Waktu
Serupa api yang melilit
apa saja yang menghadangnya.
Ia begitu kejam membakar
setiap momen dalam hidup kita
hingga menjadi abu-abu
penyesalan dan kenangan.
Purbalingga, 2025
Janji Film pada Penontonnya
Kalian akan mencoba
hal-hal baru yang dianggap tabu
dan belum pernah kalian lakukan
lantaran terlalu lelap
tertidur dalam selimut
bernama ragu.
Purbalingga, 2025
Sore
Menelan senja di ufuk timur
dalam rona kegelapan
yang menentramkan
setiap jiwa perindu
yang meniti jalan
di syahdu merdu azan
untuk
bertemu dengan
Sang Kekasih di sore
hari yang khidmat.
Purbalingga, 2025
Secangkir Kopi di Penghujung Kalender
Kopi itu menjenguk
pemilik puisi yang kian menua
dalam sajak-sajaknya.
Kopi itu mengelus-elus
Kepala Pujangga dengan
aromanya
Berharap sebuah sajak
dahsyat bisa lahir di
penghujung tahun yang karam
dan penuh penyesalan.
Purbalingga, 2025














