• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Saturday, 07 March 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Kelas Merindu

dan sajak-sajak lainnya

Wulan Surya Nisa by Wulan Surya Nisa
4 January 2022
in Puisi
0
Kelas Merindu

https://sammixyz.tumblr.com/post/164608366775

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

timuR

Aku adalah puisi
Maknanya rumit
Tak semua orang harus mengerti

Kecuali kau
Yang sederhana
Tidak neko-neko
Tidak ini itu
Tidak seperti yang lain

Tularkan aku kesederhanaanmu
Terima aku layaknya Tuhan yang menerima doa-doa beserta tulus

Terima aku bersama lembut hati
Seumpama waktu yang terkikis mulai menghilir
Percayalah
Rumitku bakal lapuk
Kalau-kalau bahkan musnah

2021

 

Kelas Merindu

Pesawat kertas melambung di awang-awang kelas
Perlahan mulai lenyap terlahap kekasatan
Ternyata sekedar kesaksian lampau
Sebuah kilasan bukan sembarang kilasan

Seperempat lustrum usai berlayar
Papan tulis telah lama tersisih dari sarjana
Si jenama kapur

Meja-meja ruang kelas tak luput rindu mengesun sampul buku
Ruang kelas bagai tempurung tanpa isinya
Tunggal tak berarti

Sedaya di sembarang masa
Para pemulung ilmu pun rindu
Rindu bersalaman
Rindu bertegur sapa
Rindu bercengkrama

2021 

 

Monoton Suram

Malam ke malam
Gelap nan suram
Mimpi ke mimpi
Kau datangi

Temanku sunyi terhiasi
Oleh lara tak habis reda
Kelap kelip macam bintang
Sesekali nampak
Sesekali lenyap

Keluh tak mengikis
Ikhlas terasa sulit

Aku,
Terperangkap dalam diri

2021

 

Tamak

Apakah sukmamu bergetar
Saat suara proklamasi berkumandang
Ataukah sukmamu telah mati
Kemudian raga itu terasuki atma keledai tamak
Jangankan bergetar,
Si keledai tamak tak berotak masih saja
Sibuk mengutil uang rakyat
Tanpa rasa iba
Tanpa rasa dosa
Menyentil begitu saja para rakyat
Ucapan manis yang terlontar
Kini telah busuk
Seperti mayat yang lupa diformalin

2020

 

Sekonyong-konyong

Riuh suara hujan sudah terdengar
Tanpa aba, tanpa suara lonceng
Menyerbu begitu saja
Tanpa izin juga tebakan
Bersamanya mataku mulai tak mau mengatup
Memaksa terbuka untuk melamun
Mendekap kenangan yang datang tanpa diundang

2020

Tags: kelas merindupuisisajakwulan surya nisa
ShareTweetSendShare
Previous Post

Meneladani Sufi Jenaka: Nashrudin Hoja & Keledainya

Next Post

Baret Kuning Si Penyelamat

Wulan Surya Nisa

Wulan Surya Nisa

Penulis kelahiran Brebes, Jawa Tengah. Kini sedang studi di Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Kontributor di antologi puisi "Kunang-kunang Satu Cahaya" dan "Dongeng dari Kampung Halaman".

Artikel Terkait

Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya
Puisi

Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya

18 February 2026

Risoles Tahun Baru Pagi tadi aku masih berada di dalam kotak Dengar ceramah soal kemanusiaan, revolusi, resolusi, segala macam sampai...

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender
Puisi

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender

31 December 2025

Waktu  Serupa api yang melilit apa saja yang menghadangnya. Ia begitu kejam membakar setiap momen dalam hidup kita hingga menjadi...

Cinta yang Tidak Pernah Mandi dan Puisi Lainnya
Puisi

Cinta yang Tidak Pernah Mandi dan Puisi Lainnya

7 September 2025

Ketika Kita Sama-Sama Telanjur Tinggal kau mengikat sepatumu di teras aku mengikat napas agar tidak membentur kalimatmu di antara kita...

Perempuan yang Menyetrika Tubuhnya dan Puisi Lainnya
Puisi

Perempuan yang Menyetrika Tubuhnya dan Puisi Lainnya

14 August 2025

Perempuan yang Menyetrika Tubuhnya setiap malam ia menyetrika tubuhnya di depan kaca mencari lipatan-lipatan yang membuat lelaki itu malas pulang...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Gambar Artikel Idealisme dan Pembantaian

Idealisme dan Pembantaian

9 December 2020
Gambar Artikel El Diego di Luar Lapangan Hijau

El Diego di Luar Lapangan Hijau

30 November 2020
Mengenal Thasykubro Zadah: Sejarawan Penulis Ensiklopedia Islam

Mengenal Thasykubro Zadah: Sejarawan Penulis Ensiklopedia Islam

10 March 2022
Gambar Artikel Sajak Asal Njeplak

Sajak Asal Njeplak

20 December 2020
Perempuan di Mata Asghar Ali Engineer

Perempuan di Mata Asghar Ali Engineer

29 June 2021
Gambar Artikel Melebur Bersama Tuhan dengan Tarian

Melebur Bersama Tuhan dengan Tarian

27 December 2020
Cinta Melekat pada Ubun Dada yang Membelah

Cinta Melekat pada Ubun Dada yang Membelah

18 November 2021
Pemerintah Daerah Tidak Bisa Cari Uang, Rakyat yang Menanggung

Pemerintah Daerah Tidak Bisa Cari Uang, Rakyat yang Menanggung

30 August 2025
Gambar Artikel Pengarang Feminis

Pengarang Feminis

9 January 2021
Public Speaking Bukan Hanya Keterampilan Orang Terpelajar

Public Speaking Bukan Hanya Keterampilan Orang Terpelajar

4 April 2023
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Membaca Rute Evolusi Otak Kita
  • Totem Kumbang: Karya Seni Jan Fabre yang Mengherankan di Leuven
  • Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya
  • Membaca Ulang Kecakapan Matematika dan Sains
  • Salam Terakhir
  • Memanusiakan Teknologi
  • Warisan Luka dan Kepayahan Perempuan Sebatang Kara
  • Secangkir Kopi di Penghujung Kalender
  • Berkelana dan Membaca Zürich dengan Kapal
  • Harga Buku, Nasib Penulis, dan IQ Kita yang Menghkhawatirkan
  • Menjajaki Pameran Seni Islam di Seoul
  • Perempuan yang Menghapus Namanya

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (69)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (56)
  • Metafor (223)
    • Cerpen (57)
    • Puisi (143)
    • Resensi (22)
  • Milenial (52)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (16)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.