• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Thursday, 28 May 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Birai-Birai Kelapa

Adisti Nur Aisyah by Adisti Nur Aisyah
23 December 2021
in Puisi
0
https://www.freepik.com/free-vector/schizophrenia-concept-illustration_10198495.htm#query=depression&position=3&from_view=search

https://www.freepik.com/free-vector/schizophrenia-concept-illustration_10198495.htm#query=depression&position=3&from_view=search

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Terlalu sibuk
Sampai di depanmu tak melihat
Lahap menyantap tanah penuh pepohonan
 
Orang bertanya, ke manakah birai-birai kelapa di tanah seberang?
 
Waktu ini akan terjadi
Di berbagai lokasi birai-birai kelapa sejati
Orang pun menanti dengan berbagai spekulasi
Dengan uang mereka berkelahi
 
2021

Manakah Bilik Bahagiaku?
Mengapa harus tenggelam di telaga air mata?
Larut di kedalaman pilu
Tawanya hilang dalam siang
Tenggelam dalam gelap malam
 
Tak sanggup mendekam wajah nelangsanya
Seakan-akan mengumbar jerit yang tengah ia kepal
Aku ingin menepis itu, namun tak bisa
Dengan tangan kanan yang bergetar
Tengadahkan langit
Kuberharap bilik kebahagiaanmu terbuka lagi
 
2021

Topeng Tua
Di dinding bangunan tua
Senang suka duka buram terlihat
Jauh menyenangkan dekat menakutkan
Merah, kuning, hijau, hitam tak sewarna
Melebur menyatu seirama
 
Di dinding bangunan tua
Tergelantung diam tak bisa bergerak
Hanya angin yang dirasa
Tak melihatkan ekspresi yang nyata
Menerima apa dari sang pencipta
 
2021

Penjaga Pintu
“Kau tidak boleh ada di sini”
Mengatakan itu adalah tugasku
Menepis tujuanmu adalah tugasku
Menepis lagi keesokan harinya adalah tugasku
Menantimu lagi keesokan harinya adalah tugasku

Saat menantimu lagi keesokan harinya
Jatuh cinta kepadamu adalah tugasku

2021

Renunganku
Di bawah tiang listrik
Duduk terdiam sekejap
Takku duga hari ini
Hari yang tak pernah kurencanakan
Berpikir yang tak pernah terpikirkan
Apakah ini nyata?

Mengantuk tak terkantuk
Mimpi tak terasa mimpi
Senang memuncak hati
Hari ini…
Terucap syukur pada ilahi

2021

Tags: birai-birai kelapamanakah bilik bahagiakupenjaga pinturenungankutopeng tua
ShareTweetSendShare
Previous Post

Di Kemanggisan

Next Post

Daftar Momen Saat Perempuan Minta Maaf dengan Tulus

Adisti Nur Aisyah

Adisti Nur Aisyah

Lahir di Purbalingga, 30 September 2001. Mahasiswa program sarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Sejumlah karyanya berupa puisi, yang berjudul Birai-Birai Kelapa, Manakah Bilik Bahagia, Topeng Tua, Penjaga Pintu, Renunganku. Ia saat ini tinggal di Bojong, Purbalingga. Ia dapat dihubungi melalui ig @aisyahnadis atau melalui surel adistiaisyah30@gmail.com. 

Artikel Terkait

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
Puisi

Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya

17 May 2026

Bidikan Sangkar Baja Bidikan sangkar baja, Berlabuh di pura karang yang memilih terhempas. Dalam rayuan kau cengang yang berterbangan Bidikan...

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
Puisi

Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya

9 May 2026

Aku melihat ayah, di sana Aku melihat ayah pada setiap wanita yang terikat kakinya pada jalan-jalan mereka yang terjal dan...

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
Puisi

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya

9 April 2026

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi 1. Aku membuka ponsel, mencari-Mu di kolom pencarian. Tidak ada notifikasi dari langit. Hanya...

Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya
Puisi

Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya

29 March 2026

Risalah Gufran: Al-Ma’arri  Sejak lama al-qarih jenuh sebagai tokoh rekaan dan membentang peta perjalanan baru menuju surga. demi sebuah liburan...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Balapan yang Dibudayakan

Balapan yang Dibudayakan

20 October 2021
Gubuk Sajak

Gubuk Sajak

16 March 2021
Surat dari Eretria

Surat dari Eretria

7 February 2021
Gambar Artikel Puisi-Puisi Kema Ferri Rahman

Puisi-Puisi Kemas Ferri Rahman

5 November 2020
Tadabbur via Momentum Hujan

Tadabbur via Momentum Hujan

6 March 2022
Gambar Artikel Menulis dengan Holistik

Menulis dengan Holistik

1 November 2020
Jumat Berkah dan Kelahiran

Jumat Berkah dan Kelahiran

18 March 2022
Dari Rongsokan ke Cambridge dan Harvard

Dari Rongsokan ke Cambridge dan Harvard

4 September 2022
Senja Carita

Senja Carita

24 April 2021
Going Ohara #2: Ketika One Piece Menjelma Ruang Serius Ilmu Pengetahuan

Going Ohara #2: Ketika One Piece Menjelma Ruang Serius Ilmu Pengetahuan

29 July 2025
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Bidikan Sangkar Baja dan Puisi Lainnya
  • Aku melihat ayah, di sana dan Puisi Lainnya
  • Saung
  • Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
  • Membela Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Prahara
  • Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya
  • Melawan Tirani Kebahagiaan
  • Membaca Rute Evolusi Otak Kita
  • Totem Kumbang: Karya Seni Jan Fabre yang Mengherankan di Leuven
  • Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya
  • Membaca Ulang Kecakapan Matematika dan Sains
  • Salam Terakhir

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (70)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (57)
  • Metafor (229)
    • Cerpen (58)
    • Puisi (147)
    • Resensi (23)
  • Milenial (52)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (16)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.