• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Wednesday, 14 January 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Goa Isolasi dan Surat Kecilku

Febrian Kisworo by Febrian Kisworo
19 July 2021
in Puisi
0
Goa Isolasi dan Surat Kecilku

http://marinamuun.tumblr.com/

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Goa Isolasi

Memasuki goa isolasi
berjarak aku dari dunia luar
yang mengguyur deras
menjadikanku muara kuyup was-was.

Memasuki goa dalam diri
tak tersentuh oleh tangan-tangan liar
yang terdiri dari: bakteri informasi, kuman penghasut diri, dan virus peremuk hati
meruntuhkan iman, meluruhkan imun, merobohkan rasa aman.

Adalah belantara rimba
yang merimbun benih sejatinya cinta
menjamur kata-kata
pada diri, mentadaruskan puisi
sangkan paraning dumadi.

Gresik, 8 Juli 2021

 

Selamat Jalan dan Sampai Jumpa

Biarlah air mata ini membasahi rumput hijau
yang tumbuh di sekitar gundukan tanah itu
menjalar seperti rinduku padamu
agar bisa secepatnya untuk memelukmu.

Menuju segala tentangmu
berdendang hati ini yang berlagu sendu
sebelum medan lagaku rampung
karena ketar-ketirnya skripsiku yang masih rumpang
Ayah sudah berpulang.

Kutaburkan doa-doa
sebelum melanjutkan langkah
di atas gundukan tanah
bersama mawar, melati, dan kenanga
sebagai bekal menuju surga
selamat jalan dan sampai jumpa, Ayah.

Umpama penyair
hatiku tak pernah sepi dari rasa getir
yang menggetarkan kata
atas kenang yang pernah kita cipta
lalu menyulapnya sebagai syair-syair indah
untuk kupersembahkan bagi Ayah.

Gresik, 2 Juli 2021

 

Dari dalam Rumah

Dunia semakin kejam, Ayah
sedang tubuhku kecil dan terlalu lemah
akankah tergilas oleh waktu yang tajam
lalu membuatku terkapar tak berdaya
dan berdarah-darah.

Ditimang-timang diriku oleh kenangan masa lalu, Ayah
bersama lembutnya telapak tanganmu
melukis tawa
di atas kanvas gemasnya pipiku
yang terbingkai oleh suka-duka, mencacah jiwa.

Kaututup pintu rumah
menanggalkan asa, meninggalkan leha-leha
bertaruh dengan keluh dan peluh
bersama motor keluaran tahun dua ribu lima yang kaupacu
masa depan kaubidik dengan anak panah doa dan usaha.

Gresik, 7 Juli 2021

 

Surat Kecilku

Tentangmu, mengajariku arti dari pelaksanaan kata-kata
yang menanggalkan sedih
untuk tinggal sebagai makna
lalu diperaslah keringat
dari sekujur tubuhmu
yang terlanjur memadat
membaur dengan tabahnya semangat.

Lima puluh dua tahun usiamu adalah doa
pengharapan kekal menuju-Nya
dari tiada menjadi ada
yang mengada karena-Nya.
Berjuang menjadi hal yang niscaya
dalam puisiku; tak cukup menampung segala peluhmu, Ayah.

Kutuliskan kata-kata, kuabadikan segala cerita
dalam surat kecilku; kutitipkan pesan kepadamu
Ayah, sampaikan salam rinduku kepada para pendahulu
kepada Kanjeng Nabi
dan kepada Tuhan pencipta jagad raya beserta seisinya

Semoga, ketika aku berpulang di rumah keabadian
mereka berkenan menyambutku dengan kegembiraan.

Aamiin, aamiin, Insya Allah.
Insya Allah, aamiin, aamiin.

Gresik, 12 Juli 2021

 

Mendengkur di atas Kasur 

“Hidup ini memang asu, anakku. Kau harus sekeras dan sedingin batu.”
Kata Joko Pinurbo pada puisinya berjudul Mengenang Asu yang termuat dalam buku Selamat Menunaikan Ibadah Puisi.

Sebelas hari telah berlalu, di saat kau membaringkan tubuh
kaki terbujur, di atas kasur kau mulai mendengkur,
“Aku wis nggak kuat maneh”
lalu kau diam dan membisu.

Belum sempat diriku meneguk pesanmu
yang kautuang dalam segelas harapan dan doa-doa adamu
ternyata air itu sudah lebih dulu menguap ke udara, Ayah,
untuk kausesap melalui hidungmu selama-lamanya.

Gresik, 13 Juli 2021

Tags: ayahcoronaGoa Isolasi dan Surat Kecilkukepergianpandemipuisisajak
ShareTweetSendShare
Previous Post

Nanda dan Kisah Pilunya

Next Post

Heliofilia: Narasi Psikopat dan Kemuraman Berlapis

Febrian Kisworo

Febrian Kisworo

Lahir di Gresik, 17 Februari 2000. Seorang bocah ingusan yang gemar riwa-riwi mencari ide, dan mengumpulkan inspirasi. Habis merantau di Jombang, kini ia bermukim sementara di Surabaya. Terjatuh dalam jurang tulis-menulis sejak usia belia dan kini sedang asyik menikmati ‘ketersesatannya’ dalam rimbunnya hutan sastra.

Artikel Terkait

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender
Puisi

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender

31 December 2025

Waktu  Serupa api yang melilit apa saja yang menghadangnya. Ia begitu kejam membakar setiap momen dalam hidup kita hingga menjadi...

Cinta yang Tidak Pernah Mandi dan Puisi Lainnya
Puisi

Cinta yang Tidak Pernah Mandi dan Puisi Lainnya

7 September 2025

Ketika Kita Sama-Sama Telanjur Tinggal kau mengikat sepatumu di teras aku mengikat napas agar tidak membentur kalimatmu di antara kita...

Perempuan yang Menyetrika Tubuhnya dan Puisi Lainnya
Puisi

Perempuan yang Menyetrika Tubuhnya dan Puisi Lainnya

14 August 2025

Perempuan yang Menyetrika Tubuhnya setiap malam ia menyetrika tubuhnya di depan kaca mencari lipatan-lipatan yang membuat lelaki itu malas pulang...

Hisap Aku hingga Putih dan Puisi Lainnya
Puisi

Hisap Aku hingga Putih dan Puisi Lainnya

3 August 2025

Hisap Aku hingga Putih bulan merabun serbuk langit bebal pohon dan batu tak bergaris hitam coreng malam yang sumuk punggung...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Gambar Artikel Ibnu Al-Haitham adalah Ilmuwan Muslim, Tokoh Penemu Lensa, Optik, Kamera

Kilas Balik Tokoh Penemu Lensa: Ibnu al-Haitham

26 May 2021
Gambar Artikel Kasihan Manusia

Kasihan Manusia

4 November 2020
Gambar Artikel Embun Asing Bagimu

Embun Asing Bagimu

15 November 2020
Warna

Warna

11 May 2023
Bekas Kecupan

Bekas Kecupan

28 April 2021
Konsep Tuhan di Benak Saya Sendiri

Konsep Tuhan di Benak Saya Sendiri

5 May 2021
Kiat Merawat Dendam ala Seneca

Kiat Merawat Dendam ala Seneca

3 November 2021
Tentang Kita di Laman Koran Pagi

Tentang Kita di Laman Koran Pagi

21 March 2021
Fenomena ‘Ngapak’

Fenomena ‘Ngapak’

26 November 2021
Belajar Menulis

Belajar Menulis

1 April 2021
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Secangkir Kopi di Penghujung Kalender
  • Berkelana dan Membaca Zürich dengan Kapal
  • Harga Buku, Nasib Penulis, dan IQ Kita yang Menghkhawatirkan
  • Menjajaki Pameran Seni Islam di Seoul
  • Perempuan yang Menghapus Namanya
  • Mempersenjatai Trauma: Strategi Jahat Israel terhadap Palestina
  • Antony Loewenstein: “Mendekati Israel adalah Kesalahan yang Memalukan bagi Indonesia”
  • Gelembung-Gelembung
  • Mengeja Karya Hanna Hirsch Pauli di Museum Stockholm
  • Di Balik Prokrastinasi: Naluri Purba Vs Tuntutan Zaman
  • Pulau Bajak Laut, Topi Jerami, dan Gen Z Madagaskar
  • Bersikap Maskulin dalam Gerakan Feminisme

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (67)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (54)
  • Metafor (219)
    • Cerpen (56)
    • Puisi (142)
    • Resensi (20)
  • Milenial (51)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (15)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.