• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Monday, 19 January 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Sekala Niskala

Fajri Zulia Ramdhani by Fajri Zulia Ramdhani
18 April 2022
in Puisi
0
Sekala Niskala

https://unsplash.com/photos/-faTkS8srWc

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Luh, serupa-rupa kematian sama saja antara iraga yang kehilangan raga meski
atma kita berkeliaran sebelum diarak dengan prosesi membawa beya atau
ngabu dalam struktur adat yang kau bayang menyakitkan
leluhurmu yang terlebih dahulu dibara bersama lembu.

Akan iraga gendingkan Luh, dua pertiga pupuh
yang kerap kau senandung dalam banten pagi
petang dihidang. Takut-takut baktimu tak cukup, kamu bertutur
khawatir tak ada yang menerimamu pun saat Mokshatam Atmanam.
Luh, Lontar Sarwa Bebantenan yang terekam
di dada kananmu tertulis sloka: Banten
Pinaka Anda Buana.

 Sang Hyang bersuka memandang Luh ngae banten dengan suka,
mengaturnya rupa-rupa serupa saint-pierre rôti dari 25 rue Mazarine,
75006 dengan kembang warna-warni yang kau tata sekena suasana.

Mari kuajak kau menikmati debur pantai yang didatangi Mads
Johansen Lange di pertengahan 1830. Luh kau bebas
tertawa dengan semilir tak nyinyir dari lambai nyiur.
Kau tak perlu menahan kikik, seperti kau memapar peluh Puspanjali
bersama Mbok Nyoman di sore Sabtu. Kamu terkekeh, bertanya apakah
atma setelah pergimu menuju swah loka dan mencapai moksa?
 Dari isi kepala, ku mengerti Luh merdeka
bagimu serupa kembali Bima untuk melawan Kurawa dari Dewa Ruci yang
menyesap nyaman di relung dadanya. Bahwa perjalanan adalah kembalinya diri
dalam berjuang menyelesaikan.

Luh, jegeg tidak hanya rupawan dalam
visual maya yang diserupai filter warna-warni yang membuat memesona
dengan jumlah love beratus ribu. Ia serupa membijaksanai bumi
singgah, menatanya dengan hijau-hijau daun yang
kau tanam untuk makan dan sembah.

Aku kembali tak memahami Luh sejauh mana karma menggerogoti
serupa cicing yang menjilat di pucuk ruang melahap seperak-dua
perak dari kantong lusuh kusut lapar busung kita yang pasrah? Kita sudah
mati Luh,dua tahun dari juta-juta tamu yang mengisi perut-perut tak
kembali. Kita serupa menari di neraka yang membakar malu- malu kita
meminta-minta belas dari beras yang dipotong jatah?

Luh jika ia serupamu seuprit saja. Memandang bahwa hidup hirup haha
hihi yang dijalankan. Serupa titian yang membawanya jatuh ke tepian jurang. Manu
dalam Sansekerta yang harusnya cerminan, dilahap jadinya menguliti ia menjadi Panca
Klesa.
Lupa diri, asmita dipeluknya dalam dunia, avidya, raga merasuknya.

Raga iluh, memeluk mati tak pernah memilih nyen kembali maluan, dan
menikmati dharma dari bakti. Kembalilah jumawa, memeluk kehilangan menuju moksa
sambil berbekal gamelan dan riuh
Tout Oublier dan Enfance 80. Engkau niskala Luh,
dalam sekala yang dipeluk nir dari amerta.

Isi Koper 
Kamu harus dilipat rapat-rapat, dalam koper hijau sage yang dibeli
sesaat sebelum kepergianku menuju tempat jauh yang belum kutau berakhir kemana.
Kamu adalah yang dipakai dalam banyak agenda rapat-rapat,
hujan berat-berat, atau di kerumunan padat-padat untuk ootd
keseharian yang harus kupamerkan harian di berandaku, agar disukai
banyak pasang mata yang tak berhenti scrolling.
Kamu akan kubawa kemana saja aku ada, meski saat ini aku harus pergi jauh
sekali, berjam-jam melintas di atas udara dengan awan putih ceria atau
butek hitam karena cuaca.
Kamu adalah isi koper yang kukenakan eh kubawa-bawa dalam koper hijau
sage yang kini hancur puing karena dibanting petugas bagasi di simpang tujuan kita pergi

Buku
Aku tidak pandai mengeja baca asing di buku yang kau tulis
dengan perasaan kesal setelah kemarin malam merajuk soal aku
yang terlambat membalas chat.
Bukumu jadi kode-kode rumit yang tak mampu kupecahkan dengan kejap
mata usai dibaca, karena kamu akan bertambah merajuk kalau kubalas sekena.
Biasanya dalam bahagia, kamu akan menulis pesan dengan apa adanya tanpa
prasangka, menyebut dengan ceria mau apa, makan dimana, bahkan apa yang
akan kita lakukan dalam masa depan yang kau rangkai bersamaku semaunya. Aku terima.
Tentu saja semua jadi tak biasa dalam marah yang kau muntahkan dan lebih-lebih saat aku tak paham.
Bagiku kamu adalah buku, yang tak pernah selesai kubaca meski usia kita menua.

Tags: bukukopersekala niskala
ShareTweetSendShare
Previous Post

Minyak Goreng: Objek Doktrin Ekonomi Politik Klasik “Laissez-faire”

Next Post

Menyuarakan Mereka yang Terbungkam

Fajri Zulia Ramdhani

Fajri Zulia Ramdhani

Penulis ABCD Perempuan, asal Klungkung Bali. Aktif berkhidmat di Santri Mengglobal sebagai Koordinator Bidang Pendidikan dan Penerbitan. Menyukai puisi dan prosa apalagi ditambah segelas kopi pandan janji jiwa.

Artikel Terkait

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender
Puisi

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender

31 December 2025

Waktu  Serupa api yang melilit apa saja yang menghadangnya. Ia begitu kejam membakar setiap momen dalam hidup kita hingga menjadi...

Cinta yang Tidak Pernah Mandi dan Puisi Lainnya
Puisi

Cinta yang Tidak Pernah Mandi dan Puisi Lainnya

7 September 2025

Ketika Kita Sama-Sama Telanjur Tinggal kau mengikat sepatumu di teras aku mengikat napas agar tidak membentur kalimatmu di antara kita...

Perempuan yang Menyetrika Tubuhnya dan Puisi Lainnya
Puisi

Perempuan yang Menyetrika Tubuhnya dan Puisi Lainnya

14 August 2025

Perempuan yang Menyetrika Tubuhnya setiap malam ia menyetrika tubuhnya di depan kaca mencari lipatan-lipatan yang membuat lelaki itu malas pulang...

Hisap Aku hingga Putih dan Puisi Lainnya
Puisi

Hisap Aku hingga Putih dan Puisi Lainnya

3 August 2025

Hisap Aku hingga Putih bulan merabun serbuk langit bebal pohon dan batu tak bergaris hitam coreng malam yang sumuk punggung...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Lelaki Tua yang Dipermainkan Nasib

Lelaki Tua yang Dipermainkan Nasib

20 May 2024

Senyum Pak No: Bekali Jiwa dengan Rasa Bahagia

7 September 2021
Rindu Bersaung di Senaru

Rindu Bersaung di Senaru

10 March 2021
Gambar Artikel Aku dan Impian Terbesarku: Pengalaman Tinggal di Jerman

Aku dan Impian Terbesarku: Pengalaman Tinggal di Jerman

29 November 2020
Ada Nafas Sahara di Hutan Amazon

Ada Nafas Sahara di Hutan Amazon

30 April 2023
Menyuarakan Mereka yang Terbungkam

Menyuarakan Mereka yang Terbungkam

18 April 2022
Gambar Artikel Tindak Korupsi di Mata Ahmad Hassan

Tindak Korupsi di Mata Ahmad Hassan

11 January 2021
Cerpenis Itu Bernama Raa

Cerpenis Itu Bernama Raa

15 September 2021
Menguak Kebodohanmu Melalui Rekomendasi Netflix-ku

Menguak Kebodohanmu Melalui Rekomendasi Netflix-ku

29 March 2023
Beruntung Kita Selalu Bisa Melihat Sisi Baik dari Setiap Bencana

Beruntung Kita Selalu Bisa Melihat Sisi Baik dari Setiap Bencana

2 July 2021
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Secangkir Kopi di Penghujung Kalender
  • Berkelana dan Membaca Zürich dengan Kapal
  • Harga Buku, Nasib Penulis, dan IQ Kita yang Menghkhawatirkan
  • Menjajaki Pameran Seni Islam di Seoul
  • Perempuan yang Menghapus Namanya
  • Mempersenjatai Trauma: Strategi Jahat Israel terhadap Palestina
  • Antony Loewenstein: “Mendekati Israel adalah Kesalahan yang Memalukan bagi Indonesia”
  • Gelembung-Gelembung
  • Mengeja Karya Hanna Hirsch Pauli di Museum Stockholm
  • Di Balik Prokrastinasi: Naluri Purba Vs Tuntutan Zaman
  • Pulau Bajak Laut, Topi Jerami, dan Gen Z Madagaskar
  • Bersikap Maskulin dalam Gerakan Feminisme

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (67)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (54)
  • Metafor (219)
    • Cerpen (56)
    • Puisi (142)
    • Resensi (20)
  • Milenial (51)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (15)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.