemarin di rubrik ini bertali-singgung dengan Israel. Kebetulan juga saya seorang pemalas akut. Daripada cari bahan nyangkem...

Menguak Kebodohanmu Melalui Rekomendasi Netflix-ku
Cangkem

Menguak Kebodohanmu Melalui Rekomendasi Netflix-ku

29 March 2023

Saya ini sekarang suka nulis, tapi kalau disuruh. Disuruh empunya web ini, contohnya. Tiga tahun lalu saya nulis kayak orang...

Bias Kontol dan Efek Sampingnya yang Menyebalkan
Cangkem

Bias Kontol dan Efek Sampingnya yang Menyebalkan

21 March 2022

Silakan kalau anda ingin memfitnah saya sebagai orang yang sedang misuh atau berkata kasar sejak dari judul. Tapi kontol sebagai...

Cengkraman Lelaki Idaman
Cangkem

Cengkraman Lelaki Idaman

18 January 2022

Mbak, kalau kamu dapat dentang chat yang sibuk mengajakmu munajat tengah malam. Aku bisiki dulu ‘ndak ada jaminan, kalau doi...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Gambar Artikel Surat Cinta Awal Tahunku

Surat Cinta Awal Tahunku

5 January 2021
Bukti Pemerintah Serius Menangani Pandemi Covid-19

Bukti Pemerintah Serius Menangani Pandemi Covid-19

9 August 2021
Gambar Artikel Jejak Akhir Tahun Menuju Tahun Baru Api. Kasus di Akhir Tahun

Jejak Akhir Tahun Menuju Tahun Baru Api

12 January 2021
Gambar Artikel Pahlawan Bukan Hanya Tentang Sejarah, tapi Juga Pemuda

Pahlawan Bukan Hanya tentang Sejarah, Tapi Juga Pemuda

23 November 2020
Menemui Emosi dari Diri

Menemui Emosi dari Diri

20 August 2021
Ozzy Osbourne dalam Ingatan: Sebuah Perpisahan Sempurna

Ozzy Osbourne dalam Ingatan: Sebuah Perpisahan Sempurna

5 August 2025
Rindu Bersaung di Senaru

Rindu Bersaung di Senaru

10 March 2021
Gambar Artikel Monolog : Bersama Sangkala, Menuju Tiada

Monolog: Bersama Sangkala, Menuju Tiada

1 November 2020
Melankolia Perjalanan Musim

Melankolia Perjalanan Musim

5 July 2021
Dua Jam Sebelum Bekerja

Dua Jam Sebelum Bekerja

21 September 2025
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Pustakawati dan Puisi Lainnya
  • Ruang Mimpi
  • Jalan Keluar Atas Jebloknya Matematika
  • Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
  • Di Teras St. Carolus
  • Manusia dalam Sengkarut Jejaring Informasi
  • Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
  • Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
  • Saung
  • Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
  • Membela Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Prahara
  • Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (71)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (58)
  • Metafor (234)
    • Cerpen (60)
    • Puisi (149)
    • Resensi (24)
  • Milenial (52)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (16)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.