• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Sunday, 18 October 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Cerpenis Itu Bernama Raa

dan puisi-puisi lainnya

Delfianty Martin by Delfianty Martin
15 September 2021
in Puisi
0
Cerpenis Itu Bernama Raa

https://www.we-heart.com/2019/02/25/charlotte-edey-interview/

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Cerpenis Itu Bernama Raa

Tanyaku membentuk bulan penuh
Pada kenapa yang aku pun tak tau
Jawabnya,
Di ujung tulisanmu yang kerap buatku terpaku,
Jatuh sejatuh-jatuhnya,
Berkali-kali.
Aku pun kembali bertanya
Pada kenapa-kenapa-kenapa lainnya.
Kau tahu?

Ruang Tengah, tiga hari penghujung Agustus

 

Kisahmu

Kisahmu sudah kusampaikan,
Pada sobat yang juga bernama sama
;Raa pada awal namanya,
Haha.
Jangan marah,
Biarkan kau jadi tokoh segala aksara,
Agar tiada lagi sepi dalam diksi

Kisahmu sudah kusampaikan,
Pada sesiapa yang tengah membacanya,
Mungkin juga kau. Semoga saja.

Ruang Tengah, tiga hari penghujung Agustus

 

Media

Petang rabu lalu kutulis tentangmu,
Lagi.
Dengan percaya diri yang tanpa gengsi
Pada media daring yang mungkin kau tahu
Jelas tak asing bagimu.
Tulisanmu lebih dulu bertengger di sana,
Seketika kesal dalam kepalaku,
Tangan membentur pena dan buku.
Bagaimana jika kau tahu?

Di kamar, Agustus 2021

 

Petak Umpet

Seperti sedang bersembunyi,
Lalu ditemukan dan terpaksa unjuk gigi.
Malu.
Bagaimana kau bisa tahu?
Tidak kusebut namamu pada komentar di foto itu, Ra.
Lalu satu hati terlihat di notifikasi,
Ya tentu saja,
Kaget bukan main tau itu namamu.
Ah, payah!
Apakah tulisan ini bernasib sama?

Dengan tanya, Agustus 2021

Tags: cerpenis itu bernama raadelfianty martinmetaforpuisisajak
ShareTweetSendShare
Previous Post

Sisa Subuh

Next Post

Anna Maria

Delfianty Martin

Delfianty Martin

Lahir di Tanjungpinang tahun 2001. Ia tergila-gila pada aroma tanah seusai hujan. Karya tunggal pertamanya diberi nama "Kolase Dikau". Beberapa tulisannya juga dimuat pada antologi yang salah satunya berjudul "Diorama Asmara". Kini sedang studi di sebuah Sekolah Tinggi di Pekanbaru. Senang berbincang, bisa dihubungi melalui Instagram: @delpiaaaaaaaa

Artikel Terkait

Kebiasaan Masa Kecil dan Puisi Lainnya
Puisi

Kebiasaan Masa Kecil dan Puisi Lainnya

13 October 2026

Kebiasaan Masa Kecil masa kecil tak ingin kubayangkan lagi, menyesak tak berpihak membuatku terus-menerus terpencil sebagai anak kecil --hanya sebagai...

Khutbah Ibu sebelum Tidur dan Puisi Lainnya
Puisi

Khutbah Ibu sebelum Tidur dan Puisi Lainnya

26 August 2026

Kematian di Pulau Kosong Di pulau yang tak lagi mengenal jejak kaki kematian duduk serupa air pasang yang kehilangan laut...

Pustakawati dan Puisi Lainnya
Puisi

Pustakawati dan Puisi Lainnya

3 July 2026

pustakawati di tempat ini bohlam-bohlam telanjang pagi tersisa bertumpuk-tumpuk buku di kaca-kaca kau temui tak ada suara yang selama ini...

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
Puisi

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya

13 June 2026

SEBUAH SAJAK YANG DIBACA BURUNG JALAK saat prediksi cuaca telah rampung ditata dalam ransel sejenak dunia berhenti menyusun tanggul dari...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Film “Like & Share”, Ketidaksengajaan dan Trauma Kekerasan Seksual

Film “Like & Share”, Ketidaksengajaan dan Trauma Kekerasan Seksual

8 May 2023
Gambar Artikel Cintaku Urusan Orang Lain

Cintaku Urusan Orang Lain

2 November 2020
Mengapa Perlu Membaca Sastra?

Mengapa Perlu Membaca Sastra?

23 September 2022
Selamat Bertugas Selamanya!

Selamat Bertugas Selamanya!

27 April 2021
Gambar Artikel Ekspresi Seni, Ilustrasi dan Alih Wahana Karya

Ekspresi Seni, Ilustrasi dan Alih Wahana Karya

26 November 2020
Cosmic Hospitality dan Puisi Lainnya

Cosmic Hospitality dan Puisi Lainnya

26 May 2025
Lukisan "Frukostdags" karya Hanna Hirsch Pauli

Mengeja Karya Hanna Hirsch Pauli di Museum Stockholm

15 November 2025
100 Tahun Kho Ping Hoo dan Jagad Cerita Silat Setelahnya

100 Tahun Kho Ping Hoo dan Jagad Cerita Silat Setelahnya

4 October 2026
Mencintaimu Bagi yang Mampu

Mencintaimu Bagi yang Mampu

16 March 2021
Gambar Artikel Anomali Rokok dan Sepak Bola

Anomali Rokok dan Sepak Bola

8 January 2021
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Kebiasaan Masa Kecil dan Puisi Lainnya
  • 100 Tahun Kho Ping Hoo dan Jagad Cerita Silat Setelahnya
  • Tersesat di Venesia dan Satu Sruput yang Menebus Segalanya
  • Petang Syair: Puncak Pekan Kata Warung Sastra
  • Yang Tak Dikenali Anaknya, Yang Ditegur Putrinya: Diponegoro dan Motinggo
  • Siti Rukiah: “Aku Memang Dipenjara, tapi Bukan Manusia Kurungan”
  • Beras Satu Setengah Liter, Kelugasan, dan Ironi Idrus
  • Menafsir Sejarah sampai ‘Terbang ke Bulan’: Catatan Beasiswa Kelas Kritik Sastra Fiksi Sejarah
  • “Ngulandara”: Menyusuri Kali Code, Mengeja Sastrawan yang Nyaris Dilupakan Sejarah
  • Jembatan Literasi: Saat Sampah Jadi Buku dan Taman Baca di Tepi Sungai Oya
  • Tuba dan Hal-Hal yang Mungkin Nanti
  • Penyelamat Memoar di Zaman Penjajahan: Catatan Ziarah ke Makam Gladys di Spiez, Swiss

Kategori

  • Event (21)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (19)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (73)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (60)
  • Metafor (239)
    • Cerpen (63)
    • Puisi (151)
    • Resensi (24)
  • Milenial (55)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (19)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (71)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (20)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.