• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Friday, 10 April 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Metafor Puisi

Ritus Kesunyian

Menghidupkan kembali Nama-nama Wiji Thukul

Firmansyah Evangelia by Firmansyah Evangelia
21 March 2021
in Puisi
0
Ritus Kesunyian

https://unsplash.com/photos/Js1p5-zwXs8

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

“Masih saja, aku belajar cara bangkit
Sebab, kegagalan dalam merangkum
Ialah keniscayaan paling nihil

Selamat puisi, bang Wiji
Selamat kembali menenun diksi-diksi di jantung sunyi
Dengan kesaksiann retas majas-majas
Juga asa panjangku saban mata

Barangkali, jalan kata-kataku masihlah penuh dengan debu
Kerap memasrahkan diam
Pada ritus kantukku di dada malam
Hinggga, sebongkah baris yang merenung
Menenggelamkan kerancuan di rahim mimpi

Selamat puisi, bang Wiji
Ingin senantiasa aku terlelap
Sekedar membaringkan tubuh-tubuh lelah
Di pekarangan rumah puisimu yang hakiki

Annuqayah,2020

 

Narasi Gedung-Gedung Khayal

Aku ingin merdeka dari sepi
Merajut gedung-gedung khayal dalam kelam
Pasrah menerjemahkan baris-baris gigil di busung waktu
Lalu, mengalirkan tunas-tunas mimpi
Pada panjang lelapku saban malam

Tiba-tiba, dengan tanpa sadar
Renungku berlalu begitu cepat
Mengulur dzikir-dzikir daun
Juga nazar kekar purnama di pangkuan langit
Hingga, bising-bising sunyi
Tak lagi menjadi keheningan

Annuqayah,2020

 

Tuan, Jangan Main-Main Denganku

Tuan, jangan main-main merajamku
Sebab, dadaku batu palimg keras
Mengabadikan bisu di kedalaman mimpi
Lalu, tandas menangkas
Bara amarahmu yang begitu dangkal

Ingat, Tuan
Aku batu
Buka kayu sepertimu

Annuqayah,2020

Tags: puisi kegagalanpuisi semangatritus kesunyianwiji tukul
ShareTweetSendShare
Previous Post

Latu

Next Post

Tentang Kita di Laman Koran Pagi

Firmansyah Evangelia

Firmansyah Evangelia

Nama pena dari Andre Yansyah , lahir di pulau giliyang, menyukai puisi dan tater sejak aktif di komunitas PERSI (penyisir sastra iksabad), Buku puisinya : Duri-duri bunga mawar(FAM publising 2019),Rubaiyat Rindu(Jendela Sastra Indonesia 2019). Saat ini menjabat sebagai ketua komunitas PERSI (penyisir Sastra Iksabad) periode 2019-2020.

Artikel Terkait

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
Puisi

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya

9 April 2026

Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi 1. Aku membuka ponsel, mencari-Mu di kolom pencarian. Tidak ada notifikasi dari langit. Hanya...

Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya
Puisi

Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya

29 March 2026

Risalah Gufran: Al-Ma’arri  Sejak lama al-qarih jenuh sebagai tokoh rekaan dan membentang peta perjalanan baru menuju surga. demi sebuah liburan...

Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya
Puisi

Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya

18 February 2026

Risoles Tahun Baru Pagi tadi aku masih berada di dalam kotak Dengar ceramah soal kemanusiaan, revolusi, resolusi, segala macam sampai...

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender
Puisi

Secangkir Kopi di Penghujung Kalender

31 December 2025

Waktu  Serupa api yang melilit apa saja yang menghadangnya. Ia begitu kejam membakar setiap momen dalam hidup kita hingga menjadi...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Mengeja Karya Hanna Hirsch Pauli di Museum Stockholm

Mengeja Karya Hanna Hirsch Pauli di Museum Stockholm

15 November 2025
Gambar Artikel Makna Problematika I'm Okay.

Problematika I’m Okay

29 December 2020
Seni Memahami (Diri)

Seni Memahami (Diri)

11 April 2022
Resiko Tinggal di Ujung Kalimantan

Resiko Tinggal di Ujung Kalimantan

4 June 2021
Anjing dan Kupu-kupu

Anjing dan Kupu-kupu

27 April 2021
Sastra, Memancing, Bunuh Diri: Mengenang Ernest Hemingway

Sastra, Memancing, Bunuh Diri: Mengenang Ernest Hemingway

28 July 2025
Senja Carita

Senja Carita

24 April 2021
Menyuarakan Mereka yang Terbungkam

Menyuarakan Mereka yang Terbungkam

18 April 2022
Gambar Artikel Kedalaman dan Sajak untuk Novel Baswedan

Kedalaman dan Sajak untuk Novel Baswedan

3 December 2020
Haruskah Ulang Tahun Selalu Dirayakan?

Haruskah Ulang Tahun Selalu Dirayakan?

5 August 2021
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Tuhan Tidak Online Pukul Tiga Pagi dan Puisi Lainnya
  • Membela Demokrasi dan Kemanusiaan di Tengah Prahara
  • Bait Hikmah: Al-Ma’mun dan Puisi Lainnya
  • Melawan Tirani Kebahagiaan
  • Membaca Rute Evolusi Otak Kita
  • Totem Kumbang: Karya Seni Jan Fabre yang Mengherankan di Leuven
  • Risoles Tahun Baru dan Puisi Lainnya
  • Membaca Ulang Kecakapan Matematika dan Sains
  • Salam Terakhir
  • Memanusiakan Teknologi
  • Warisan Luka dan Kepayahan Perempuan Sebatang Kara
  • Secangkir Kopi di Penghujung Kalender

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (70)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (57)
  • Metafor (226)
    • Cerpen (57)
    • Puisi (145)
    • Resensi (23)
  • Milenial (52)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (16)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.