• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Monday, 02 March 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Burung Pipit

Vito Prasetyo by Vito Prasetyo
6 April 2021
in Puisi
0
Burung Pipit

https://unsplash.com/photos/BdV_1g80J3Q

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Kulantunkan sebuah sajak

sepasang belalang terkejut

jejaknya tersapu matahari

 

Petani dan peladang duduk termenung

menanti musim tak pasti

angin tak pernah diam

terus beranjak merepih musim

hingga wajah-wajah kita kian murung

sebagian negeri seakan hilang

 

Kata-kataku mungkin terlalu letih

sepenggal doaku pun terlalu hina

haruskahkubiarkandandiam

hitam pekat tintaku

tak terbaca ruang malam

ingin kuukir sedikit agar menjadi hidup

 

Kubiarkan sunyi menyelinap

mungkin itu bisa membuatku tersenyum

ada resah, padang ilalang kian subur

lalu-lalang angin tak terhiraukan

kadang bercengkerama bersama hujan

atau mungkin burung pipit itu

telah membakar mimpi petani dan peladang

hingga sajakku seperti kicauan burung

tapi, aku ingin terus bernyanyi

 

Malang – 2021

 

Bagai Burung Camar

Suaramu begitu lembut, begitu syahdu, tanpa wujud

Bagiku, lisan yang begitu bersih, penuh sabda-sabda cinta

Sejenak aku bertanya, apakah engkau Tuhan,

lidahku tak pernah sempurna

mungkin karena kelancangan nalarku yang begitu dangkal

Kadang, langit itu aku rasakan begitu dekat, sementara mataku terlalu kasat

untuk menghitungnya

adalah burung camar meliuk memecah angkasa, melukis garis putih

seakan menunjukkan jalan menuju ke surga

Hingga kadang hatiku begitu iri

melihat burung-burung camar itu

mengibaskan sayapnya di kaki langit

Tetapi engkau berkata bagaikan suara angin

yang tak pernah kutangkap maknanya

selain kutuangkan maknanya lewat puisiku

dengan aksara-aksara pelepas dahaga

 

2021

Tags: bagai burung camarburung pipitpuisi burung
ShareTweetSendShare
Previous Post

Episodik: Depresi

Next Post

Kalaulah Sebab Langit Tergelar Kembali

Vito Prasetyo

Vito Prasetyo

Dilahirkan di Makassar, 24 Februari 1964 - Bergiat di penulisan sastra sejak 1983, dan peminat Budaya. Naskah Opini dan Sastra (Cerpen, Puisi, Esai, Resensi), Artikel Pendidikan & Bahasa  telah dimuat puluhan media cetak lokal, nasional, dan Malaysia. Antara lain: Media Indonesia, Republika, Pikiran Rakyat, dll. Buku Antologi Puisi: “Jejak Kenangan”  (2015),“Tinta Langit” t (2015) - “2 September” terbitan (2015) - “Jurnal SM II” (2015) (2016) – “Keindahan Alam” (2017) “Ibu”  (2017) – “Tanah Bandungan” (2018) – “Perempuan-Perempuan Kencana (2020) – Antologi Puisi “Sajak Dwiwangga” (2020). E-mail : vitoprasetyo1964@gmail.com --   

Artikel Terkait

Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya
Puisi

Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya

18 February 2026

Risoles Tahun Baru Pagi tadi aku masih berada di dalam kotak Dengar ceramah soal kemanusiaan, revolusi, resolusi, segala macam sampai...

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender
Puisi

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender

31 December 2025

Waktu  Serupa api yang melilit apa saja yang menghadangnya. Ia begitu kejam membakar setiap momen dalam hidup kita hingga menjadi...

Cinta yang Tidak Pernah Mandi dan Puisi Lainnya
Puisi

Cinta yang Tidak Pernah Mandi dan Puisi Lainnya

7 September 2025

Ketika Kita Sama-Sama Telanjur Tinggal kau mengikat sepatumu di teras aku mengikat napas agar tidak membentur kalimatmu di antara kita...

Perempuan yang Menyetrika Tubuhnya dan Puisi Lainnya
Puisi

Perempuan yang Menyetrika Tubuhnya dan Puisi Lainnya

14 August 2025

Perempuan yang Menyetrika Tubuhnya setiap malam ia menyetrika tubuhnya di depan kaca mencari lipatan-lipatan yang membuat lelaki itu malas pulang...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Kiriman Nasib dari Seseorang

Kiriman Nasib dari Seseorang

28 January 2021
https://unsplash.com/photos/WXeJcabNzhE

Bunuh Diri, Maut, dan Puisi

14 February 2021
Gambar Artikel Penjelas Masa Lalu

Penjelas Masa Lalu

10 January 2021
Gambar Artikel Sajak Asal Njeplak

Sajak Asal Njeplak

20 December 2020
Anjing dan Kupu-kupu

Anjing dan Kupu-kupu

27 April 2021
Gambar Artikel Ada yang Tetap Kuat

Ada yang Tetap Kuat

3 November 2020
Pop Culture Buat Isti

Pop Culture Buat Isti

3 April 2021
Cermin Peradaban

Cermin Peradaban

14 February 2021
Stanza di Stasiun Juanda

Stanza di Stasiun Juanda

18 April 2021
Ayangophobia pada Buku “Manusia Adimanusia”

Ayangophobia pada Buku “Manusia Adimanusia”

6 March 2022
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya
  • Membaca Ulang Kecakapan Matematika dan Sains
  • Salam Terakhir
  • Memanusiakan Teknologi
  • Warisan Luka dan Kepayahan Perempuan Sebatang Kara
  • Secangkir Kopi di Penghujung Kalender
  • Berkelana dan Membaca Zürich dengan Kapal
  • Harga Buku, Nasib Penulis, dan IQ Kita yang Menghkhawatirkan
  • Menjajaki Pameran Seni Islam di Seoul
  • Perempuan yang Menghapus Namanya
  • Mempersenjatai Trauma: Strategi Jahat Israel terhadap Palestina
  • Antony Loewenstein: “Mendekati Israel adalah Kesalahan yang Memalukan bagi Indonesia”

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (69)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (56)
  • Metafor (222)
    • Cerpen (57)
    • Puisi (143)
    • Resensi (21)
  • Milenial (51)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (15)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.