• Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kontributor
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kerjasama
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Wednesday, 14 January 2026

Situs Literasi Digital - Berkarya untuk Abadi

Metafor.id
Metafor.id
  • Login
  • Register
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Hikmah
    • Sosok
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Tips & Trik
    • Kelana
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
No Result
View All Result
Metafor.id
No Result
View All Result
Home Milenial Kelana

Menjajaki Belanda: Dekapan Mimpi yang Jadi Nyata

Rifki Ulul Azmi by Rifki Ulul Azmi
5 July 2022
in Kelana
0
Menjajaki Belanda: Dekapan Mimpi yang Jadi Nyata

Foto "Dam Square - Amsterdam" - dok.pribadi (MnW)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

Belanda, mungkin negeri ini tidak asing bagi orang Indonesia mulai dari yang tua sampai yang muda. Terlebih bagi saya. Dalam pelajaran sejarah yang diajarkan sejak bangku SD disebutkan bahwa negeri tersebut pernah menjajah bumi pertiwi selama kurang lebih 3,5 abad. Tapi entah kenapa negeri ini lah yang sejak kecil selalu terngiang-ngiang dalam benak dan pikiran saya.

Kadang suka membayangkan dalam kesendirian sambil mendengarkan lagu Barat: bahwa suatu saat nanti saya tinggal di Belanda. Segala macam tentang Negeri Kincir Angin pun banyak saya baca. Mulai dari nama kota, kedaan negara, keadaan penduduk, kebudayaan sampai lagu kebangsaannya pun saya tahu.

Sewaktu masih kuliah, ada salah satu kakak tingkat yang diterima di salah satu kampus ternama di Belanda. Lantas hal itu yang membuat semangat saya untuk pergi ke sana lebih besar lagi. Semua kegiatan kuliahnya saya pantau terus di akun media sosialnya.

Berbekal membaca dan mengintip pengalaman teman itu, saya cukup bisa menjawab ketika ada pertanyaan seputar negeri Belanda. Pada semester 8, pasca-lulus namun sebelum wisuda, saya pernah mencoba mendaftar beasiswa di Belanda akan tetapi dalam perjalanannya ada persyaratan yang masih kurang. Otomatis, niat itu pun belum tersampaikan. In Syaa Allah akan terlaksana di lain waktu, batinku.

Usai lulus, saya pun sempat bekerja di salah satu Bank Nasional di Jakarta sebelum akhirnya kembali lagi ke Malang dan bekerja di sebuah sekolah di Kota Batu. Sekembalinya ke Batu, pandemi covid-19 melanda seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia.

Hal ini membuat segala yang berhubungan dengan interaksi sosial berubah menjadi daring dengan sosial media. Dari situ, dan mungkin karena saking kepo-nya sama Belanda, akun sosial media PCI NU Belanda pun saya ikuti. Di sini-lah saya mengetahui info kelas pengajian online yang diadakan setiap hari minggu pagi (waktu Belanda, atau sore waktu Indonesia). Kami diajar oleh Ibu Nyai Zaimatus Sa’diyah yang kebetulan sedang menempuh gelar S3 di sana dan merupakan Ketua Muslimat PCI NU Belanda.

Kurang lebih 1,5 Tahun pengajian itu berjalan, tiba-tiba muncul di akun sosial media saya bahwa PCI NU Belanda mengadakan International Conference yang akan diselenggarakan di Vrije Universiteit Amsterdam bulan Juni. Tanpa basa-basi, saya menghubungi Nyai Zaimah, dan menanyakan apakah saya boleh ikut submit paper dalam acara tersebut. Dan kata beliau sangat boleh.

Waktu kurang 5 bulan lagi sebelum acara tersebut dilaksanakan. Tanpa menunda-nunda, saya mengajak orang untuk menjadi bagian dalam tim paper (bertiga dengan saya) yang akan dikirim. Alhamdulillahnya, abstrak kami lolos setelah 2 minggu penantian pengumuman.

Segala daya dan upaya kami lakukan untuk persiapan keberangkatan ke Belanda, mulai dari pencarian dana, pembuatan paspor dan visa. Persiapan kami pun tidak semuanya mulus. Ada ujian dan rintangan yang kami hadapi sampai dengan beberapa hari sebelum keberangkatan. Qoddarallah, singkat cerita, 2 tim saya belum ditakdirkan untuk berangkat.

Saya pun berangkat ke Belanda sendiri atas permintaan Nyai Zaimah secara pribadi dengan berbagai pertimbangan. Syukur dan alhamdulillah anugerah yang sangat besar, Alloh mempertemukan aku dengan beliau.

Di Bandara Schipol Amsterdam (dok. pribadi kontributor)

Setelah Saya mengiyakan permintaan Nyai Zaimah, beliau pun berpesan untuk selalu membaca sholawat sepanjang jalan. Dan ternyata kedahsyatan dari sholawat itu pun benar-benar saya rasakan: 2 kali ditahan di Bandara Soekarno-Hatta dan King Abdul Aziz Jeddah pun bisa lolos.

Dalam perjalanan, saya juga dipertemukan dengan orang-orang baik yang sampai sekarang menjadi teman dekat, bahkan saat sampai di Amsterdam petugas imigrasi tidak menyakan apa-apa yang langsung memberikan stempel pada paspor saya.

Cuaca yang sangat cerah dan udara yang sangat dingin menyambut kedatangan saya di Negeri Kincir Angin. Puji syukur acara demi acara di Belanda saya ikuti dengan baik dan Lancar. Saya sangat bersyukur diberi kesempatan untuk menginjakan kaki di salah satu negeri yang menjadi impian saya, meskipun hanya beberapa minggu. Semoga di lain kesempatan, Alloh SWT memberikan kesempatan kembali bagi saya untuk jangka waktu yang lebih lama. Amin.[]

Di Amsterdam Centraal (dok.pribadi kontributor)
Tags: amsterdambelandacatatankelanaluar negeritravellingwisata
ShareTweetSendShare
Previous Post

Doa Pengembara

Next Post

Diam dan Merapal Hujan

Rifki Ulul Azmi

Rifki Ulul Azmi

Asal Pemalang yang kini menjadi guru di Batu, Malang - Jatim. Bisa disapa via Instagram @rifkiulul.

Artikel Terkait

Berkelana dan Membaca Zürich dengan Kapal
Kelana

Berkelana dan Membaca Zürich dengan Kapal

27 December 2025

Pukul 18.00 matahari masih menyorot tajam, meski posisinya sudah agak condong ke barat. Kulihat banyak turis dunia menumpuk di sini....

Menjajaki Pameran Seni Islam di Seoul
Kelana

Menjajaki Pameran Seni Islam di Seoul

9 December 2025

Bagi warga negara yang pernah punya memori traumatis terhadap umat Muslim, kiranya bagaimana tanggapan mereka jika musti berjumpa kembali dengan...

Mengeja Karya Hanna Hirsch Pauli di Museum Stockholm
Kelana

Mengeja Karya Hanna Hirsch Pauli di Museum Stockholm

15 November 2025

Nama Hanna Hirsch Pauli mungkin terasa asing. Itu wajar. Bahkan, di negara asalnya, Swedia, banyak juga yang belum mengenalnya. Justru...

Perjalanan Menuju Akar Pohon Kopi
Kelana

Perjalanan Menuju Akar Pohon Kopi

9 August 2025

Narasi canggih soal kopi di coffee shop terdengar terputus dari asalnya: alas. Rasa yang belum menyatu itu menyembulkan sebuah ide...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Gambar Artikel Air Terjun Temburun dan Pulau Temawan

Air Terjun Temburun dan Pulau Temawan

28 November 2020
Gambar Artikel Idealisme dan Pembantaian

Idealisme dan Pembantaian

9 December 2020
Gambar Artikel Puisi Tentang Nenek, Buku Buku Ompong dan Lainnya

Buku-buku Ompong

27 January 2021
Perempuan Sumba dan Budaya Kawin Tangkap

Perempuan Sumba dan Budaya Kawin Tangkap

23 June 2021
Gambart Artikel : Analisis Puisi Goenawan Muhammad Saya Cemaskan Sepotong Lumpur

Analisis Puisi Goenawan Mohamad “Saya Cemaskan Sepotong Lumpur”

23 April 2021
Mengeja Karya Hanna Hirsch Pauli di Museum Stockholm

Mengeja Karya Hanna Hirsch Pauli di Museum Stockholm

15 November 2025
Gambar Artikel Puisi Solilukoi Seorang Koruptor

Solilokui Seorang Koruptor

31 January 2021
Malam Kutukan

Malam Kutukan

28 February 2021
Gambar Artikel Tabiat Arunika dan Kotak Pandora

Tabiat Arunika dan Kotak Pandora

24 November 2020
Gambar Artikel Lelaki yang Melukis di Waktu Senggang

Lelaki yang Melukis di Waktu Senggang

4 December 2020
Logo Metafor.id

Metafor.id adalah “Wahana Berkarya” yang membuka diri bagi para penulis yang memiliki semangat berkarya tinggi dan ketekunan untuk produktif. Kami berusaha menyuguhkan ruang alternatif untuk pembaca mendapatkan hiburan, gelitik, kegelisahan, sekaligus rasa senang dan kegembiraan.

Di samping diisi oleh Tim Redaksi Metafor.id, unggahan tulisan di media kami juga hasil karya dari para kontributor yang telah lolos sistem kurasi. Maka, bagi Anda yang ingin karyanya dimuat di metafor.id, silakan baca lebih lanjut di Kirim Tulisan.

Dan bagi yang ingin bekerja sama dengan kami, silahkan kunjungi halaman Kerjasama atau hubungi lewat instagram kami @metafordotid

Artikel Terbaru

  • Secangkir Kopi di Penghujung Kalender
  • Berkelana dan Membaca Zürich dengan Kapal
  • Harga Buku, Nasib Penulis, dan IQ Kita yang Menghkhawatirkan
  • Menjajaki Pameran Seni Islam di Seoul
  • Perempuan yang Menghapus Namanya
  • Mempersenjatai Trauma: Strategi Jahat Israel terhadap Palestina
  • Antony Loewenstein: “Mendekati Israel adalah Kesalahan yang Memalukan bagi Indonesia”
  • Gelembung-Gelembung
  • Mengeja Karya Hanna Hirsch Pauli di Museum Stockholm
  • Di Balik Prokrastinasi: Naluri Purba Vs Tuntutan Zaman
  • Pulau Bajak Laut, Topi Jerami, dan Gen Z Madagaskar
  • Bersikap Maskulin dalam Gerakan Feminisme

Kategori

  • Event (14)
    • Publikasi (2)
    • Reportase (12)
  • Inspiratif (31)
    • Hikmah (14)
    • Sosok (19)
  • Kolom (67)
    • Ceriwis (13)
    • Esai (54)
  • Metafor (219)
    • Cerpen (56)
    • Puisi (142)
    • Resensi (20)
  • Milenial (51)
    • Gaya Hidup (26)
    • Kelana (15)
    • Tips dan Trik (9)
  • Sambatologi (72)
    • Cangkem (18)
    • Komentarium (33)
    • Surat (21)
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Tulisan
  • Kru
  • Kontributor
  • Hubungi Kami

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Metafor
    • Cerpen
    • Puisi
    • Resensi
  • Sambatologi
    • Cangkem
    • Komentarium
    • Surat
  • Kolom
    • Ceriwis
    • Esai
  • Inspiratif
    • Sosok
    • Hikmah
  • Milenial
    • Gaya Hidup
    • Kelana
    • Tips & Trik
  • Event
    • Reportase
    • Publikasi
  • Tentang Kami
    • Kru
  • Kirim Tulisan
  • Hubungi Kami
  • Kerjasama
  • Kontributor
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Login
  • Sign Up

© 2025 Metafor.id - Situs Literasi Digital.