• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Wednesday, 02 September 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Dengan Angin

Serangkum Puisi

En. Aang MZ by En. Aang MZ
19 January 2021
in Puisi
0
Gambar Artikel Puisi Dengan Angin

Sumber Gambar: https://id.pinterest.com/pin/355573333080132903/

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Puisi Dengan Angin

Puan, ikuti saja arah angin
jika angin di musim kemarau
kita harus berjalan menuju kiblat
sebelum arah pulang berkata dekat

jika angin di musim tanam
tanamkan apa yang kita harapkan
dan tegakkan apa yang sudah dijalankan

jika angin di musim kekeringan
kita tak boleh menentang
agar silau matahari tak semakin terang
sebab yang datang pasti pulang

jika angin di musim semi
kita jangan sembarangan dengan keadaan
sebab musim tatkala itu sering melahirkan nyawa kesakitan
maka dari itu kita harus berjalan sebagaimana tafsirannya.

November, 2020

 

Tuan-Puan  

di kota ini aku membaca dari silsilah
yang merupakan banyak nama bersejarah
dengan merangkai kata-kata di kedalaman mutiara

di kota ini yang bahari banyak taman-taman dan wisata-wisata
yang menjadikan bibir sorang tergelincir dalam kemewahan
dusta mana yang kau kecewakan bila kota sudah berkata istimewa

aku seorang pendatang yang ingin bersuara untuk kota ini
kota yang berpenyair dan nama-nama yang bermakna
laksana kelopak melati yang sunyi di atas air

taman dan wisata yang bisa melahirkan kata-kata
dari orang-orang yang bercinta diksi. Kepada keturunan yang masih bau anyir
meskipun yang sudah rela untuk bercinta kuingatkan untuk menjaga kelestarian dan kejayaan

kota yang bahari dengan taman-wisata yang kau bisa dijadikan kota diksi
kau sebagai tuan dan puan sajikanlah aroma-aroma tujuh rupa
sebagai hakikat penerus dalam kebenaran

2020.

 

Suatu Keindahan

ombak menciptakan debur keindahan di lautan
yang nelangsa mencatatkan reda di ujung manusia
dan pantai ialah batas datangnya pemberangkatan
bersimbah akan pembaringan dari berbagai tengkuk ikan
dan penumpangan

angin menyapu pasir mengajak memainkan keindahan
menjadi senyum pada yang datang membawa kejenuhan
dan angin yang membagi hangat pada yang datang dari kejauhan

Jember, 2020

Tags: dengan anginkeindahankotalautmusimpuisisastra
ShareTweetSendShare
Previous Post

Lirih Menangis

Next Post

Gurun Pasir di Indonesia: Pesona Gumuk Pasir Oetune

En. Aang MZ

En. Aang MZ

Lahir Mei-2001 di Pulau Gili Raja Sumenep. Kuliah di UIN KHAS Jember, prodi Komunikasi Penyiaran Islam. Alumni  Nurul Huda II, dan PP. Annuqayah daerah Lubangsa Selatan. Puisinya masuk pelbagai antologi bersama dan dimuat di beberapa media daring maupun cetak. Pernah bergiat di Sanggar Basmalah. IG: En. Aang MZ.

Artikel Terkait

Khutbah Ibu sebelum Tidur dan Puisi Lainnya
Puisi

Khutbah Ibu sebelum Tidur dan Puisi Lainnya

26 August 2026

Kematian di Pulau Kosong Di pulau yang tak lagi mengenal jejak kaki kematian duduk serupa air pasang yang kehilangan laut...

Pustakawati dan Puisi Lainnya
Puisi

Pustakawati dan Puisi Lainnya

3 July 2026

pustakawati di tempat ini bohlam-bohlam telanjang pagi tersisa bertumpuk-tumpuk buku di kaca-kaca kau temui tak ada suara yang selama ini...

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
Puisi

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya

13 June 2026

SEBUAH SAJAK YANG DIBACA BURUNG JALAK saat prediksi cuaca telah rampung ditata dalam ransel sejenak dunia berhenti menyusun tanggul dari...

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
Puisi

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya

17 May 2026

Bidikan Sangkar Baja Bidikan sangkar baja, Berlabuh di pura karang yang memilih terhempas. Dalam rayuan kau cengang yang berterbangan Bidikan...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Membaca Rute Evolusi Otak Kita

Membaca Rute Evolusi Otak Kita

4 March 2026
Dari Rongsokan ke Cambridge dan Harvard

Dari Rongsokan ke Cambridge dan Harvard

4 September 2022
Gambar Artikel Ternak Ilmu(wan)

Ternak Ilmu(wan)

1 December 2020
Gambar Artikel Kedalaman dan Sajak untuk Novel Baswedan

Kedalaman dan Sajak untuk Novel Baswedan

3 December 2020
Bersikap Maskulin dalam Gerakan Feminisme

Bersikap Maskulin dalam Gerakan Feminisme

13 October 2025
Cerita Orang Mabuk

Cerita Orang Mabuk

23 July 2021
Menemui Emosi dari Diri

Menemui Emosi dari Diri

20 August 2021
Gambar Artikel Mengapa Jamie Vardy Layak Jadi Guru Untuk Kaum Pekerja?

Mengapa Jamie Vardy Layak Jadi Guru untuk Kaum Pekerja?

20 November 2020
Gambar Artikel Berkelana di Kota Kupang

Berkelana di Kota Kupang

19 December 2020
Gambar Artikel Syafaat Rasul Menurut Abu Mansur al-Maturidi

Syafaat Rasul Menurut Abu Mansur al-Maturidi

3 December 2020
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Matinya Ratu Adil?
  • Khutbah Ibu sebelum Tidur dan Puisi Lainnya
  • Dari Jakarta ke Borobudur: 20 Hari Jalan Kaki
  • Cik Dian
  • Pustakawati dan Puisi Lainnya
  • Ruang Mimpi
  • Jalan Keluar Atas Jebloknya Matematika
  • Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
  • Di Teras St. Carolus
  • Manusia dalam Sengkarut Jejaring Informasi
  • Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
  • Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (72)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (59)
  • Metafor (236)
    • Cerpen (61)
    • Puisi (150)
    • Resensi (24)
  • Milenial (53)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (17)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.