• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Thursday, 25 June 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Bersama Kakek

Hisyam Billya Al-Wajdi by Hisyam Billya Al-Wajdi
11 May 2021
in Puisi
0
Bersama Kakek

https://unsplash.com/photos/EMF7uo4xBzY

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

–di penjara Udon

Ke kanan ke kiri, aku melihat garis-garis melebar di langit

Arena yang memaksaku terus menghantam angin

“Sudah Kek, kau cukup duduk menyaksikan”

Masih Busoushoku ternyata,

Keinginan dan tekad memang harus di rantai

Ketakutan dan kesunyian memang musti di redam dalam mimpi siang hari

 

Pukulan tak kasat mata itu masih terus ku coba tak peduli berapa juta kali

Meski tubuhku di cerca aku takkan binasa

 

Ufuk yang menjorok kearahku menyodorkan gambaran

Dari masa depan

Siklus waktu yang mengikat pada mataku, kini menembus kesamaran

Sekarang dan masa depan adalah butir pasir yang sama

Oase itu ternyata menganugerahi lambungku

Karuniakan onggokan daging

Penjara udon ini tak ubahnya seperti oase tersebut

Sama-sama menghiburku

2020

 

Naik Kapal

Ombak emas dan perak bergemuruh

Menjejal angin ke pipi

“Pesisir adalah gerbang kebebasan untuk itu lambaikanlah tangan sebagai isyarat kepulangan yang tak segera” katamu

Ada yang sedang berpusing mendorong layar tegak berkembang, sampan memanas

Ada bau asin terpercik juga karang-karang terpanggang matahari siang

Suatu sore yang seperti harta karun

2020

 

Reranting Itu

Reranting itu runduk seperti hatimu

Ketika perjamuan dan percakapan dilontarkan

Nafas interaksi mengalir tanpa proporsi

 

Reranting itu menggeliat

Seumpama tubuh sehabis padam sedari siang

Jalan sekitar pun basah

Tanah lapuk

 

Reranting itu

Bergoyang-goyang menampilkan opera

Dan kau diam terpekur merapal doa

2020

Tags: bersama kakekkapalpenjarapuisi bersama kakekrantingsampan
ShareTweetSendShare
Previous Post

Dimulai dari Ibu

Next Post

Dari Nafas Malamku

Hisyam Billya Al-Wajdi

Hisyam Billya Al-Wajdi

Penulis lahir di Bantul, Yogyakarta. Pada 11 Februari 2002. Saat ini menempuh pendidikan di UIN Sunan Kalijaga, Prodi Aqidah Filsafat Islam. Puisinya dimuat beberapa media  dan antologi bersama. Selain berkecimpung di dunia kampus, penulis juga menyibukkan diri mengelola kebun di halaman belakang rumah. Penulis menetap di Bantul,Yogyakarta.

Artikel Terkait

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
Puisi

Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya

13 June 2026

SEBUAH SAJAK YANG DIBACA BURUNG JALAK saat prediksi cuaca telah rampung ditata dalam ransel sejenak dunia berhenti menyusun tanggul dari...

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
Puisi

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya

17 May 2026

Bidikan Sangkar Baja Bidikan sangkar baja, Berlabuh di pura karang yang memilih terhempas. Dalam rayuan kau cengang yang berterbangan Bidikan...

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
Puisi

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya

9 May 2026

Aku melihat ayah, di sana Aku melihat ayah pada setiap wanita yang terikat kakinya pada jalan-jalan mereka yang terjal dan...

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
Puisi

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya

9 April 2026

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi 1. Aku membuka ponsel, mencari-Mu di kolom pencarian. Tidak ada notifikasi dari langit. Hanya...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Gambar Artikel Puisi Solilukoi Seorang Koruptor

Solilokui Seorang Koruptor

31 January 2021
Gambar Artikel Mengapa Jamie Vardy Layak Jadi Guru Untuk Kaum Pekerja?

Mengapa Jamie Vardy Layak Jadi Guru untuk Kaum Pekerja?

20 November 2020
Perihal Wajah Asing di Kereta

Perihal Wajah Asing di Kereta

8 December 2023

Bahagia itu Sederhana

3 July 2021
Kopi yang Tumpah Sebelum Diangkat

Kopi yang Tumpah Sebelum Diangkat

3 March 2021
Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya

17 May 2026
Totem Kumbang: Karya Seni Jan Fabre yang Mengherankan di Leuven

Totem Kumbang: Karya Seni Jan Fabre yang Mengherankan di Leuven

27 February 2026
Gambar Artikel Orbital Drago : Ragam Pengalaman di Satu Tempat

Orbital Dago: Ragam Pengalaman di Satu Tempat

17 November 2020
Gambar Artikel Puisi Tentang Kopi - Setabah Kopi

Setabah Kopi

24 December 2020
Gambar Artikel Rekomendasi Playlist Lagu untuk mensyukuri Galau

Playlist Lagu Untuk ‘Mensyukuri’ Kegalauanmu

16 June 2021
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Jalan Keluar Atas Jebloknya Matematika
  • Manifesto Pisau dan Puisi Lainnya
  • Di Teras St. Carolus
  • Manusia dalam Sengkarut Jejaring Informasi
  • Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
  • Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
  • Saung
  • Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
  • Membela Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Prahara
  • Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya
  • Melawan Tirani Kebahagiaan
  • Membaca Rute Evolusi Otak Kita

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (71)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (58)
  • Metafor (232)
    • Cerpen (59)
    • Puisi (148)
    • Resensi (24)
  • Milenial (52)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (16)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.