• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Thursday, 16 July 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Kalaulah Sebab Langit Tergelar Kembali

Yusran Hadi by Yusran Hadi
16 April 2021
in Puisi
0
Kalaulah Sebab Langit Tergelar Kembali

https://unsplash.com/photos/BCuxVP5WEsU

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

kalaulah sebab langit  tergelar kembali

adalah rona pipimu

maka tatapan yang menyaru ini

adalah larik-larik pelik

sajak yang tak henti minta kau teliti

agar yang tampak sayup ini

sampai pada garis

di raut senyummu

 

kalaulah sebab langit  tergelar kembali

adalah sekejap tatapmu

maka getar yang kurahasiakan ini

adalah bait-bait sakit

puisi yang tak jemu meminta tafsirmu

agar yang tampak remang ini

terbaca oleh lembut

getar matamu

 

Lombok Utara, 2021

 

Hikayat Sepi

aku pun lalu mandi

tak kunjung merasai suci

selepas membakar puisi puisi

sekeping dingin di ulu hati

 

di tungku tak kulihat ada

sisa nyala lagi

semua yang bisa kembali

tak pernah terjadi

 

hanya dingin

yang benar benar abadi

terkurung dalam tempurung

sehabis panas membakar

puisi puisi

 

Lombok Utara, 2021

 

Gairah

gairah adalah yang tak akan kau jelaskan

kepada perdu yang mencegat kakimu

saat berjalan di rimbu hutan itu

yang tak akan bertanya

tentang seseorang yang ingin kau temui

di ujung lorong itu

yang selalu berharap dapat seperti rerumputan itu,

menjeratmu!

 

gairah adalah yang mestinya bisa kau bawakan

kepada dahan lengan yang merentang itu

yang lapuk menahan lebam dan lumutan

yang tak akan bertanya

tentang pelukan yang pernah kau berikan

kepada seseorang di pojok taman itu

yang rela menunggu dipanjati

kenakalanmu!

 

Lombok Utara, 2019

Tags: puisi cintapuisi gairahpuisi tentangmusebab langit tergelar
ShareTweetSendShare
Previous Post

Burung Pipit

Next Post

Stanza di Stasiun Juanda

Yusran Hadi

Yusran Hadi

Lahir di Lombok Timur, 3 Maret 1981. Merampungkan studi pada jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Mataram. Menulis puisi dan naskah drama yang terangkum dalam beberapa buku antologi bersama seperti Panggung Zaman (2008), Kumpulan Drama Remaja (2009), Simpang Lima (2009), Dari Takhalli sampai Temaram (2012). Bekerja sebagai pengajar, tinggal di Lombok Utara. Ig: hdyusran. 

Artikel Terkait

Pustakawati dan Puisi Lainnya
Puisi

Pustakawati dan Puisi Lainnya

3 July 2026

pustakawati di tempat ini bohlam-bohlam telanjang pagi tersisa bertumpuk-tumpuk buku di kaca-kaca kau temui tak ada suara yang selama ini...

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
Puisi

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya

13 June 2026

SEBUAH SAJAK YANG DIBACA BURUNG JALAK saat prediksi cuaca telah rampung ditata dalam ransel sejenak dunia berhenti menyusun tanggul dari...

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
Puisi

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya

17 May 2026

Bidikan Sangkar Baja Bidikan sangkar baja, Berlabuh di pura karang yang memilih terhempas. Dalam rayuan kau cengang yang berterbangan Bidikan...

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
Puisi

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya

9 May 2026

Aku melihat ayah, di sana Aku melihat ayah pada setiap wanita yang terikat kakinya pada jalan-jalan mereka yang terjal dan...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Penjaring Ikan di Laut

Penjaring Ikan di Laut

2 April 2021
4 Suguhan Apik yang Ditawarkan Film “Don’t Look Up”

4 Suguhan Apik yang Ditawarkan Film “Don’t Look Up”

27 March 2022
Gambar Artikel Sambatan Kuliah di Tengah Pandemi

Sambatan Kuliah di Tengah Pandemi

12 November 2020
Gambar Artikel Pecel Lele Batas Kota

Pecel Lele Batas Kota

8 November 2020
Gambar Artikel Puisi Dengan Angin

Dengan Angin

19 January 2021
Eufemisme dan Sarkasme di Era Orla, Orba, dan Oref

Eufemisme dan Sarkasme di Era Orla, Orba, dan Oref

10 October 2021
Menulis Puisi

Menulis Puisi

31 March 2021
Tadabbur via Momentum Hujan

Tadabbur via Momentum Hujan

6 March 2022
Menjadi Perempuan Berparas Cantik, Prioritas-kah?

Menjadi Perempuan Berparas Cantik, Prioritas-kah?

11 September 2021
Nyala Lilin dan Puisi Lainnya

Nyala Lilin dan Puisi Lainnya

14 March 2022
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Pustakawati dan Puisi Lainnya
  • Ruang Mimpi
  • Jalan Keluar Atas Jebloknya Matematika
  • Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
  • Di Teras St. Carolus
  • Manusia dalam Sengkarut Jejaring Informasi
  • Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
  • Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
  • Saung
  • Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
  • Membela Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Prahara
  • Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (71)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (58)
  • Metafor (234)
    • Cerpen (60)
    • Puisi (149)
    • Resensi (24)
  • Milenial (52)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (16)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.